Rekapitulasi KPU Jatim: Selesai 23 Kabupaten/Kota, Jokowi Unggul Telak 70,22 Persen

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Timur hingga Rabu (8/9) telah menyelesaikan rekapitulasi perhitungan suara Pemilu 2019 tingkat Provinsi untuk 23 dari 38 Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Jawa Timur.

“Sampai hari keempat kita sudah menyelesaikan 23 Kabupaten/Kota yang telah melakukan proses rapat pleno di tingkat provinisi,” kata Ketua KPU Jatim, Choirul Anam kepada wartawan di lokasi rekapitulasi Hotel Singgasana, Surabaya, Rabu (8/5).

Kabupaten/Kota yang telak selesai proses rekapitulias di pleno KPU Provinsi adalah; Kota Kediri, Kota Blitar, Kota Probolinggo, Kota Pasuruan, Kota Mojokerto, Kota Madiun, Kota Batu, Nganjuk, Ngawi, Bojonegoro, Tuban, Lamongan, Gresik, Lumajang, Pacitan, Ponorogo, Trenggalek, Tulungagung, Blitar, Kediri, Jember, Banyuwangi, dan Bondowoso.

Jokowi-KH Ma’ruf Unggul Telak 70,22 Persen, Prabowo-Sandiaga Hanya Raih Dukungan 29,78 Persen

Hasil rekepitulasi sementara KPU Jatim per 8 Mei 2019, untuk 23 Kab/Kota di Jatim.

Total suara sah dari 23 Kabupaten/Kota tersebut berjumlah 12.533.305 suara. Dan dari jumlah suara sah tersebut, pasangan capres-cawapres nomor urut 01, Jokowi-KH Ma’ruf unggul telak dengan meraih 70,22 persen, atau sejumlah 8.800.340 suara.

Sementara, pasangan Prabowo-Sandiaga hanya meraih dukungan sebanyak 3.732.965 suara atau sebesar 29,87 persen.

Selisih kemenangan Jokowi-KH Ma’ruf dari Prabowo-Sandiaga untuk 23 Kabupaten/Kota yang telah selesai rekapitulasi tersebut adalah 5.067.375 suara.

Anam menargetkan rekapitulasi KPU Jatim akan selesai pada 10 Mei dan segera menyetor hasil pleno itu ke KPU RI.

“Sehingga kisaran tanggal 10 atau 11, kami di Jatim sudah bisa melakukan proses rapt pleno terbuka di KPU RI,” tukasnya.

Jokowi Unggul di 21 Kabupaten/Kota, Prabowo Hanya Unggul di Pacitan dan Bondowoso

Hasil rekepitulasi sementara KPU Jatim per 8 Mei 2019, untuk 23 Kab/Kota di Jatim.

Dari 23 Kbaupaten/Kota yang telah selesai rekapitulasi tersebut, Jokowi-KH Ma’ruf unggul di 21 Kabupaten/Kota, sementara Prabowo-Sandiaga hanya berhasil unggul di Kabupaten Pacitan dan Kabupaten Bondowoso.

Di Pacitan yang merupakan kampung Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Prabowo-Sandiaga berhasil meraih dukungan cukup telak di 66,51 persen, meninggalkan Jokowi-KH Ma’ruf di 33,49 persen.

Di Bondowoso, Prabowo-Sandiaga juga meraih dukungan cukup besar, dengan 56,49 persen, meninggalkan Jokowi-KH Ma’ruf di 43,51 persen.

Hasil rekepitulasi sementara KPU Jatim per 8 Mei 2019, untuk 23 Kab/Kota di Jatim.

Berikut Tabel Rekapitulasi Sementara KPU Jawa Timur Per 8 Mei 2019;

NoKAB/KOTAJOKOWIPRABOWOTOTALJOKOWI (%)PRABOWO (%)
1Kota Kediri143.99138.955182.94678,71%21,29%
2Kota Blitar73.66021.08694.74677,74%22,26%
3Kota Probolinggo85.18460.431145.61558,50%41,50%
4Kota Pasuruan71.35153.943125.29456,95%43,05%
5Kota Mojokerto60.85824.81985.67771,03%28,97%
6Kota Madiun84.99834.069119.06771,39%28,61%
7Kota Batu101.28835.470136.75874,06%25,94%
8Nganjuk541.179131.953673.13280,40%19,60%
9Ngawi424.178118.860543.03878,11%21,89%
10Bojonegoro560.695273.461834.15667,22%32,78%
11Tuban533.704196.103729.80773,13%26,87%
12Lamongan515.751282.300798.05164,63%35,37%
13Gresik506.307252.515758.82266,72%33,28%
14Lumajang386.281265.333651.61459,28%40,72%
15Pacitan116.196230.810347.00633,49%66,51%
16Ponorogo422.016166.716588.73271,68%28,32%
17Trenggalek351.868105.036456.90477,01%22,99%
18Tulungagung550.644122.250672.89481,83%18,17%
19Blitar638.096110.751748.84785,21%14,79%
20Kediri815.883173.098988.98182,50%17,50%
21Jember891.208483.7861.374.99464,82%35,18%
22Banyuwangi711.117273.543984.66072,22%27,78%
23Bondowoso213.887277.677491.56443,51%56,49%
TOTAL8.800.3403.732.96512.533.30570,22%29,78%

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Saldo Rekening Anda Tiba-Tiba Berkurang/Bertambah? Begini Penjelasan Bank Mandiri

Sejak pagi tadi, Sabtu (20/7) beberapa nasabah Bank Mandiri Tbk (BMRI) mengeluhkan saldo di rekeningnya tiba-tiba berubah. Ada yang saldonya berkurang bahkan jadi nol, ada juga yang tiba-tiba bertambah.

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.