Buka-Bukaan, TKN Jokowi: Timses Prabowo Yang Minta Bocoran Soal Debat Capres

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang akan mengirimkan daftar pertanyaan sepekan jelang Debat Capres, makin memanas. Kedua kubu saling tuding siapa yang diuntungkan dengan kebijakan tersebut.

Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-KH Ma’ruf Amin membantah tudingan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi yang menyebut kubu Jokowi diuntungkan dengan keputusan KPU tersebut.

Justru, ungkap jubir TKN Arya Sinulingga, timses Prabowo lah yang meminta agar agar daftar pertanyaan dari panelis diberikan sebelum acara Debat capres.

“Awalnya gitu, mereka yang minta diinfokan pertanyaannya,” kata Arya Sinulingga kepada wartawan di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (7/1).

Baca juga: Sebut BPN Prabowo Yang Minta Tak Ada Debat, TKN Jokowi: Justru 02 Takut Debat

Diungkapkan oleh Arya bahwa BPN Prabowo dalam rapat bersama TKN Jokowi dan KPU yang membahas teknis Debat Capres, meminta agar pertanyaan dibuka sebelum debat.

“Tak usah saya buka orangnya (yang minta pertanyaan dibuka), kalau perlu kita buka, kita panggil mereka (peserta rapat) dimana,” ujar Arya.

Ditegaskan Arya, bahwa pihaknya siap buka-bukaan terkait hal tersebut dengan menghadirkan pihak yang terlibat dalam rapat tersebut, dan meminta KPU membuka notulen rapat untuk membuktikan perkataanya.

“Kalau perlu kita panggil mereka di mana. Buat Aria Bima (TKN Jokowi) dan Tim 01, Tim BPN 02, ayo kita buka, minta KPU kasih tunjuk dan notulennya siapa yang nolak, buka aja berani nggak,” tukas Arya.

Selain meminta membuka pertanyaan sebelum Debat Capres, imbuh Arya, BPN Prabowo-Sandiaga juga meminta tidak perlu ada debat dan mengusulkan cukup membaca visi-misi saja.

“Biar teman-teman tahu yang sebenarnya. Visi-misi itu sebenarnya satu arah, sebenarnya adalah mereka minta tidak ada debat, yang ada hanya penyampaian visi-misi itu di dalam rapat loh ini. Kita nggak mau buka sebenarnya,” pungkasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, KPU akan mengirimkan daftar pertanyaan panelis kepada paslon, sepekan sebelum acara Debat Capres dimulai pada 17 Januari 2019.

“Ditargetkan tanggal 10 lah, pertanyaan dikirim, seminggu sebelum pelaksanaan debat,” kata Ketua KPU, Arief Budiman kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (5/1).

Daftar pertanyaan akan dibuat oleh panelis, yang disusun secara singkat. Dengan cara itu, kata Arief, peserta akan memiliki banyak waktu untuk mempelajari pertanyaan. (ARif R)

7 KOMENTAR

    • Abdur Rohim Rakyat cerdas ogah Prabowo jadi presiden RI orang yg dipecat karena gak becus… dan banyak lagi bukti gak becusnya selain dipecatan karena gak becus…juga urus koalisi gak becus.. Urus perusahaan gak bencus . urus karyawan gak becus….urus kader gak becus….. urus keluarga gak becus… rekam jejak gelap mengerikan…. agama patut diragukan….sombong… tempramen tinggi… grasa grusu……. Pasti gak akan becus urus negara…. yg pilih yg gak becus hanya orang yg dungu.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Mengapa Riset di Indonesia ‘Mandul’? Belajar dari Thomas Edison-GE

Mengapa riset di perguruan tinggi kita mandul? Mengapa hanya menghasilkan dokumen  di rak-rak perpustakaan atau link internet yang hanya dibaca secara terpaksa oleh para mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi? Simak jawabannya di sini

Inilah 4 Keuntungan Membeli Apartemen Tipe Studio

Tinggal di apartemen saat ini sudah menjadi gaya hidup. Lokasi yang strategis dan ditunjang dengan berbagai fasilitas kemudahan menyebabkan banyak masyarakat urban, khususnya para eksekutif muda tertarik untuk tinggal di hunian vertikal.

Aksi Solidaritas Jurnalis-Aktivis di Pengadilan Tinggi Kalsel: Diananta Tidak Sendiri

Para aktivis dan jurnalis terus menggelar aksi solidaritas untuk mantan Pemred Banjarhits, Diananta Putera Sumedi yang disidang sebab menulis berita konflik lahan masyarakat adat versus perusahaan.

Masuki Masa Transisi New Normal, AMSI Jatim Keluarkan 7 Poin Imbauan

Mencermati perkembangan penyebaran Covid-19 di masa transisi New Normal yang semakin meningkat, AMSI Jawa Timur, mengeluarkan 7 poin imbauan.

CFD Kembali Ditiadakan, Fahira: Review dan Evaluasi Kunci Jakarta Kendalikan Covid-19

Senator DKI Jakarta Fahira Idris mengapresiasi keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang kembali meniadakan sementara kegiatan car free day (CFD).

Inilah 5 Kota Yang Jadi Incaran Calon Pembeli Rumah Saat Pandemi Covid-19

Pandemi corona telah mengubah wajah bisnis tanah air, termasuk sektor properti. Jika dulu orang membeli rumah harus datang ke lokasi proyek, sekarang tidak lagi.

Senator DKI: Pasar Harus Jadi Area Paling Aman dari Penyebaran Corona

Pencegahan penyebaran corona di pasar termasuk pasar tradisional menjadi salah satu langkah strategis dan efektif untuk menahan laju dan menghentikan penularan dan penyebaran Covid-19 di Indonesia

TERPOPULER