Kembali Tentara Zionis Israel Menyerbu Masjid Al Aqsa untuk Lakukan Penangkapan

YERUSALEM, SERUJI.CO.ID – Tentara Israel kembali menyerbu dan memasuki Masjid Al Aqsa di Yerusalem dan melakukan penangkapan pada Jumat (27/7). Polisi Israel berdalih akis itu dilakukan untuk mengejar pemuda yang melempar batu dan petasan ke arah tentara di luar kompleks masjid yang merupakan tempat suci ketiga bagi umat Islam tersebut.

Penyerbuan ini bersamaan dengan tewasnya seorang pria peserta demonstrasi di perbatasan Jalur Gaza akibat tembakan militer Israel menurut petugas medis di Gaza.

Juru bicara kepolisian Israel mengatakan para tentara dikirim ke dalam Masjid Al Aqsa untuk menangkap para pelaku pelemparan batu dan petasan, yang terjadi saat kedua pihak berkonfrontasi di sekitar kompleks masjid.

Hingga kini belum ada kabar mengenai adanya kekerasan di dalam masjid, dengan jamaah yang sudah tua mengatakan mereka diperbolehkan keluar setelah digeledah.

Sejumlah saksi mengatakan sekitar 20 pemuda ditahan polisi dan setelahnya ibadah di dalam masjid dilanjutkan.

Baca juga: Kembali, Israel Tembak Mati Seorang Remaja Palestina

Polisi menyatakan telah menahan 24 orang, dan menambahkan bahwa empat anggota mereka terluka dalam bentrokan tersebut. Sementara otoritas Muslim setempat mengatakan puluhan orang terluka akibat granat setrum polisi Israel.

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER