Fahri Hamzah Nilai Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet Untungkan Prabowo

1
104
  • 6
    Shares
Fahri-hamzah2
Fahri Hamzah

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menilai polemik terkait kasus Ratna Sarumpaet justru menguntungkan bagi calon Presiden (capres) nomor urut 02, Prabowo Subianto.

Hal itu menurut Fahri karena langkah Prabowo langsung meminta maaf kepada masyarakat setelah Ratna mengakui kebohongan yang telah dilakukannya.

“Ini kalau saya menganggap peristiwa ini menguntungkan Prabowo, lalu beliau dengan kebesaran jiwanya menanggapi ini secara baik,” kata Fahri di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (4/10).

Baca juga: Prabowo Minta Maaf ke Masyarakat Atas Kasus Kebohongan Ratna Sarumpaet

Fahri menilai Prabowo telah menunjukkan kebesaran jiwanya meskipun marah setelah dibohongi Ratna dan telah menunjukkan tanggung jawabnya kepada publik telah ikut menebarkan kebohongan Ratna.

Dia mengatakan apa yang dilakukan Prabowo sangat positif, dinilai profesional karena meminta maaf setelah Ratna mengakui telah berbohong.

“Masyarakat akan melihat bahwa Prabowo profesional dan itu positif, sehingga orang jangan salah. Makanya kalau di politisir, ini panggung bagi Prabowo,” ujarnya.

Baca juga: Terungkap, Ratna Sarumpaet Akhirnya Akui Berbohong Soal Penganiayaannya

Selain itu Fahri menilai persoalan Ratna yang berbohong kepada Prabowo, Fadli Zon, Amien Rais dan beberapa tokoh lainnya, sudah selesai.

Namun menurut dia, proses hukum atas polemik kebohongan yang dilakukan Ratna tetap bisa berlanjut karena ada penyebaran berita bohong.

“Soal publiknya ya ini adalah penyebaran berita hoaks itu adalah satu tindak pidana itu bisa dipidana. Silakan penegak hukum nanti yang mengukur seberapa jauh,” katanya.

Baca juga: Ratna Sarumpeat Dianiaya Orang Tak Dikenal, Fadli Zon: Jahat dan Biadab Sekali

Sebelumnya Ratna Sarumpaet dalam konferensi pers pada Rabu (3/9) mengakui luka lebam yang dialami bukan disebabkan dianiaya orang tidak dikenal namun bekas operasi bedah plastik di sebuah klinik kecantikan di Jakarta.

Pernyataan Ratna itu merupakan klarifikasi atas beredarnya informasi yang menyatakan Ratna mengalami tindak kekerasan di Bandung, Jawa Barat pada 21 September lalu dan dirinya telah menyampaikan kepada berbagai pihak termasuk Prabowo Subianto. (Ant/SU01)

Langganan berita lewat Telegram
loading...
Loading...
BACA JUGA

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERBARU