Tanggapi Hasil Survei LSI, Sandiaga: Survei Internal Justru Tunjukkan Kami Mengejar

3
147
  • 45
    Shares
Sandiaga Uno
Sandiaga Uno. (foto:Istimewa)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 02 Sandiaga Uno mengatakan bahwa saat ini hasil survei internal menyatakan elektabilitas pasangan Prabowo-Sandiaga terus mengejar pasangan nomor urut 01 Jokowi-KH Ma’ruf Amin.

“Survei kami baru saja dirilis kepada tim karena survei kami internal dan tak pernah kami publikasikan, karena ini bagian dari strategi, menunjukan kami mengejar,” kata Sandiaga di Media Center Prabowo-Sandi, Jakarta Selatan, Selasa (23/10).

Hal tersebut menanggapi hasil survei yang dipublikasikan oleh Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, yang menyebutkan kasus dugaan hoaks penganiayaan Ratna Sarumpaet memiliki efek elektoral, yakni kenaikan sentimen positif bagi Jokowi, menaikan sentimen negatif bagi Prabowo-Sandiaga.

Loading...

Sebanyak 25 persen responden menyatakan bahwa kasus dugaan hoaks itu membuat mereka lebih mendukung Jokowi. Sedangkan 17,9 persen responden menyatakan bahwa kasus itu membuat mereka lebih tidak mendukung Prabowo.

Baca juga: Survei LSI: Kasus Hoaks Ratna Turunkan Sedikit Elektabilitas Prabowo dan Naikkan Jokowi

“Boleh dicek deh survei LSI dibandingkan survei internal kami, saat pilkada di DKI dan pilkada lain. Saya tidak mau membanding-bandingkan, tapi saya terima kasih kepada LSI tetapi data kami tidak menunjukan seperti itu,” kata Sandiaga.

Namun dia sepakat bahwa hoaks harus diperangi. Saat kasus Ratna Sarumpaet, tim Prabowo-Sandiaga yang terkecoh.

“Namun berdasarkan data analisis yang kami miliki bahwa masyarakat simpati kepada Prabowo-Sandi, karena punya rasa iba punya rasa kepedulian yang tinggi, apalagi ini dilakukan kepada perempuan,” kata Sandiaga.

Baca juga: Optimis Raih 60 Persen Suara di Kandang PDIP, Begini Alasan Timses Prabowo-Sandi

Dengan memberikan perlindungan kepada perempuan, justru data yang dimiliki Prabowo-Sandiaga terkait hal ini, menunjukan masyarakat memberikan dukungan.

“Oleh ‘big data’, justru simpatiknya semakin tinggi dan kami belajar banyak dari kejadian tersebut. Sekarang kita melangkah fokus kembali di bidang ekonomi,” kata mantan Wagub DKI Jakarta itu.

Menurut Sandiaga, isu ekonomi ini sempat tidak tersentuh karena pada saat itu sibuk mengurusi kasus tersebut. (Ant/SU01)

3 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU