Polisi Kerahkan Pasukan Asmaul Husna Amankan Aksi Penolakan Perppu Ormas

1
61
pasukan asmaul husna

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Polda Metro Jaya mengerahkan 299 personel yang berasal dari pasukan Asmaul Husna saat mengamankan aksi demo penolakan pengesahan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) tentang Organisasi Kemasyarakatan di Gedung DPR/MPR RI.

“Ada sekitar 299 personel yang melantunkan lagu (religius) untuk suasana nyaman,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta, Selasa (24/10).

Argo mengatakan Polda Metro Jaya menempatkan polisi wanita (polwan) pada barisan depan untuk mengamankan aksi tersebut yang dibantu TNI dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Argo memperkirakan jumlah massa yang berunjuk rasa menolak pengesahan Perppu Ormas di Gedung DPR/MPR RI mencapai 6.000 orang.

Selain di depan Gedung DPR/MPR RI, petugas gabungan juga mengamankan aksi unjuk rasa di depan Istana Kepresidenan Jakarta Pusat.

“Puluhan ribu kami turunkan karena ada aksi juga di depan Istana Negara,” tutur Argo.

Terkait pengaturan arus lalu lintas, Argo menyatakan petugas telah menyiapkan skenario rekayasa jalan namun diterapkan situasional.

Massa alumni “Aksi 212” menggelar demo menolak pengesahan Perppu Ormas yang bertepatan dengan Sidang Paripurna DPR/MPR RI pada Selasa (24/10). Sebelumnya, elemen masyarakat keagamaan telah menggelar aksi penolakan Perppu tentang Organisasi Kemasyarakatan di Gedung DPR/MPR RI Jakarta Pusat pada 29 September 2017.

Salah satu tokoh politik yang menjadi orator aksi tersebut adalah mantan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais. (Ant/SU01)

Komentar

BACA JUGA

Pemerintah Batalkan Rencana Penunjukan Plt Gubernur dari Polri

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Pemerintah telah membatalkan rencana penunjukan pelaksana tugas, atau disingkat plt gubernur dari Polri, yang sedianya akan mengisi kekosongan kepemimpinan di dua daerah...
Zakat ASN 2,5%

Presiden Tidak Akan Tandatangani UU MD3

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Presiden Jokowi tidak akan menandatangani revisi Undang-Undang No 17 tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD, atau dikenal UU MD3 yang...
pistol, senjata api

Balik Melawan, Polrestro Jakbar Tembak Mati Perampok Bersenjata

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Petugas Polres Metro Jakarta Barat menembak mati perampok bersenjata api, Hendri, lantaran berusaha melawan anggota usai dilakukan penangkapan. "Petugas mengambil tindakan tegas dan...
luhut binsar panjaitan

Luhut: Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Tetap Berlanjut

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan memastikan proyek pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung tetap berjalan meski meleset dari target awal beroperasi. Luhut menggelar...

KPU Bali Targetkan Partisipasi Pemilih Lebihi Nasional

DENPASAR, SERUJI.CO.ID - Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali menargetkan partisipasi pemilih dalam Pilkada 2018 di daerah itu melebihi target nasional yang ditetapkan sebesar 75,5 persen. "Kami...
loading...
Marah

Marah

Marah. Sebuah kata yang sederhana tapi punya implikasi yang besar.  Akibat marah, hubungan silaturrahim badunsanak bisa putus, dengan tetangga tidak berteguran, pejabat bisa kena...

SUARA WARGA MUHAMMADIYAH BISA JADI PENENTU PEMENANG PILGUB JATIM 2018

Suara Warga Muhammadiyah, Bisa Jadi Penentu Pemenang Pilgub Jatim 2018 By: Syaifulloh Penikmat Pendidikan Kedua calon Gubernur Jawa Timur kedua-duanya memiliki back ground dari Ormas terbesar di...
KH. Luthfi Bashori

Nikah Mut’ah Pernah Dihalalkan, Lantas Dilarang Untuk Seterusnya

Sy. Abdulah RA mengisahkan, ia dan para shahabat pergi berperang besama Rasulullah SAW tanpa disertai wanita (istri mereka). Lalu para shahabat bertanya kepada Rasulullah...