KPU Lakukan Validasi Surat Suara Pilpres dan Pemilu

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menggelar “Rapat Validasi dan Approval” surat suara kepada pasangan calon presiden dan wakil presiden, serta partai politik peserta Pemilu 2019, di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Jumat (4/1).

Validasi dan approval surat suara dihadiri oleh perwakilan tim kampanye pasangan capres dan cawapres serta pengurus partai politik peserta Pemilu 2019.

Rapat yang dimulai pukul 15.00 WIB dibuka oleh Ketua KPU RI, Arief Budiman didampingi komisoner KPU lainnya.

“Kegiatan validasi dan approval surat suara ini untuk mengecek nama dan foto capres-cawapres yang maju di Pilpres 2019 serta calon anggota legislatif di Pileg 2019,” kata Arief, di Kantor KPU, Jumat (4/1).

Baca juga: KPU Tetapkan DPT Pemilu 2019 Sebanyak 192 Juta

Arief mengatakan, kegiatan ini merupakan tahapan Pemilu yang telah memasuki masa validasi dan approval surat suara untuk calon legislatif di DPR dan Pilpres 2019.

“Untuk DPD, DPRD Provinsi, dan DPRD kabupaten/kota akan dilaksanakan di KPU daerah,” terangnya.

Approval surat suara ini, kata Arief, merupakan bagian akhir dari rangkaian panjang validasi surat suara.

Ia menegaskan penandatanganan oleh delegasi parpol peserta pemilu pada hari ini bukan dilakukan secara tiba-tiba, tetapi dilakukan mulai dari penyusunan DCS hingga penetapan DCT.

Dalam validasi rancangan surat suara, kata Arief, KPU membagikan rancangan surat suara yang telah dilengkapi nama calon, foto dan gelar.

“Kemudian, tim paslon maupun partai politik diminta memeriksa kembali dan memberikan paraf jika tidak ditemukan adanya kesalahan,” terangnya.

Selanjutnya, kata Arief, jika kedua paslon sudah setuju, surat suara akan masuk tahap selanjutnya yaitu produksi, sortir, dan distribusi.

Baca juga: Kotak Suara Kardus, KPU: Hemat Anggaran Hingga 70 Persen

“Saat ini pemenang lelang sudah ada, tapi belum final karena masih dalam massa sanggah hingga 7 Januari 2019. Diharapkan, proses produksi sudah bisa segera dimulai,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Biro Perencanaan dan Data KPU Sumariyandono, mengatakan, dari 16 parpol peserta Pemilu 2019 yang diundang, dua parpol tidak hadir, yakni Partai Garuda dan PKPI. (SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

Sambut Festival Belanja Lajang 11.11, Ecovacs Robotics Beri Promo Diskon Hingga 55%

Perusahaan penyedia Robot Rumah Tangga, ECOVACS ROBOTICS, akan meberikan promos diskon besar-besaran hingga 55% untuk berbagai produk unggulan seperti DEEBOT OZMO T8 AIVI, DEEBOT OZMO T8, dan DEEBOT U2 PRO.

150 Ide Bisnis Terbaik Siap Bersaing dalam DSC XI

Program Initiator DSC XI, Edric Chandra mengungkapkan dii tengah kondisi perekonomian yang masih belum stabil lantaran pandemi COVID-19, semangat gerakan wirausaha justru diterima oleh DSC XI.

Kembali Terjadi, Ratusan Kader Militan PDIP Alihkan Dukungan ke Machfud-Mujiaman

Kader yang tergabung dalam kelompok yang menamakan diri Banteng Ketaton tersebut mendeklarasikan dukungannya pada Ahad (8/11) kemarin di daerah Pandegiling yang dikenal sebagai jantungnya PDI Perjuangan di Surabaya.

Tekan Hoaks Selama Pilkada 2020, AMSI Gelar Cek Fakta di 16 Wilayah

Kegiatan Cek Fakta sebagai bentuk kontribusi AMSI kepada publik dengan memberikan informasi yang bermutu selama masa Pemilihan Kepala Daerah 2020 dan menekan hoaks (mis/disinformasi) yang berpotensi beredar selama berlangsungnya masa kampanye dan Debat Pilkada 2020.

TERPOPULER