Pemimpin Belum Lulus

Jakarta, Seruji.com– Baik buruk sebuah masyarakat di tentukan oleh pemimpinnya, jika pemimpinnya baik maka masyarakat pun ikut baik, namun jika pemimpinnya rusak maka rusak pula masyarakatnya.

Hal seperti ini telah di wartakan oleh baginda Rasulullah Saw, bahwa tanda tanda sebuah masyarakat yang rusak dan di antaranya sebagai tanda kiamat ialah saat diserahkan kepemimpinan kepada orang-orang yang bodoh, yang tidak dekat dengan Al Qur’an dan As sunnah dan juga tidak mendengarkan nasihat dari para ulama akhirat.

Telah bersabda Rasulullah Saw :

abir ibn Abdillah r.a meriwayatkan, bahwa Rasulullah s.a.w. berkata kepada Ka’ab ibn ‘Ajrah, “ Semoga Allah melindunginya dari kepemimpinan orang bodoh, wahai Ka’ab. ” Ka’ab lantas bertanya, “ Apakah yang dimaksud kepemimpinan orang-orang bodoh, wahai Rasulullah ? “ Nabi menjawab, “ Sepeninggalku nanti, akan muncul para pemimpin yang tidak mengikuti petunjukku dan tidak pula mengambil sunnah-sunnahku. Barangsiapa membenarkan kedustaan mereka serta mendukung kezaliman mereka, maka mereka itu bukan termasuk golonganku dan aku pun bukan bagian dari mereka. Mereka tidak akan dapat mendekati telagaku. Barangsiapa tidak membenarkan kedustaan mereka dan tidak emndukung kezaliman mereka, maka mereka termasuk golonganku dan aku pun merupakan bagian dari mereka, dan mereka akan mendapatkan bagian dari telagaku. Wahai Ka’ab ibn ‘Ajrah, puasa adalah perisai, sedekah dapat menghapus kesalahan, dan shalat merupakan kedekatan atau petunjuk. Wahai Ka’ab ibn ‘Ajrah, daging yang tumbuh dari barang haram tidak akan masuk surga, dan neraka lebih utama untuknya. Wahai Ka’ab ibn ‘Ajrah, manusia ada dua, ada yang menyerahkan jiwanya (kepada Allah) dan ada yang membiarkannya atau membinasakannya.”

(HR.Imam Ahmad dan Imam bazzar)

Dan dalam hadits lain Rasulullah Saw bersabda :

“Hari Kiamat belum akan terjadi sampai nanti kabilah-kabilah dikuasai oleh orang munafk dari kalangan mereka.”

(HR.Imam At Thabrani)

Yang di maksud pemimpin bodoh dalam hadits di atas adalah cara berpikir yang lemah, mementingkan golongan/pribadi, tidak amanah cenderung mencari cari pembenaran bukan pembenahan, tidak adil, dan tidak mempunyai ilmu pengetahuan tentang bagaimana cara menjadi pemimpin, minimal ia bisa memimpin dirinya sendiri juga keluarganya kalau hal seperti itu tidak terpenuhi bagaimana mungkin bisa mengatur orang lain.

Apabila para penguasa, pemimpin hingga pejabat publik seperti ini. Maka tidak heran masyarakatnya rusak, yang pendusta di katakan jujur, yang jujur di anggap pendusta, pengkhianat di anggap orang yg terpercaya, orang yang terpercaya di anggap pengkhianat, banyak orang bodoh yang bicara dan orang cerdas pintar hanya diam alias jadi penonton.

Wallahu A’lam bishawab. (Jamal)

Keterangan foto: Ilustrasi (ist)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Terpilih Secara Aklamasi, Sutopo Kristanto Pimpin IKA ITS Periode 2019-2023

Pria kelahiran Tulungagung, 25 Desember 1954 ini menggantikan Ketua Umum sebelumnya, Dwi Sutjipto yang merupakan Kepala SKK Migas. Adapun Sutopo sehari-harinya adalah Presiden Direktur PT Jaya Konstruksi.

“Tenggelamkan!” Yang Populer di Era Susi Pudjiastuti, Bakal Hilang di Era Edhy Prabowo

"Tenggelamkan!" yang selama 5 tahun belakangan akrab di telinga masyarakat, akan hilang pasca Susi tidak lagi menjabat sebagai Menteri KKP, digantikan politisi Gerindra, Edhy Prabowo.

Bantah Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, Begini Penjelasan Pemprov DKI

Malah kata Syaefuloh, Pemprov DKI Jakarta terus melakukan peningkatan anggaran rehabilitasi total gedung sekolah secara signifikan, terutama pada 2017 sampai 2020

Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, PSI: Bukti Kepedulian Anies Sangat Rendah Pada Pelajar

Diungkapkan Anggara, bahwa untuk melaksanakan perhelatan balap mobil listrik tersebut, Pemprov DKI menganggarkan sebesar Rp1,16 triliun. Namun, anggaran sebesar itu ternyata diambil dengan cara memangkas anggaran lain yang jauh lebih penting.

Bertemu Dubes Saudi Siang Ini, Menhan Prabowo Akan Bahas Soal Habib Rizieq

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pukul 15.00 WIB tersebut, Prabowo berharap dapat juga membahas soal klaim HRS yang mengatakan dicekal Kerajaan Arab Saudi.

Setelah 25 Tahun Bekerja Sebagai Dokter, Baru Ketahuan Ijazah Yang Digunakan Palsu

Ijazah kedokteran SU diketahui palsu setelah 25 tahun bekerja sebagai dokter di PT Pelni.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close