Apresiasi Keputusan Jokowi Batalkan Kenaikan Premium, Begini Kata Rizal Ramli

0
128
  • 15
    Shares
Rizal Ramli.

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Pemerintah membuat kebijakan yang dinilai beberapa kalangan plin-plan dan terkesan grusa-grusu terkait pengumuman keputusan menaikkan harga BBM bersubsidi, premium, yang hanya selang sejam dibatalkan kembali.

Namun, ekonom senior Rizal Ramli mengapresiasi keputusan Presiden Jokowi yang membatalkan kenaikan premium tersebut sebagai langkah yang tepat.

“Mas @jokowi langkah pembatalan kenaikan harga BBM adalah langkah yg tepat,” kata Rizal Ramli lewat akun twitternya @RamliRizal, Kamis (11/10).

Baca juga: Terkesan Plin-Plan, Hanya Selang Sejam Pemerintah Batalkan Kenaikan Premium

Mantan Menko Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ini menilai ditengah situasi ekonomi saat ini tidak tepat menaikan harga Premium. Menurutnya masig banyak cara lain yang dapat dilakukan pemerintah.

“Karena daya beli rakyat golongan menengah bawah merosot. Ada banyak cara lain untuk mengatasi masalah,” tukasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, secara mengejutkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengumumkan kenaikan harga Premium Rabu (10/10) petang kemarin.

Baca juga: Kementerian ESDM: Sesuai Arahan Presiden, Premium Batal Naik

Dalam pengumuman yang disampaikan disela kegiatan pertemuan IMF-World Bank di Nusa Dua Bali, Jonan mengatakan kenaikan harga premium tersebut mulai berlaku paling cepat mulai pukul 18.00 WIB, hanya sejam dari pengumuman yang ia sampaikan.

“Sesuai arahan Presiden, premium hari ini jam 18.00 WIB paling cepat, tergantung persiapan Pertamina di 2.500 SPBU disesuaikan harganya,” kata Jonan di Nusa Dua, Bali, Rabu (10/10) petang.

Baca juga: Kebijakan Plin-Plan Kenaikan Premium Dinilai Dapat Pengaruhi Elektabilitas Jokowi

Disampaikan Jonan, premium yang tadinya diharga Rp6.550 naik menjadi Rp 7.000 per liter untuk wilayah Jamali (Jawa, Madura dan Bali) dan Rp 6.900 per liter untuk wilayah Non Jamali.

Namun, hanya berselang lebih kurang satu jam, pemerintah mengeluarkan keputusan untuk membatalkan kenaikan BBM Premium tersebut.

Baca juga: Soal Pembatalan Kenaikan Premium, TKN Klaim Bukti Jokowi Utamakan Rakyat Kecil

“Sesuai arahan bapak Presiden, rencana kenaikan harga premium di Jamali menjadi Rp7.000 dan di luar Jamali menjadi Rp6.900, ditunda dan agar dibahas ulang sesuai kesiapan Pertamina,” kata Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi lewat keterangan tertulis yang diterima SERUJI, Rabu (10/10). (ARif R)

Langganan berita lewat Telegram
loading...
Loading...
BACA JUGA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERBARU