Semarakan HUT Kota Kendari di Bulan Mei, Nissa Sabyan Akan Hibur Para Penggemar

KENDARI, SERUJI.CO.ID – Penyanyi religi yang sedang naik daun, Nissa Sabyan mengaku kangen berkunjung ke Kendari, Sulawesi Tenggara menghibur penggemarnya sekaligus menyemarakkan Hari Jadi ke 188 Kota Kendari, seusai Pemilu.

Dihubungi SERUJI pertelepon, Rabu (10/4) pagi, gadis kelahiran Lumajang, Jatim, 19 tahun silam ini mengaku banyak sohib di Sulawesi Tenggara, khususnya di kawasan Kota Kendari.

Dari kawan kawannya Nissa akhirnya tahu apa kuliner khas warga Kendari, juga tahu mana lokasi wisata yang jadi favorites warga Kendari, bahkan tahu sedikit beberapa kata dalam bahasa Muna, Tolaki, Bugis dan Ereke, komunitas warga daerah Sultra.

“Temen teman yang ngasih tahu semua itu jadi aku paham kalau Kendari seperti halnya kota-kota lainnya yang pernah aku kunjungi, warganya sangat homogen. Dari teman teman aku juga bisa tahu jika mayoritas warga di Kendari adalah Islam dan suka dengan lagu-lagu religi, termasuk lagu-lagu dari Nissa Sabyan. Alhamdulilah…,” tutur Nissa, akrab.

BACA JUGA:  Film Pencemaran Laut Timor Mendunia

Menurut rencana gadis bernama lengkap Khoirunissa yang besar di Bandung ini akan menghibur penggemarnya di Kendari pada 2 Mei mendatang. Nissa datang bersama personil lengkap grup gambusnya, Sabyan.

“Insya allah beberapa syalawat nabi sudah aku siapkan, termasuk lagu Ya Maulana, Law Kana Bainana Habib dan Ya Taiba,” tutur Nissa seraya menambahkan bahwa kunjungan kali pertama di Kendari nanti disponsori oleh Pemerintah Kota Kendari.

Pihak Humas Walikota Kendari membenarkan dalam rangka menyemarakkan pesta ulang tahun ke 188 Kota Kendari, Pemkot mengundang Nissa Sabyan bersama kelompok gambus Sabyan menghibur warga.

Selain diisi dengan hiburan musik religi dari vokalis Nissa Sabyan, hari jadi Kota Kendari juga akan diisi dzikir akbar, pawai hudaya, lomba masak serba ikan, lomba sholawat badar, lomba qasidah, lulo kreasi antar sd-smp dan lomba pidaro bahasa daerah Sultra.

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Dari Plot Pembunuhan Menuju Monarkhi Konstitusional di Arab Saudia

Aneka media luar dan dalam negeri dengan telanjang menggambarkannya. Tim 15 orang memutilasi, memotong korban ketika korban masih hidup. Suara melengking korban kesakitan yang luar biasa terdengar dan terekam.

Enam Pilar Kemerdekaan Ekonomi Bangsa

Walaupun telah merdeka secara politik sejak tahun 1945, akan tetapi RI masih terus tergantung produk perusahaan-perusahaan asing hingga saat ini. Mulai dari bangun pagi ke bangun pagi berikutnya kita menggunakan dan mengkonsumsi produk-produk perusahaan asing.

Terpilih Sebagai Ketua Kadin Surabaya, Ali Affandi: Tantangan ke Depan Sangat Komplek

Menurut putra pertama Ketua Kadin Jatim La Nyalla Mattaliti ini, tantangan Surabaya kedepan sangat komplek. Terlebih JP Morgan mengatakan bahwa pada tahun 2020 akan terjadi krisis global. Untuk itu, katanya, Surabaya harus menguatkan diri dan membentengi para pengusaha agar tetap berdaya dan berjaya.

Tegaskan NasDem Tidak Minta-Minta Jatah Menteri, Paloh: Jika Diperlukan Boleh

"Kami tidak pernah minta-minta menteri, tergantung presiden saja; diperlukan NasBem boleh, tidak diperlukan juga tidak apa-apa," kata Paloh

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Kongres V PDIP: Dihadapan Pimpinan Parpol, Mega Isyaratkan Puan Harus Jadi Ketua DPR RI

Mega mengisyaratkan kursi Ketua DPR RI akan diduduki oleh putrinya yang kini menjabat Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani.

Soal Impor Rektor, KSP: Yang Dimaksud Adalah Berkualifikasi Internasional Bukan Harus Asing

Deputi II Kantor Staf Presiden (KSP) Yanuar Nugroho menjelaskan, wacana pemerintah tersebut sebenarnya berkaitan dengan kualifikasinya berskala internasional, bukan soal kewarganegaraannya.

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Dewan Pers Ingatkan Media untuk Terus Kawal Janji Politik Yang Dilontarkan Pada Pemilu 2019

Menjelang Pemilu 2019 media sibuk membahas tentang persoalan pemilu, namun setelah pemilu media seakan-akan diam.

Nilai Tidak Etis Parpol Pengusung Prabowo Gabung Pemerintah, Begini Kata Pakar Hukum Tata Negara

Saat Pilpres 2019 saling rebut kekuasaan, lantas saat kalah bergabung ke yang menang. Tidak Etis. Kata pakar HKTN ini.

Terbukti Langgar Kode Etik Saat Pemilu 2019, DKPP Copot Ketua KPU Sumut

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut), Yulhasni diberi peringatan keras dan dicopot dari jabatannya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi