Usai Diperiksa Polisi, Sohibul Iman Klaim Laporan Fahri Tidak Dapat Dilanjutkan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengklaim bahwa kasus dugaan fitnah dan pencemaran nama baik yang dilaporan Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah tidak dapat dilanjutkan.

Hal itu, menurut Sohibul, didasarkan pada buku-buku hukum dan yurisprudensi yang pernah ia baca, dimana Fahri Hamzah sudah pernah mencabut laporan pengaduannya pada tanggal 14 Mei 2018.

“Sebuah delik aduan yang sudah dicabut itu ndak bisa dilanjutkan. Ini sudah saya sampaikan pada penyidik dan Insya Allah penyidik akan mempertimbangkan ini,” kata Sohibul usai menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (23/10).

Sohibul yakin, apa yang ia sampaikan jadi pertimbangan penyidik dalam menangani kasus tersebut. “Saya percaya Polri bekerja secara profesional ya karena itu saya sangat punya optimisme terkiat kasus ini,” tukasnya.

Baca juga: Fahri Sebut Sohibul Iman Tidak Minat Berdamai

Sebagaimana diberitakan, Fahri Hamzah melaporkan Presiden PKS ke Polda Metro Jaya pada tanggal 3 Maret 2018. Laporan itu dilakukan Fahri karena menilai Sohibul telah memfitnah dan mencemarkan nama baiknya.

Fahri menilai, pengadilan telah memutus dua kali perkara perdata yang memenangkan dirinya melawan pengurus PKS, namun Sohibul masih menyampaikan pernyataan ‘yang menjurus ke arah fitnah, bahkan merusak iklim hukum di Indonesia dan citra PKS’.

Sohibul diperiksa terkait Laporan Polisi Nomor: LP/1265/III/2018/PMJ/Dit.Reskrimsus tertanggal 8 Maret 2018, Fahri melaporkan Sohibul dengan tuduhan melanggar Pasal 27 Ayat 3 dan Pasal 43 Ayat 3 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan atau Pasal 311 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan atau Pasal 310 KUHP.

(ARif R)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Memaknai Indonesia

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.