Gudang Penyimpanan Kotak Suara Terbakar

BAGHDAD, SERUJI.CO.ID –  Kebakaran besar terjadi dan melahap gudang yang menyimpan kotak suara untuk pemilihan anggota Parlemen Irak di pusat Ibu Kota Irak, Baghdad, pada Ahad (10/6).

Satu sumber Kementerian Dalam Negeri Irak mengatakan peristiwa itu terjadi pada sore hari di gudang komisi pemilihan umum di Permukiman Gailani, yang menyimpan kotak suara di sisi timur Risafa di Baghdad dan peralatan penghitungan elektronik.

Asap hitam tebal membubung ke atas lokasi saat si jago merah melahap tiga dari enam gudang yang menyimpan kotak suara, sementara mobil pemadam berusaha memadamkan api dan polisi pertahanan sipil berusaha menyelamatkan sebagian kotak suara.

“Gudang tersebut, yang menyimpan semua kotak suara dari Daerah Risafa terbakar, dan semua kotak suara telah terbakar,” kata Mohammed Ar-Rubei, anggota Dewan Provinsi Baghdad.


Beberapa jam kemudian, api dapat dikendalikan, sementara pasukan keamanan menutup daerah itu dan mencegah awak media memasuki gudang yang terbakar, kata sumber Kementerian Dalam Negeri.

Pasukan keamanan lain mengumpulkan kotak suara yang tidak terbakar dan membawa semuanya ke tempat aman di bawah langkah pengamanan ketat, kata sumber tersebut.

Gudang itu adalah milik Kementerian Perdagangan Irak, dan disewa oleh Komisi Pemilihan Umum untuk menyimpan ribaun kotak suara, tambah sumber tersebut.

Kotak suara yang terbakar adalah bagian dari dari penghitungan ulang suara secara manual, setelah Parlemen Irak pada 6 Juni menyetujui penghitungan ulang keras suara di semua tempat pemungutan suarau di seluruh Irak karena adanya dugaan penipuan dalam pemilihan anggota Parlemen 12 Mei.

Parlemen memberi suara untuk mendukung penskoran sembilan pejabat senior Komisi Tinggi Pemilihan Umum Independen (IHEC), dan mengganti mereka dengan sembilan hakim guna mengawasi kegiatan Komisi Pemilihan Umum selama proses penghitungan ulang.

Pada Ahad (10/6) pagi, Dewan Mahkamah Tinggi menunjuk sembilan hakim untuk mengambil-alih pimpinan Komisi Pemilihan Umum di negeri tersebut dan bukan Dewan Komisris IHEC, kata Abdus-Sattar Al-Biraqdar, Juru Bicara Dewan Mahkamah Agung Irak.

Banyak partai Irak, terutama di wilayah semi-otonomi Kurdi dan daerah sengketa, termasuk Provinsi Kirkuk, telah mengeluh adanya dugaan penyimpangan dan kecurangan dalam pemilihan anggota Parlemen.

Keluhan itu membuat IHEC mendapat tekanan, sebab Komisi Pemilihan Umum belum melakukan penghitungan ulang manual banyak kerta suara dan hanya mengandalkan penghitungan suara elektronik.

Pada 12 Mei, jutaa warga Irak pergi ke 8.959 tempat pemungutan suara di seluruh negeri tersebut untuk memiliki wakil mereka di Parlemen dalam pemilihan umum pertama setelah kemenangan bersejarah Irak atas kelompok IS pada Desember lalu. (Ant/Su02)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Nikmat Allah Jangan Dustakan

Kenapa anak itu bahagia? Karena dia tahu berterimakasih dan menghargai hadiah yang didapatnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Pendidikan Antikorupsi di Perguruan Tinggi

Menurut Laode M Syarif, saat ini 68% pelaku korupsi merupakan lulusan perguruan tinggi. Makanya, perguruan tinggi harus bertanggungjawab atas kejahatan korupsi yang dilakukan lulusannya.

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Pakar Gempa AS Minta Maaf ke Masyarakat NTB Atas Prediksi Potensi Gempa di Lombok

Ahli geologi dan kegempaan asal Amerika Serikat, Prof Ron A Harris meminta maaf kepada masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) atas pernyataanya mengenai hasil penelitian potensi gempa di selatan Lombok, sehingga membuat rasa takut masyarakat.

Indonesia Kecam Dewan Kota Oxford Yang Berikan Penghargaan Pada Benny Wenda

Pemerintah Indonesia mengecam keras pemberian penghargaan oleh Dewan Kota Oxford, Inggris, kepada Benny Wenda, anggota kelompok gerakan separatis Kemerdekaan Papua Barat.

Terbukti Langgar Kode Etik Saat Pemilu 2019, DKPP Copot Ketua KPU Sumut

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut), Yulhasni diberi peringatan keras dan dicopot dari jabatannya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

Kasus Korupsi Jasmas, Wakil Ketua DPRD dari Gerindra Ini Dijebloskan ke Rutan Medaeng

Wakil Ketua DPRD Surabaya dari Partai Gerindra, Darmawan (Aden) usai diperiksa sebagai saksi terkait aliran dana Jasmas senilai Rp4,9 miliar yang bermasalah tersebut, Selasa (16/7) langsung ditahan penyidik Kejari Tanjung Perak.

Pendidikan Antikorupsi di Perguruan Tinggi

Menurut Laode M Syarif, saat ini 68% pelaku korupsi merupakan lulusan perguruan tinggi. Makanya, perguruan tinggi harus bertanggungjawab atas kejahatan korupsi yang dilakukan lulusannya.

Wow, Utang Pemerintah Kembali Naik Capai Rp4.570 Triliun, Beginilah Posturnya

Jika dibandingkan dengan posisi utang pemerintah pada akhir Desember 2018 yang berjumlah Rp3.995,25 triliun, utang pemerintah pusat ini mengalami kenaikan sebesar 14,39% atau sebesar Rp574,92 triliun.

Terbukti Langgar Kode Etik Saat Pemilu 2019, DKPP Copot Ketua KPU Sumut

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut), Yulhasni diberi peringatan keras dan dicopot dari jabatannya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

Ucapkan Selamat Pada Jokowi, Prabowo: Kami Siap Membantu Jika Diperlukan

Prabowo juga menyatakan kesiapannya untuk membantu pemerintahan Jokowi bila diperlukan untuk kepentingan rakyat. “Menjadi Presiden itu mengabdi. Masalah yang dihapi besar, kami siap membantu kalau diperlukan untuk kepentingan rakyat,” ujar Prabowo.

Jokowi-Prabowo Bertemu, Berakhirlah Era Cebong-Kampret

Akhirnya Presiden terpilih dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, Jokowi bertemu dengan calon Presiden Prabowo Subianto. Pertemuan bersejarah itu terjadi di stasiun Moda Raya Terpadu (MRT) Lebak Bulus Jakarta Selatan, Sabtu (13/7) pukul 10.00 WIB.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Pendidikan Antikorupsi di Perguruan Tinggi

Menurut Laode M Syarif, saat ini 68% pelaku korupsi merupakan lulusan perguruan tinggi. Makanya, perguruan tinggi harus bertanggungjawab atas kejahatan korupsi yang dilakukan lulusannya.

Wow, Utang Pemerintah Kembali Naik Capai Rp4.570 Triliun, Beginilah Posturnya

Jika dibandingkan dengan posisi utang pemerintah pada akhir Desember 2018 yang berjumlah Rp3.995,25 triliun, utang pemerintah pusat ini mengalami kenaikan sebesar 14,39% atau sebesar Rp574,92 triliun.