KHAMENEI TEWAS! Israel-AS Habisi Pemimpin Tertinggi Iran di Kantornya Siang Bolong

TEHERAN, SERUJI.CO.ID Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran selama lebih dari tiga dekade, tewas pada Sabtu, 28 Februari 2026, saat serangan udara militer gabungan Israel dan Amerika Serikat menghantam kompleks kantornya di jantung Kota Teheran — di siang hari bolong, tepatnya sekitar pukul 10.00 pagi waktu Teheran.

Tubuhnya ditemukan di bawah puing-puing. Media negara Iran mengonfirmasi kematiannya dan menyebutnya sebagai “syahid.”

📋 Data Kematian Khamenei — Terverifikasi 6+ Sumber Independen

Nama Lengkap Ayatollah Seyyed Ali Hosseini Khamenei
Tanggal Wafat Sabtu, 28 Februari 2026
Waktu Serangan ±10.00 pagi waktu Teheran (01.30 dini hari EST / 13.30 WIB)
Usia 86 Tahun
Lokasi Kantornya di Kompleks Kediaman Resmi, Teheran
Posisi Saat Tewas Di kantor — bukan bunker atau lokasi persembunyian
Penyebab Serangan Udara Israel, dikoordinasi bersama AS
Nama Operasi Israel Operation Raging Lion
Nama Operasi AS Operation Epic Fury
Lama Berkuasa 36 Tahun (1989–2026)
Status Iran Berkabung Nasional 40 Hari

🎯 Serangan Siang Bolong yang Mengguncang Dunia

Tepat pukul 10.00 pagi waktu Teheran — hari Sabtu, hari kerja pertama di Iran — ratusan pesawat tempur Israel bersama kekuatan laut dan udara Amerika Serikat melancarkan gempuran serentak ke berbagai kota besar Iran: Teheran, Isfahan, Qom, Karaj, dan Kermanshah.

Israel menamai operasinya “Operation Raging Lion”, sementara Pentagon menyebutnya “Operation Epic Fury”. Serangan diluncurkan dari udara dan laut menggunakan rudal Tomahawk, HIMARS, senjata standoff, dan drone.

Tujuh rudal dikonfirmasi menghantam kawasan tempat Khamenei biasa berkantor — satu distrik di Teheran yang juga menjadi lokasi Istana Presiden dan Dewan Keamanan Nasional Iran.

Militer Israel mengklaim sekitar 200 pesawat tempur dikerahkan untuk menyerang lebih dari 500 target militer. Citra satelit Airbus memperlihatkan asap hitam tebal membumbung dari kompleks tersebut.

💀 Ditemukan di Bawah Puing Kantornya Sendiri

Saat serangan berlangsung, Khamenei tengah berada di kantornya di dalam kompleks kediamannya — bukan di bunker rahasia atau tempat persembunyian. Fakta ini dikonfirmasi oleh kantor berita Fars milik negara Iran.

Tubuhnya kemudian ditemukan di bawah reruntuhan bangunan kantornya. Dokumentasi jenazahnya dilaporkan telah ditunjukkan langsung kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

🕊️ Anggota Keluarga Khamenei yang Juga Tewas

  • Putri Khamenei
  • Menantu laki-laki (suami putrinya)
  • Cucu Khamenei
  • Menantu perempuan (istri putranya) — masih dalam konfirmasi

Sumber: Fars News Agency, dikutip CNBC dan Jerusalem Post, 28 Februari 2026

👤 36 Tahun Mengenggam Kekuasaan Iran

Lahir di Masyhad, Iran timur laut, pada April 1939, Khamenei adalah pemimpin tertinggi kedua Republik Islam Iran. Ia pernah selamat dari upaya pembunuhan pada Juni 1981 saat bom meledak dalam pidatonya di sebuah masjid di Teheran — insiden yang melumpuhkan tangan kanannya seumur hidup.

Khamenei menjabat presiden Iran sebelum naik menjadi pemimpin tertinggi pada 1989 setelah wafatnya Ayatollah Khomeini. Selama 36 tahun, ia membangun kendali atas militer, media, dan peradilan Iran, sekaligus mendirikan jaringan proksi regional dari Hizbullah di Lebanon hingga Hamas di Gaza.

“Khamenei, salah satu orang paling jahat dalam sejarah, sudah mati. Dia tidak mampu menghindari sistem intelijen dan pelacakan canggih kami.”
— Presiden AS Donald Trump, melalui Truth Social, 28 Februari 2026

🌍 Dunia Terbelah: Berkabung dan Perayaan

Kematian Khamenei memicu reaksi yang sangat kontras. Pemerintah Iran mengumumkan berkabung nasional 40 hari. Namun di sejumlah sudut Teheran, warga justru merayakannya dengan bersorak, menyanyikan “Kematian untuk Republik Islam” dan “Hidup Sang Shah”.

Iran membalas dengan menghujani Israel, pangkalan militer AS di kawasan, serta negara-negara Teluk dengan rudal dan drone — termasuk menyerang Dubai dan Bandara Kuwait yang menimbulkan korban jiwa. Rusia mengecam serangan sebagai pelanggaran hukum internasional. Uni Eropa menyerukan deeskalasi segera.

⚠️ Rantai Komando Lumpuh, Masa Depan Iran Tidak Pasti

Selain Khamenei, Israel mengklaim turut membunuh sejumlah pejabat senior Iran, termasuk Panglima IRGC Mohammad Pakpour, Menteri Pertahanan Amir Nasirzadeh, Kepala Staf Angkatan Bersenjata Mohammad Bagheri, dan penasihat Khamenei Ali Shamkhani.

Pejabat senior yang dilaporkan selamat adalah Ali Larijani, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, yang langsung bersumpah akan memberikan Iran “pelajaran yang tidak terlupakan.”

Konstitusi Iran mengamanatkan roda pemerintahan sementara dipegang oleh triumvirat — presiden, ketua mahkamah agung, dan satu ulama dari Dewan Wali — hingga Majelis Ahli yang beranggotakan 88 ulama memilih pemimpin tertinggi baru.

Namun para analis memperingatkan bahwa IRGC berpotensi mengambil alih kekuasaan secara de facto, dan bahwa ini adalah krisis kepemimpinan terbesar dalam sejarah Republik Islam Iran.

Catatan Redaksi: Artikel ini merupakan breaking news yang masih berkembang. Seluruh fakta telah diverifikasi dari minimal tiga sumber independen: AP, CNN, Washington Post, Wikipedia, USNI News, CNBC, dan Fox News. Koreksi dari versi sebelumnya: waktu serangan adalah siang hari (±10.00 pagi waktu Teheran), bukan malam hari. Redaksi akan memperbarui artikel ini secara berkala.

Ingin mengabarkan peristiwa atau menulis opini? Silahkan tulis di kanal WARGA SERUJI dengan klik link ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

BERITA TERBARU

TERPOPULER