Dipolisikan PKS soal “Jemaah Monaslimin”, Guntur Romli Akan Polisikan Balik


JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Ketua Departemen Politik Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Pipin Sopian turut mempolisikan juru bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Mohamad Guntur Romli soal status Facebook ‘Jemaah Monaslimin’. Guntur Romli menanggapinya dengan akan kembali mempolisikan balik elite PKS itu.

“Karena saudara Pipin mengaitkan status saya dengan Islam dan Umat Islam, saya akan melaporkan balik,” ujar Guntur Romli kepada wartawan, Sabtu (22/12).

Guntur Romli mempertanyakan alasan dia dilaporkan. Ia justru menduga Pipin tersinggung karena merasa bagian dari ‘jamaah monaslimin’.

“Apakah PKS juga merasa sebagai ‘jemaah monaslimin’ sehingga harus tersinggung dengan status FB saya? Karena yang tersinggung itu FPI dan PKS, apakah Saudara Pipin merasa sebagai jamaah monaslimin yang Tuhannya subehu watuulo, nabinya Hulaihi wa salam, dan ibadahnya setahun sekali?” kata Guntur.

“Kalau ia melaporkan saya berarti merasa sebagai jemaah monaslimin, yang jelas-jelas bukan muslimin yang Tuhannya Allahu Subhanahu wa ta’ala, Nabinya Muhammad Shalallahu alaihi wa sallam dan ibadahnya shalat 5 kali dalam sehari,” lanjutnya.

Baca juga: Sebut “Jemaah Monaslimin” di Facebook, Guntur Romli Dilaporkan ke Bareskrim

Sebelumnya, Pipin melaporkan Guntur Romli ke Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (21/12), dengan tuduhan menyebarkan informasi berisi kebencian atau permusuhan berdasarkan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA). Pipin membuat pelaporan di Bareskrim dengan membawa barang bukti, yakni status Facebook Guntur yang diunggah pada 7 dan 10 Desember 2018.

Laporan itu tercatat dengan nomor LP/B/1658/XII/2018/BARESKRIM.

Dengan demikian, tercatat sudah ada tiga pihak yang melaporkan Guntur Romli terkait status ‘Jemaah Monaslimin’.

Sebelum Pipin Sopian dari PKS, sebelumnya Etty Hadiwati yang dikenal dengan nama pena Pipiet Senja dari Srikandi Japri melaporkan Guntur pada Senin (17/12), dan Benny Haris Nainggolan dari Koordinator Bela Islam (Korlabi) melaporkan pada Kamis (13/12).

Baca juga: Guntur Romli Siap Polisikan Balik Pelapor soal “Jemaah Monaslimin”

Guntur Romli pun juga telah mempolisikan balik pelapor sebelumnya, Benny Haris Nainggolan, ke Bareskrim Polri pada Senin (17/12). (SU05)

3 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

Inilah Tulisan AR Baswedan Bantah Tudingan Gerakan Islam Bertentangan dengan Pancasila

AR Baswedan menyebut, pihak-pihak yang sering mempertentangan gerakan Islam dengan Pancasila justru adalah pihak-pihak yang pada hakikatnya tidak paham Pancasila. Justru sebaliknya, pemuka-pemuka ahli pikir Islam memberi pengertian-pengertian yang baik tentang Pancasila yang keluar dari keyakinan yang kuat.

Antisipasi Pelambatan Ekonomi, Ketua DPD Kumpulkan Kadin Provinsi se Indonesia

“Saya sengaja mengumpulkan para ketua umum Kadin provinsi, karena hari ini kita menghadapi masalah serius di sektor dunia usaha dan dunia industri," kata La Nyalla

Kontroversi Omnibus Law, Fahira: Wujud Frustasi Pemerintah atas Kemendegkan Ekonomi

Omnibus Law RUU Cipta Kerja (sebelumnya Cipta Lapangan Kerja atau Cilaka) dinilai sebagai bentuk rasa frustasi pemerintah atas kemandegkan ekonomi yang terjadi lima tahun belakangan ini.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close