Ratna Sarumpeat Dianiaya Orang Tak Dikenal, Fadli Zon: Jahat dan Biadab Sekali

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon membenarkan terjadinya penganiayaan terhadap aktivis perempuan yang dikenal dengan sikap kritisnya, Ratna Sarumpeat oleh orang tak dikenal.

Pria yang juga Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini mengecam pihak-pihak yang telah melakukan tindakan yang ia sebuat sebagai perbuatan jahat dan biadab.

“Mbak @RatnaSpaet memang mengalami penganiayaan dan pengeroyokan oleh oknum yang belum jelas. Jahat dan biadab sekali,” tulis Fadli Zon lewat akun twitternya @fadlizon, Selasa (2/10).

Fadli juga mengungkapkan bahwa ia telah menjenguk Ratna di Rumah Sakit yang tidak disebutkan nama dan lokasinya, pada Ahad (30/9) lalu.

“Saya jenguk Mbak @RatnaSpaet saat proses recovery dua hari lalu. Tindakan penganiayaan ini memang sungguh keji,” kata Fadli.

Baca Juga: Aktivis Perempuan Ratna Sarumpeat Dianiaya Orang Tak Dikenal

Peristiwa penganiayaan terhadap Ratna Sarumpeat ini terjadi pada 21 September yang lalu. Namun atas permintaan Ratna, karena masih trauma, peritiwa tersebut tidak diungkap ke publik.

Baru pada Senin (1/10) malam kemarin beredar foto Ratna dengan wajah lebam di aplikasi kirim pesan dan media sosial, yang langsung mengundang keprihatinan dan kecaman berbagai pihak.

“Kita justru baru tahu tadi malam, beliau dianiaya sekelompok orang,” kata Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak, di Jakarta, Selasa (2/10).

Dijelaskan Dahnil, bahwa pihaknya baru mengetahui peristiwa tersebut pada Senin (1/10) malam, setelah sempat beredar khabar dan foto kondisi Ratna yang lebam dianiaya pihak tidak dikenal.

Ratna tidak ingin foto dirinya dan peristiwa itu dipublikasikan. Namun sejak kemarin, Senin (1/10) telah beredar foto kondisi wajah Ratna yang lebam dengan mata bengkak tertutup, di medis sosial. (ARif R)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

GOLPUT: Halal Versus Haram, dan Gerakan Ayo Memilih

Di tahun 2019, kita mencatat ikhtiar gerakan anti Golput yang unik di Indonesia. Promotornya Jeune and Raccord Communication. Tiga anak muda memulai gerakan ini: Monica JR, Riries Puri, Arie Prijono.

Ruang Publik yang Manusiawi bersama Pancasila

Indeks dalam konteks ini telah berhasil mengucapkan sayonara pada ide sekularisme.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Indonesia Darurat Keadilan