Pembaca Al-Quran (ilustrasi)

MUTIARA KELIMA: Bersatulah Orang- Orang Saleh, Cari Titik Temu

Surat: Al-Baqarah 62

Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabiin, siapa saja diantara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran kepada mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati.

Surat: al maidah ayat 8

Hai orang-orang yang beriman hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.

Surat al-Mumtahanah, ayat 8

Allah tidak melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil.

Surat Al Kafirun ayat 6:

Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku”.

Empat kutipan surat di atas sudah cukup terang benderang. Tak ada larangan bekerja sama dengan siapapun selama mereka tidak memerangi kita karena agama dan tak pula mengusir kita dari negeri.

Sudah jelas pula, bagimu agamamu, bagiku agamaku. Tapi kita hidup dalam ruang publik yang sama. Kita harus mencari cara hidup bersama. Dunia modern menemukan konstitusi sebagai pedoman hidup bersama. Orang-orang saleh dari setiap agama bersatulah, bekerja sama dalam batas yang digariskan konstitusi negara

-000-

MUTIARA KEENAM: Berdakwahlah dengan Teladan

Surat Fushshilat ayat 33:

Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh, dan berkata: “Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang menyerah diri?

Surat Asy Syuara ayat 109

Dan aku sekali-kali tidak minta upah kepadamu atas ajakan-ajakan itu; upahku tidak lain hanyalah dari Tuhan semesta alam.

Surat Ali Imran Ayat 104:

Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung.

Surat An Nahl, Ayat 125

Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.

Menjadi pendakwah kebaikan itu bukan profesi. Itu anjuran agar setiap individu menyebarkan apa yang benar, dan apa yang jangan. Ini dikerjakan bukan karena upah, tapi kesadaran membangun masyarakat secara bersama.

Namun dakwah bagaimana yang paling efektif? Yang paling menyentuh jika tak hanya kata, tapi prilaku sehari hari yang menjadi teladan. Bahkan tanpa mengutip satu ayatpun, jika prilaku sehari hari begitu menyentuh orang banyak, ia justru menjadi virus yang menularkan kebaikan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama