SERUJI.CO.ID – Di hari yang sama NIRO menjadi top gainer utama, ada satu saham lain yang juga melejit spektakuler dan kerap luput dari radar: AGAR. Pada penutupan perdagangan Jumat, 17 April 2026, saham PT Asia Sejahtera Mina Tbk melonjak 25 persen ke level Rp280, masuk daftar top gainers BEI hari itu.
Emiten ini bukan nama yang sering muncul di berita pasar modal, tapi di balik kode saham yang sederhana tersimpan kisah menarik tentang Indonesia sebagai produsen rumput laut terbesar di dunia.
🌿 Profil PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR)
PT Asia Sejahtera Mina Tbk didirikan pada tahun 2008 dan kini telah berkembang menjadi salah satu produsen rumput laut terbesar di Indonesia. Berkantor pusat di Jl. Dr. Makaliwe Raya No. 168, Grogol, Jakarta Barat, perseroan ini mengkhususkan diri dalam budidaya, pengolahan, dan ekspor rumput laut dengan jangkauan pasar yang benar-benar global.
Gudang operasionalnya tersebar strategis di Sidoarjo (Jawa Timur), Maros dan Makassar (Sulawesi Selatan), jantung dari sentra produksi rumput laut Indonesia.
AGAR memproduksi tiga jenis rumput laut utama: Eucheuma cottonii, Eucheuma spinosum, dan Gracilaria sp. Ketiga jenis ini adalah bahan baku utama untuk industri karagenan, agar-agar, dan alginat, yang digunakan dalam produk makanan, farmasi, kosmetik, pupuk, dan berbagai industri manufaktur.
Perseroan membudidayakan rumput laut di berbagai lokasi di seluruh Indonesia, mulai dari perairan Sulawesi Selatan hingga Jawa Timur.
Di sisi pasar, AGAR bukan hanya pemain lokal. Produknya telah diekspor ke lebih dari sepuluh negara, termasuk Filipina, Malaysia, China, Amerika Selatan, Denmark, dan Spanyol. Total lebih dari 300 pelanggan domestik dan 40 klien internasional menjadi mitra bisnis reguler perseroan. Diversifikasi pasar ekspor ini menjadi tameng penting terhadap fluktuasi permintaan dalam negeri.
👥 Struktur Pemegang Saham AGAR
Berdasarkan data KSEI per 27 Februari 2026, berikut susunan pemegang saham PT Asia Sejahtera Mina Tbk yang memiliki kepemilikan di atas 1 persen:
| No | Nama Pemegang Saham | Tipe | Jumlah Saham | % |
|---|---|---|---|---|
| 1 | PT Indo Kreasi Pratama | Pengendali | 450.000.000 | 45,00% |
| 2 | PT Sinar Terang Asia Raya | Pengendali | 299.927.300 | 29,99% |
| 3 | PT Bengawan Timur Laju | Pengendali | 43.000.000 | 4,30% |
| 4 | Wilda Tety Arydesia | Individu | 41.000.000 | 4,10% |
| 5 | L. Hauw Liong (Lianto G) | Individu | 40.392.900 | 4,04% |
| 6 | Henry Tirtasaputra Junior | Individu | 40.000.000 | 4,00% |
| 7 | Robin Goenadi | Individu | 39.777.500 | 3,98% |
| 8 | Intan Polanaria Santosa | Individu | 33.254.300 | 3,33% |
| 9 | Masyarakat / Publik | Publik | — | 1,26% |
| TOTAL | 100,00% | |||
Dua entitas pengendali utama, PT Indo Kreasi Pratama (45%) dan PT Sinar Terang Asia Raya (29,99%), secara bersama-sama menguasai 74,99% saham AGAR.
Yang sangat mencolok adalah kepemilikan publik (masyarakat) yang hanya 1,26%, salah satu yang terkecil di antara seluruh emiten di BEI. Ini berarti free float AGAR sangat-sangat terbatas, sehingga pergerakan harga yang ekstrem seperti +25% dalam sehari bisa dipicu dengan volume transaksi yang relatif kecil saja.
