Rekapitulasi Selesai 10 Kecamatan: Jokowi Sapu Bersih, Unggul 67,60 Persen di Surabaya

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya hingga Rabu (1/5) telah menyelesaikan rekapitulasi perhitungan suara Pilpres 2019 untuk 10 Kecamatan dari 31 Kecamatan yang ada di Kota Surabaya.

Kesepuluh kecamatan yang telah selesai rekapitulasi suara Pilpres 2019 tersebut adalah; Kecamatan Pakal, Bulak, Asemrowo, Gayungan, Jambangan, Benowo, Bubutan, Genteng, Gunung Anyar, dan Karangpilang.

“Sudah selesai rekapitulasi di 10 kecamatan. Sampai saat ini berjalan lanjar. Hari ini ditargetkan 6 kecamatan. Kalau bisa sebelum tanggal 4 Mei sudah selesai semua,” kata Komisioner KPU Surabaya, Wahyu Kuncoro di Kantor KPU Surabaya, Rabu (1/5)).

Pasangan capres-cawapres nomor urut 01, Jokowi-KH Ma’ruf unggul telak di 10 kecamatan tersebut, jauh meninggalkan pasangan nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga.

Jokowi Raih Dukungan 67,60 Persen Tinggalkan Prabowo di 32,40 Persen

Hasil sementara rekapitulasi KPU Surabaya yang telah selesaikan 10 Kecamatan, Rabu (1/5/2019).

Pasangan capres-cawapres yang diusung koalisi parpol yang dipimpin PDI Perjuangan ini, sementara dari 10 Kecamatan yang telah menyelesaikan rekapitulasi di KPU Surabaya unggul telak dari Prabowo-Sandiaga.

Jokowi-KH Ma’ruf meraih dukungan sebanyak 222.782 suara atau sebesar 67,60 persen dari suara sah. Sementara Prabowo-Sandiaga hanya mendapat dukungan 106.784 suara atau sebesar 32,40 persen.

Di 10 Kecamatan, Jokowi Unggul Rata-Rata di Atas 60 Persen

Hasil sementara rekapitulasi KPU Surabaya yang telah selesaikan 10 Kecamatan, Rabu (1/5/2019).

Di 10 Kecamatan tersebut, Jokowi-KH Ma’ruf unggul rata-rata di atas 60 persen, dengan yang tertinggi di Kecamatan Genteng dimana Jokowi-KH Ma’ruf meraup dukungan sebesar 74,10 persen dari suara sah.

Hanya di Kecamatan Asemrowo pasangan Prabowo-Sandiaga agak sedikit mampu merapat ke perolehan suara Jokowi-KH Ma’ruf. Di kecamatan ini, Prabowo-Sandiaga berhasil meraup dukungan sebesar 40,36 persen, sementara Jokowi-KH Ma’ruf tetap unggul telak dengan 59,64 persen.

Hasil sementara rekapitulasi KPU Surabaya yang telah selesaikan 10 Kecamatan, Rabu (1/5/2019).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Sering Kesemutan di Tangan Maupun Kaki Sejak Usia Muda, Apakah Sebabnya?

Kesemutan yang saya derita mudah timbul, semisal saat mengendarai sepeda motor, tangan saya memegang stang meskipun tidak erat dalam waktu 10 menit kedua tangan saya merasa kesemutan bercampur kebas, dan akan normal kembali apabila saya lepas.

Pendidikan Untuk Merdeka

Pada saat pemimpin Jepang sudah memvisikan sebuah masyarakat baru Society 5.0, apakah kita saat ini, sebagai bangsa, sebagai ummat, berada pada jalur yang benar menuju puncak kejayaan menjadi bangsa yang berdaulat, adil dan makmur, serta cerdas?

Soal Publikasi Reuni 212: Kebebasan Pers di Era Media Sosial

Reuni 212 jelas peristiwa besar, jika dilihat banyaknya massa yang berkumpul. Ia juga jelas peristiwa besar jika dilihat dari tertib dan disiplin massa itu. Namun jelas pula Reuni 212 bukan peristiwa netral.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.