“We are Native”, Bangga Jadi Pribumi

Ditulis berdasarkan pengalaman pribadi dr. Yogi Prawira, SpA

SERUJI.CO.ID – Pagi itu bus yang kami tumpangi melaju menuju Eagle Point. Melintasi gurun menuju salah satu dari 7 keajaiban dunia, yang berada di Amerika Serikat.

“Tujuan kita kali ini ada Grand Canyon sisi barat, dahulu merupakan wilayah kekuasaan suku Indian Hualapai. Jika beruntung dan cuaca baik, kita bisa naik helikopter dan terbang di antara ngarai dan lembah yang menakjubkan,” Tour guide menjelaskan.

Pikiran saya melayang, teringat kisah Winnetou –salah satu dari sekian banyak bacaan saya semasa kecil (I was a bookworm, and still am). Tentang ras berkulit merah tembaga, yang dahulu menghuni lembah ini. Hidup damai dan menyatu dengan alam. Dari kisah fiksi itu saya belajar tentang kejujuran, kesetiakawanan serta rasa bangga dan cinta tanah air.

Saya berharap bisa bertemu dengan suku asli Benua Amerika, dalam balutan baju dan tutup kepala yang khas. Dengan tatapan mata setajam elang, dan sikap tubuh yang menunjukkan harga diri dan kebanggaan…

Kenyataan selalu tidak seindah angan-angan. Sepanjang perjalanan, saya melihat deretan Caravan di tepi kiri-kanan jalan, tampak usang dan tidak terawat.

“Itu apa? Siapa yang tinggal di sana?” ujar saya ingin tahu.

“Oh, ini lokasi tempat tinggal keturunan suku Indian. Mereka pemalas dan sulit berbaur dengan masyarakat Amerika,” ujar tour guide berkulit putih itu sambil lalu.

Saya terhenyak, merasakan ada sesuatu yang mengganjal.

5 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Terpilih Secara Aklamasi, Sutopo Kristanto Pimpin IKA ITS Periode 2019-2023

Pria kelahiran Tulungagung, 25 Desember 1954 ini menggantikan Ketua Umum sebelumnya, Dwi Sutjipto yang merupakan Kepala SKK Migas. Adapun Sutopo sehari-harinya adalah Presiden Direktur PT Jaya Konstruksi.

“Tenggelamkan!” Yang Populer di Era Susi Pudjiastuti, Bakal Hilang di Era Edhy Prabowo

"Tenggelamkan!" yang selama 5 tahun belakangan akrab di telinga masyarakat, akan hilang pasca Susi tidak lagi menjabat sebagai Menteri KKP, digantikan politisi Gerindra, Edhy Prabowo.

Bantah Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, Begini Penjelasan Pemprov DKI

Malah kata Syaefuloh, Pemprov DKI Jakarta terus melakukan peningkatan anggaran rehabilitasi total gedung sekolah secara signifikan, terutama pada 2017 sampai 2020

Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, PSI: Bukti Kepedulian Anies Sangat Rendah Pada Pelajar

Diungkapkan Anggara, bahwa untuk melaksanakan perhelatan balap mobil listrik tersebut, Pemprov DKI menganggarkan sebesar Rp1,16 triliun. Namun, anggaran sebesar itu ternyata diambil dengan cara memangkas anggaran lain yang jauh lebih penting.

Bertemu Dubes Saudi Siang Ini, Menhan Prabowo Akan Bahas Soal Habib Rizieq

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pukul 15.00 WIB tersebut, Prabowo berharap dapat juga membahas soal klaim HRS yang mengatakan dicekal Kerajaan Arab Saudi.

Setelah 25 Tahun Bekerja Sebagai Dokter, Baru Ketahuan Ijazah Yang Digunakan Palsu

Ijazah kedokteran SU diketahui palsu setelah 25 tahun bekerja sebagai dokter di PT Pelni.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close