Gudang Penyimpanan Kotak Suara Terbakar

0
12
Petugas keamanan sedang membawa kotak suara dari tempat penyimpanan yang terbakar (foto:Reuters)

BAGHDAD, SERUJI.CO.ID –  Kebakaran besar terjadi dan melahap gudang yang menyimpan kotak suara untuk pemilihan anggota Parlemen Irak di pusat Ibu Kota Irak, Baghdad, pada Ahad (10/6).

Satu sumber Kementerian Dalam Negeri Irak mengatakan peristiwa itu terjadi pada sore hari di gudang komisi pemilihan umum di Permukiman Gailani, yang menyimpan kotak suara di sisi timur Risafa di Baghdad dan peralatan penghitungan elektronik.

Asap hitam tebal membubung ke atas lokasi saat si jago merah melahap tiga dari enam gudang yang menyimpan kotak suara, sementara mobil pemadam berusaha memadamkan api dan polisi pertahanan sipil berusaha menyelamatkan sebagian kotak suara.

“Gudang tersebut, yang menyimpan semua kotak suara dari Daerah Risafa terbakar, dan semua kotak suara telah terbakar,” kata Mohammed Ar-Rubei, anggota Dewan Provinsi Baghdad.

Beberapa jam kemudian, api dapat dikendalikan, sementara pasukan keamanan menutup daerah itu dan mencegah awak media memasuki gudang yang terbakar, kata sumber Kementerian Dalam Negeri.

Pasukan keamanan lain mengumpulkan kotak suara yang tidak terbakar dan membawa semuanya ke tempat aman di bawah langkah pengamanan ketat, kata sumber tersebut.

Gudang itu adalah milik Kementerian Perdagangan Irak, dan disewa oleh Komisi Pemilihan Umum untuk menyimpan ribaun kotak suara, tambah sumber tersebut.

Kotak suara yang terbakar adalah bagian dari dari penghitungan ulang suara secara manual, setelah Parlemen Irak pada 6 Juni menyetujui penghitungan ulang keras suara di semua tempat pemungutan suarau di seluruh Irak karena adanya dugaan penipuan dalam pemilihan anggota Parlemen 12 Mei.

Parlemen memberi suara untuk mendukung penskoran sembilan pejabat senior Komisi Tinggi Pemilihan Umum Independen (IHEC), dan mengganti mereka dengan sembilan hakim guna mengawasi kegiatan Komisi Pemilihan Umum selama proses penghitungan ulang.

Pada Ahad (10/6) pagi, Dewan Mahkamah Tinggi menunjuk sembilan hakim untuk mengambil-alih pimpinan Komisi Pemilihan Umum di negeri tersebut dan bukan Dewan Komisris IHEC, kata Abdus-Sattar Al-Biraqdar, Juru Bicara Dewan Mahkamah Agung Irak.

Banyak partai Irak, terutama di wilayah semi-otonomi Kurdi dan daerah sengketa, termasuk Provinsi Kirkuk, telah mengeluh adanya dugaan penyimpangan dan kecurangan dalam pemilihan anggota Parlemen.

Keluhan itu membuat IHEC mendapat tekanan, sebab Komisi Pemilihan Umum belum melakukan penghitungan ulang manual banyak kerta suara dan hanya mengandalkan penghitungan suara elektronik.

Pada 12 Mei, jutaa warga Irak pergi ke 8.959 tempat pemungutan suara di seluruh negeri tersebut untuk memiliki wakil mereka di Parlemen dalam pemilihan umum pertama setelah kemenangan bersejarah Irak atas kelompok IS pada Desember lalu. (Ant/Su02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Bek Brazil Dipastikan Absen Melawan Kosta Rika

SOCHI, SERUJI.CO.ID -  Bek Brazil Danilo dipastikan absen untuk pertandingan Grup E melawan Kosta Rika pada Jumat (22/6) karena ia mengalami masalah pada pahanya dan...
tenggelam

Ratusan Orang Tewas Tenggelam di Pantai Libya

JENEWA, SERUJI.CO.ID -  Komisariat Tinggi PBB Urusan Pengungsi (UNHCR) pada Kamis (21/6) mengatakan sebanyak 220 orang tewas-tenggelam di lepas pantai Libya dalam beberapa hari belakangan...

Bolos Hari Pertama Kerja, Ini Ultimatum Gubernur untuk ASN

PALU, SERUJI.CO.ID - Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola melalui Asisten Administrasi Umum dan Organisasi Mulyono mengultimatum dan melakukan pemotongan tunjangan kinerja (tukin) bagi Aparatur Sipil...

Puluhan Orang Tewas Akibat Kolera di Nigeria

ABUJA, SERUJI.CO.ID - Sedikitnya 25 orang telah meninggal akibat kolera sejak wabah penyakit yang menular melalui air tersebut muncul pada Mei di Negara Bagian Adamawa,...

Polisi Selidiki Tenggelamnya KM Sinar Bangun

SIMALUNGUN, SERUJI.CO.ID - Pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan untuk menentukan kemungkinan adanya unsur pidana dalam peristiwa tenggelam KM Sinar Bangun di perairan Danau Toba yang...