Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pengrusakan Atribut Demokrat, Sisanya DPO

0
85
  • 13
    Shares
Baliho "Selamat Datang SBY" yang dirusak di Pekanbaru, Sabtu (15/12/2018). (foto:dok. Demokrat)

PEKANBARU, SERUJI.CO.ID – Penyidik dari Kepolisian Resort Kota (Polresta) Pekanbaru telah menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus pengrusakan bendera dan baliho partai Demokrat. Sedangkan sisanya masuk daftar pencarian orang (DPO).

“Ada tiga pelaku yang sudah kita amankan dan ditetapkan tersangka,” kata Kapolda Riau Irjen Pol Drs Widodo Eko Prihastopo, saat menggelar konferensi pers di lobby Mapolda Riau, Pekanbaru, Senin (17/12).

Widodo menyebut tiga pelaku itu antara lain pemuda pria berinisial HS yang beraksi di Jalan Sudirman, Pekanbaru. Kemudian KS dan NW yang melakukan pengrusakan di kawasan Tenayan Raya.

Kepada polisi, tiga tersangka mengaku melakukan perusakan dengan motif mendapatkan keuntungan. Mereka disuruh oleh seseorang yang hingga kini belum tertangkap.

“Motif pelaku, dikarenakan adanya iming-iming bahwa pelaku akan diberikan uang Rp150 ribu. Tapi uang itu belum diterima mereka,” ungkapnya.

Setelah ditetapkan sebagai tersangka, kata Widodo, kasusnya akan segera dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).

“Karena ancamannya lima tahun penjara, jadi bisa ditahan,” ujarnya.

Terkait adanya keterangan kelompok yang merusak atribut partai itu berjumlah 35 orang. Widodo menyatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan.

“Masih kita lakukan penyidikan, sisanya kita tetapkan sebagai DPO,” paparnya.

Baca juga: Andi Arief Sebut Ada 35 Orang Bayaran Perusak Atribut Demokrat di Pekanbaru

Widodo juga menepis tudingan adanya keterlibatan Polda Riau dalam kasus pengrusakan atribut partai itu.

“Tidak benar isu itu, saya yang memegang kendali disini. Hati-hati bagi yang sembarangan berstatemen. Dugaan keterlibatan Polda harus dibarengi dengan bukti,” ujarnya.

Ia menyatakan bahwa kasus ini sudah selesai, dimana Polresta Pekanbaru sudah bekerja menerima laporan, melaksanakan penyelidikan dan penyidikan.

“Kedepannya, kami berharap kasus ini tidak terulang kembali. Jangan ada masyarakat atau pihak lain yang terprovokasi,” pungkasnya.

Baca juga: Ini Video Pengakuan Perusak Atribut Demokrat yang Disuruh PDIP

Dalam konferensi pers pagi ini, Kapolda didampingi Kabid Humas Kombes Sunarto, Dirkrimum Kombes Hadi Poerwanto dan Dirkrimsus Kombes Gidion Arif Setiawan serta Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Bimo Aryanto. (SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU