close

Nia Zulkarnaen Tertarik Bikin Film Tentang Wakatobi

KENDARI, SERUJI.CO.ID – Produser dan artis film nasional Nia Zulkarnaen mengaku tertarik bikin film tentang Wakatobi.

Kepada SERUJI di Kendari, Sabtu (5/1) malam, istri sutradara Ari Sihasale ini mengatakan film yang akan digarapnya di Wakatobi adalah film anak-anak yang mengisahkan saat anak-anak mengisi masa liburannya di Wakatobi. Film itu diharapkan menjadi film pengisi liburan panjang pada tahun 2019.

“Sekarang saya sedang survei lokasi di Kendari. Rencananya, Kendari menjadi bagian garapan film karena ini daerah transit yang lancar ke Wakatobi melalui jalur laut dan udara,” jelas Nia yang saat ditemui SERUJI tengah menikmati Sarabba, minuman segar perasan air jahe khas masyarakat Bugis di Kendari Beach.

 

Menurut artis kelahiran Jakarta 48 tahun silam ini, cerita film yang akan memulai syutingnya bulan Maret itu diproduksi oleh perusahaan miliknya sendiri, yakni Alenia Pictures, dan Ari Sihasale sang suami yang akan menyutradarai.

“Skenario film masih dalam proses penyelesaian. Sementara sosok bintang yang akan dilibatkan 75 persen adalah anak-anak sekolah dari seputar Jakarta. Nanti akan melibatkan juga bintang lokal dari Wakatobi,” kata Ari Sihasale.

Ari menambahkan, ketertarikannya menggarap film tentang Wakatobi karena disemangati oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya.

Nia dan Ari sudah lama mengenal Wakatobi sebagai kawasan wisata yang panorama bawah lautnya sangat menarik.

Jika film itu selesai, nantinya akan menjadi film ke 25 produksi Alenia Pictures dan menjadi film pertama bertemakan pariwisata Wakatobi.

Salah satu film garapan Ari Sihasale yang pernah sukses adalah Denias, Senandung di Balik Awan, menghabiskan syuting di Papua. Film anak anak itu terpilih menjadi film terbaik pada festival film anak anak Asia Pacific Tahun 2008 di Australia. (AH/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERPOPULER

TERBARU

Tas Kulit Kayu Koja dan Kain Tenun Warga Baduy Disukai Turis Eropa

Tas rajutan tangan warga Baduy yang terbuat dari kulit kayu serta kain tenun asli warga Baduy Dalam ternyata disukai warga Eropa dan relatif mahal harganya.

Promosikan Pariwisata, Bus Wonderful Indonesia Beroperasi di Berlin Selama ITB 2019

Perkenalkan pariwisata Indonesia di ITB 2019, Kemenpar membranding bus-bus di Berlin dengan Wonderful Indonesia

Jalan Jalan ke Rangkasbitung, Jangan Lupa Museum Multatuli

RANGKASBITUNG, SERUJI.CO.ID - Sejuk nyaman dan aman. Begitulah suasana umum kota Rangkasbitung saat ini. Ibukota Kabupaten Lebak di Provinsi Banten ini letaknya tidak jauh...

Kasih Sayang Yang Menyembuhkan

Kasih sayang adalah sebuah kekuatan penyembuhan. Inilah diantaranya

Dukung Program Pariwisata, PT KAI Hidupkan 4 Jalur Kereta di Jawa Barat

4 jalur kereta api di Jabar kembali dihidupkan. Inilah jalur-jalurnya

Pantai Losari, Pusat Kuliner Khas Warga Bugis-Makassar

Jalan-jalan ke Makassar, jangan lupa mampir ke restoran terpanjang di Indonesia. Apa itu, simak laporan SERUJI