DADA Diamond Citra Propertindo: Saham Rp50 yang Diam-diam Cetak Laba — BEI Sampai Minta Penjelasan!

SERUJI.CO.ID – Di antara ratusan emiten di Bursa Efek Indonesia, ada satu saham yang berbulan-bulan bertengger di harga terendah yang diizinkan bursa: Rp50 per saham. Itulah DADA, kode saham PT Diamond Citra Propertindo Tbk, yang sudah parkir di level minimum sejak 19 Januari 2026.

Tapi jangan terkecoh oleh ketenangan semu ini. Pada 7 April 2026, volume transaksi DADA tiba-tiba melonjak fantastis hingga Rp1,56 miliar, memicu BEI mengirimkan surat permintaan penjelasan kepada manajemen. Apa yang sebenarnya terjadi di balik saham mini ini?

🏘️ Profil PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA)

PT Diamond Citra Propertindo Tbk didirikan pada 29 Desember 2014 dan mencatatkan sahamnya di BEI pada 14 Februari 2020. Perseroan bergerak di bidang pengembangan dan penjualan properti residensial, berkantor di Depok, Jawa Barat, dengan induk usaha PT Karya Permata Inovasi Indonesia.

Sejak berdiri hingga saat ini, DADA telah mengembangkan total lebih dari 25 proyek properti meliputi: 20 proyek residensial, 2 kompleks ruko, 1 gedung bertingkat tinggi, 2 gedung bertingkat rendah, serta beberapa proyek mendatang di area Depok dan Jakarta.

Beberapa proyek unggulan Diamond Citra yang telah berdiri antara lain Apple Condovillas, klaster Neo Cyprus, klaster Neo Arcadia, Apartemen Gucii 1, Aparthouse Puri Kemang, Apartemen Dave, Primehome at Pejaten, dan townhouse Vanadium.

Visi perseroan adalah menjadi pengembang properti terpercaya bagi semua pihak, pemegang saham, investor, kreditur, konsumen, maupun mitra bisnis lainnya.

Meski relatif kecil dengan hanya 16 karyawan (per April 2026), DADA beroperasi sebagai pengembang properti yang cukup aktif di kawasan Depok dan Jakarta. Skala karyawan yang kecil mencerminkan model bisnis yang efisien, banyak pekerjaan konstruksi dan pengembangan dikerjakan oleh kontraktor eksternal.

👥 Struktur Pemegang Saham DADA

Berdasarkan data KSEI per 27 Februari 2026, berikut susunan pemegang saham PT Diamond Citra Propertindo Tbk yang memiliki kepemilikan di atas 1 persen:

No Nama Pemegang Saham Tipe Jumlah Saham %
1 PT Karya Permata Inovasi Indonesia Pengendali 1.600.000.000 21,53%
2 Setiawan, SE Individu 113.002.100 1,52%
3 Sutia Na Individu 81.700.000 1,10%
4 UOB Kay Hian Private Limited (Singapura) Asing 80.000.000 1,08%
5 Lukman Harjanto Individu 75.043.000 1,01%
6 Masyarakat / Publik Publik 73,76%
TOTAL 100,00%

Yang membedakan DADA dari emiten lain adalah proporsi kepemilikan publik yang sangat besar: 73,76%. PT Karya Permata Inovasi Indonesia sebagai pengendali hanya memiliki 21,53%. Struktur ini membuat DADA secara teoritis memiliki likuiditas yang tinggi, namun ironisnya, dalam praktiknya saham ini sangat sepi dan bisa parkir berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan di harga yang sama.

Ingin mengabarkan peristiwa atau menulis opini? Silahkan tulis di kanal WARGA SERUJI dengan klik link ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

BERITA TERBARU

TERPOPULER