Optimis Raih 60 Persen Suara di Kandang PDIP, Begini Alasan Timses Prabowo-Sandi

SEMARANG, SERUJI.CO.ID – Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga menarget meraih 60 persen suara di Provinsi yang selama ini dikenal sebagai basis suara Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Provinsi Jawa Tengah.

PDIP adalah motor utama pendukung pasangan nomor urut 01, Jokowi-KH Ma’ruf Amin.

Direktut Materi dan Persiapan Debat timses Prabowo-Sandi, Sudirman Said, optimis bisa mencapai target tersebut dengan mengacu pada perolehan suara saat ia maju dalam Pilgub Jateng yang berhasil meraih 41 persen suara.

“Targetnya 60 persen, kemarin (waktu Pilgub, red) sudah 41 persen. Kita tinggal kerja sedikit lagi, semangat lagi,” kata Sudirman di Semarang, Sabtu (29/9).

Sudirman optimis target tersebut bisa tercapai, apalagi dengan bergabungnya Partai Demokrat ke koalisi pendukung pasangan nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga Uno.

“Apalagi kita tahu pak SBY ahli strategi,” ujar Sudirman.

Dalam Pilgub Jateng yang lalu, Partai Demokrat ikut bergabung dengan partai koalisi PDIP, Golkar, PPP, dan Nasdem mengusung Ganjar Prabowo-Taj Yasin Maimun, berhadapan dengan koalisi Gerindra, PKS, PAN, dan PKB yang mengusung Sudirman-Ida Fauziyah.

Sementara dalam Pilpres 2019, Demokrat beralih mendukung koalisi Prabowo-Sandiaga, dan PKB yang merupakan partai asal Ida Fauziyah mendukung Jokowi-KH Ma’ruf Amin.

(ARif R)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER