Pilkada dan Upaya Pencapaian Titik Kesetimbangan Politik

oleh: Panca Hari Prabowo

SERUJI.CO.ID – Konsolidasi politik selama perhelatan pemilihan kepala daerah di sejumlah wilayah sepanjang 2016 dan akan berlanjut pada 2018 bisa jadi merupakan laboratorium upaya pencapaian titik kesetimbangan politik nasional menjelang pemilu dan pemilihan presiden pada 2019.

Cairnya koalisi politik antarpartai dalam pelaksanaan pilkada bisa menjadi batu loncatan untuk koalisi dalam skala nasional saat pemilu dan pemilihan presiden yang akan berlangsung tak sampai dua tahun mendatang.

Dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 yang baru saja berlalu, Partai Amanat Nasional (PAN) memberikan kejutan ketika pandangan politiknya berkoalisi dengan Gerindra dan PKS saat mengusung pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno. Dalam Pilpres 2014, bisa disaksikan PAN masuk ke dalam koalisi partai yang mendukung Jokowi-Kalla.

Di sisi yang lain, PDIP dan Golkar berada di kubu petahana, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat bersama sebagian besar partai yang mengusung Jokowi-Kalla pada Pilpres 2014.

Apa yang terjadi dalam proses politik menjelang pemilihan kepala daerah di Jawa Timur juga memberikan sinyal konsolidasi terus berlangsung antarkekuatan politik nasional.

Partai Demokrat resmi mengusung Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur 2018.

Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat Amir Syamsuddin mengatakan keputusan partainya mendukung Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak dalam Pilkada Jatim 2018 sudah melalui pertimbangan objektif.

Amir mengatakan Majelis Tinggi Partai Demokrat yang dipimpin Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono merupakan pihak yang berwenang dalam memutuskan dan menyetujui calon-calon gubernur dan wakil gubernur Partai Demokrat yang maju pada pilkada.

Dalam sebuah pertemuan pada pekan lalu, Majelis Tinggi Partai Demokrat membahas pemilihan gubernur dan wakil gubernur di 17 daerah di Indonesia dalam pilkada serentak 2018. Salah satu yang telah diputuskan adalah Pilgub Jawa Timur dengan mendukung Khofifah dan Emil Dardak.

Sejauh ini Khofifah-Emil sudah mengantongi dukungan sejumlah partai, antara lain Demokrat, Nasdem, PPP, Partai Golkar, dan Partai Hanura.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Salah Besar Bila Disebut Konflik Agraria Tidak Ada 3 Tahun Terakhir, Berikut Datanya

Pendapat Guru Besar hukum terkait pernyataan capres nomor urut 01, Jokowi soal tidak adanya sengketa lahan dalam kurun 3 tahun ini di proyek infrastruktur.

Konsisten Kemaruk Kekuasaan

Inilah 4 Keuntungan Membeli Apartemen Tipe Studio

Tinggal di apartemen saat ini sudah menjadi gaya hidup. Lokasi yang strategis dan ditunjang dengan berbagai fasilitas kemudahan menyebabkan banyak masyarakat urban, khususnya para eksekutif muda tertarik untuk tinggal di hunian vertikal.

Aksi Solidaritas Jurnalis-Aktivis di Pengadilan Tinggi Kalsel: Diananta Tidak Sendiri

Para aktivis dan jurnalis terus menggelar aksi solidaritas untuk mantan Pemred Banjarhits, Diananta Putera Sumedi yang disidang sebab menulis berita konflik lahan masyarakat adat versus perusahaan.

Masuki Masa Transisi New Normal, AMSI Jatim Keluarkan 7 Poin Imbauan

Mencermati perkembangan penyebaran Covid-19 di masa transisi New Normal yang semakin meningkat, AMSI Jawa Timur, mengeluarkan 7 poin imbauan.

CFD Kembali Ditiadakan, Fahira: Review dan Evaluasi Kunci Jakarta Kendalikan Covid-19

Senator DKI Jakarta Fahira Idris mengapresiasi keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang kembali meniadakan sementara kegiatan car free day (CFD).

Inilah 5 Kota Yang Jadi Incaran Calon Pembeli Rumah Saat Pandemi Covid-19

Pandemi corona telah mengubah wajah bisnis tanah air, termasuk sektor properti. Jika dulu orang membeli rumah harus datang ke lokasi proyek, sekarang tidak lagi.

Senator DKI: Pasar Harus Jadi Area Paling Aman dari Penyebaran Corona

Pencegahan penyebaran corona di pasar termasuk pasar tradisional menjadi salah satu langkah strategis dan efektif untuk menahan laju dan menghentikan penularan dan penyebaran Covid-19 di Indonesia

TERPOPULER

Cerita Hamzah Izzulhaq, Pengusaha di Bidang Pendidikan Yang Sukses di Usia Muda

Meski terbilang sukses di usia muda, nyatanya perjuangan Hamzah Izzulhaq tidaklah mudah.

Makan Dikit, Perut Kok Buncit?