Bintik Merah di Kulit Bukanlah Tanda Dini Penyakit Demam Berdarah

Banyak masyarakat yang berpemahaman bahwa tanda demam berdarah adalah bintik merah di kulit, sehingga sering kali pasien datang ke dokter dengan perasaan khawatir sebab ada bintik merah di kulit yang mereka kira bintik demam berdarah, padahal belum tentu bintik tersebut bintik demam berdarah. Sedangkan disisi lain ada pasien penderita demam berdarah yang tidak terdapat bintik merah di kulitnya terlambat dibawa ke dokter.

Demam berdarah masih menjadi masalah kesehatan serius di Indonesia, merupakan penyakit menular yang sering menimbulkan wabah dan Kejadian Luar Biasa (KLB). Penyakit ini disebabkan oleh Virus Dengue dan ditularkan melalui nyamuk Aedes Aegypti. Sudah ditemukan vaksinnya tapi belum menjadi program wajib nasional sehingga belum gratis dan harganya mahal sehingga tidak terjangkau oleh semua kalangan.

Tanda dini demam berdarah adalah panas, panasnya mendadak dan tinggi diatas 38 derajat celcius. Memang panas bukanlah tanda spesifik dari penyakit demam berdarah sebab panas merupakan tanda dari banyak penyakit. Oleh karena itu setiap kali keluarga kita panas tinggi apalagi jika diberikan obat penurun panas seperti tidak ada perubahan maka kita harus waspada terhadap penyakit demam berdarah. Apalagi jika panasnya tidak disertai batuk dan pilek.

Mengapa setiap kali panas tinggi apalagi tanpa batuk dan pilek harus dicurigai demam berdarah? Sebab tidak ada tanda dini yang khas pada penyakit demam berdarah dan penyakit ini cepat sekali menimbulkan kegawatan, terlambat penanganan bisa berakibat fatal. Bagi masyarakat awam prinsipnya bawalah keluarga yang panas tinggi ke dokter sebelum hari ke-3 panas. Untuk mendiagnosa demam berdarah harus dilakukan pemeriksaan laboratorium.


Apabila demam berdarah sudah terdiagnosa dini sebelum hari ke-4 dan segera mendapat pertolongan medis maka kemungkinan besar penderita bisa tertolong. Kebanyakan kasus yang meninggal dunia karena terlambat dibawa ke dokter sehingga diagnosa dan penanganannya terlambat.

Pada penderita demam berdarah memang bisa terdapat bintik merah di kulitnya. Bisa juga terjadi mimisan, muntah darah, BAB darah. Tanda-tanda tersebut merupakan tanda yang sudah lanjut yang bisa saja terjadi pada hari ke-4,5 dan 6. Bila pasien datang ke dokter sudah menunjukkan tanda-tanda tersebut maka sudah dikategorikan datang terlambat.

 

PENULIS: dr. Endang Sulistyowati
EDITOR: Iwan Y

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Mengenal Lebih Dekat Komisi Anti Korupsi Hongkong

Hubungan persahabatan antara KPK dan ICAC telah terjalin dengan baik selama dua tahun terakhir. Kerjasama kedua lembaga anti rasuah tersebut sebagian besar menyangkut peningkatan kapasitas KPK, terutama dibidang akuntansi forensik, pemulihan aset, dan tehnik investigasi.

KPK Tetapkan Menpora Imam Nahrawi Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Suap KONI

"KPK telah tiga kali yakni pada 31 Juli, 2 Agustus, dan 21 Agustus 2019 mengirimkan panggilan untuk meminta keterangan, tapi IMR tidak pernah datang. KPK sudah memberikan ruang yang cukup bagi IMR untuk memberi keterangan dan klarifikasi pada tahap penyelidikan," ujar Marwata.

Bejat, Oknum Guru Meniduri Muridnya Ratusan Kali Bermodal Janji Menikahi

Aksi bejat yang berlangsung sejak tahun 2014 saat Lan masih berusia 14 tahun itu, dilakukan dengan jurus rayuan telah jatuh cinta pada Lan dan berjanji akan menikahi jika Lan telah berusia 18 tahun.

DPR Terima Surat KPK Soal Firli, Gerindra: Aneh Komisioner Lakukan Serangan di Detik-Detik Akhir

"Ini ada ketakutan yang luar biasa terhadap Firli. Penolakan luar biasa kepada Firli kan aneh nah ini lah intinya dalam fit and proper test ke depan kita akan pertanyakan hal-hal yang seperti itu," ungkap Desmond.

Akhirnya, KPAI Cabut Surat Permintaan Penghentian Audisi Bulu Tangkis Djarum

Kesepakatan itu diambil usai pertemuan antara KPAI dengan PB Djarum yang dipimpin oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi hari ini di Kantor Kemenpora, Jakarta, hari ini, Kamis (12/9).

Habibie Berpulang dengan Didampingi Anak-Cucu dan Keluarga Dekat

Presiden ke-3 RI Burhanuddin Jusuf Habibie saat wafat di Rumah Sakit Pusat TNI Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (11/9), ditemani oleh keluarga dekat termasuk kedua anak dan cucu-cucunya.

Innalillahi, Presiden ke-3 RI BJ Habibie Wafat Pada Pukul 18.05 WIB

Habibie wafat pada usia 83 tahun di Paviliun Kartika RSPAD Gatot Subroto Jakarta Rabu pukul 18.05 WIB, menurut Putra Habibie, Thareq Kemal Habibie.

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Dewan Pers Ingatkan Media untuk Terus Kawal Janji Politik Yang Dilontarkan Pada Pemilu 2019

Menjelang Pemilu 2019 media sibuk membahas tentang persoalan pemilu, namun setelah pemilu media seakan-akan diam.

Nilai Tidak Etis Parpol Pengusung Prabowo Gabung Pemerintah, Begini Kata Pakar Hukum Tata Negara

Saat Pilpres 2019 saling rebut kekuasaan, lantas saat kalah bergabung ke yang menang. Tidak Etis. Kata pakar HKTN ini.

Terbukti Langgar Kode Etik Saat Pemilu 2019, DKPP Copot Ketua KPU Sumut

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut), Yulhasni diberi peringatan keras dan dicopot dari jabatannya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi