Buntut Unjuk Rasa di Jakarta, Polisi Tetapkan 380 Orang Sebagai Tersangka


JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Polda Metro Jaya telah menetapkan sebanyak 380 orang sebagai tersangka, pasca aksi unjuk rasa mahasiswa, pelajar, dan berbagai elemen masyarakat yang berlangsung di Jakarta sejak 23 September 2019.

“Kita tetapkan sekitar 380 tersangka, dari 380 itu ada 179 kita tahan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (4/10).

Sebelumnya, ungkap Argo, polisi telah mengamankan sebanyak 1.365 orang yang diduga terlibat dalam kerusuhan saat bentrokan antara massa dan aparat keamanan di sekitar Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.

Dijelaskan Argo, sebagian tersangka dibolehkan pulang, sementara dari 179 yang ditahan tersebut terdapat dua orang yang berstatus pelajar dan dua lainnya berstatus mahasiswa.

“Dua pelajar yang masih ditahan karena membawa senjata tajam, terkena undang-undang darurat dan dua mahasiswa yang ditahan terkena pasal 170 tentang pembakaran dan perusakan pospol,” jelasnya.

Terkait asal massa yang sempat diamankan polisi tersebut, umumnya berasal dari Depok, Bekasi, Jawa Tengah, Sumatera, Bogor, Jawa Barat dan beberapa daerah lain.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Islam Mementingkan Sasaran, Bukan Sarana

Karena itu, term NKRI Bersyariah, itu sejatinya bid’ah; tidak ada presedennya dalam sejarah Islam alias mengada-ada. Sesuatu yang bid’ah semestinya dijauhi oleh para pengikut Rasulullah Saw. Apalagi jika istilah ini diniatkan untuk hajat politik yang pragmatis.

Breaking News: Akhirnya, Presiden Jokowi Putuskan Tes Massal Covid-19

Tidak mengambil kebijakan Lockdown, Presiden Jokowi akhirnya lebih memilih melakukan tes massal Covid-19.

Tahukah Anda, Berwudhu Dapat Kurangi Risiko Tertular Virus Corona?

Berwudhu merupakan kegiatan yang tak bisa dipisahkan dari muslim.. Tahukah anda bahwa berwudhu bisa mengurangi resiko tertular virus Corona?

Cegah Kepanikan, AMSI Imbau Media Kedepankan Kode Etik dalam Pemberitaan Wabah Corona

Wens menjelaskan beberapa langkah yang harus dilakukan media-media anggota AMSI dalam pemberitaan terkait virus Covid-19 tersebut.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

TERPOPULER

close