Rendang dan Nasi Goreng, Terpilih sebagai Makanan Terenak No 1 dan 2 di Dunia

Pada 12 Juli 2017, media internasional CNN merilis hasil survey yang melibatkan pembacanya di seluruh dunia.

Ada 50 makanan khas dari seluruh dunia, masuk dalam nominasi yang kemudian dipilih dalam survey.

Dari rangkaian survey sepanjang 2017 dengan 35.000 suara yang masuk, nama Rendang, makanan khas dari Sumatera Barat terpilih sebagai World’s Most Delicious Food. Rendang berhasil mengalahkan Nasi Goreng Indonesia yang berada di peringkat kedua, Sushi Jepang di peringkat ketiga, Tom Yam peringkat 4, Kimchi Korsel di peringkat ke-12, bahkan Croissant Perancis di peringkat ke-20.

Pengakuan dunia ini melengkapi pengakuan dunia lainnya, khususnya bagi Sumatera Barat yang pada Desember 2016, menjadi pemenang “The World’s Best Halal Destination” dan “The World’s Best Halal Culinary Destination”, yang menyisihkan Qatar, Dubai, dan Turki sebagai pemenang ke-2 dan seterusnya.

Keberhasilan ini sangat membanggakan bagi Indonesia, khususnya di bidang pariwisata, dimana Kementerian Pariwisata sedang giat meningkatkan kunjungan turis, dengan target menjadi destinasi nomer 2 setelah Singapura, pada tahun 2018.

Pengakuan terhadap Rendang, dari masyarakat dunia, juga pernah ditunjukkan seorang artis Norwegia, Audun Kvitland Roostad, yang membuat sebuah lagu berjudul “Nasi Padang”, yang sempat hits di tangga lagu sebuah Radio di Eropa selama berminggu-minggu.

Cita rasa rendang dan masakan nasional lainnya memang sudah menyebar di seluruh Indonesia dan Dunia. Bahkan dalam suatu momen kunjungan di Belanda, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengatakan sebuah pemeo, “Andaikan di bulan ada manusia, pasti di situ akan berdiri Restoran Padang”. Hal ini karena di daratan Eropa, Australia, dan Amerika, Restoran Padang sudah menjamur, dan menjadi destinasi utama kuliner bagi diaspora masyarakat Indonesia yang bermukim, bekerja, atau kuliah di sana.

Berikut urutan peringkat 1-50 World’s Most Delicious Food berdasarkan survey CNN:

1. Rendang, Indonesia
2. Nasi Goreng, Indonesia
3. Sushi, Jepang
4. Tom yam goong, Thailand
5. Pad thai, Thailand
6. Som tam (Papaya salad), Thailand
7. Dim sum, Hong Kong
8. Ramen, Jepang
9. Peking duck, China
10. Massaman curry, Thailand
11. Lasagna, Italia
12. Kimchi, Korea
13. Chicken rice, Singapura
14. Sate, Indonesia
15. Ice cream, Amerika Serikat
16. Kebab, Turki
17. Gelato, Italia
18. Croissant, Perancis
19. Green curry, Thailand
20. Pho, Vietnam
21. Fish ‘n’ chips, Inggris
22. Egg tart, Hong Kong
23. Bulgogi, Korea
24. Fried rice, Thailand
25. Chocolate, Meksiko
26. Penang assam laksa, Malaysia
27. Tacos, Meksiko
28. Barbecue pork, Hong Kong
29. Chili crab, Singapura
30. Cheeseburger, Amerika Serikat
31. Fried chicken, Amerika Serikat
32. Lobster, Global
33. Seafood paella, Spanyol
34. Shrimp dumpling, Hong Kong
35. Neapolitan pizza, Italia
36. Moo nam tok, Thailand
37. Potato chips, Amerika Serikat
38. Warm brownie and vanilla ice cream, Global
39. Masala dosa, India
40. Bibimbap, Korea
41. Galbi, Korea
42. Hamburger, Jerman
43. Fajitas, Meksiko
44. Laksa, Singapura
45. Roti prata, Singapura
46. Maple syrup, Kanada
47. Fettucini alfredo, Italia
48. Parma ham, Italia
49. Lechon, Filipina
50. Goi cuon, Vietnam

Sumber survei: CNN Travel World Wide. (DenyR/IwanY)

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Bantahan Survei Kompas, Filsafat Ilmu dan Kisah Angsa Hitam

Cara saya berterima kasih kepada Kompas justru memujinya ketika benar dan mengkritiknya ketika salah. Dan saya berkesimpulan dengan ilmu yang saya pelajari, Kompas telah salah menarik kesimpulan dalam publikasi surveinya di bulan Maret 2019.

KAHMI untuk NKRI

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi