Dikecam Dunia, Militer Israel Berjanji Selidiki Pembunuh Perawat Razan al-Najar

0
286
Ribuan pelayat turut mengantar pemakaman Razan al-Najar, yang tewas ditembak militer Israel.

YERUSALEM, SERUJI.CO.ID – Militer Israel pada Sabtu (2/6) waktu setempat berjanji akan menyelidiki pembunuhan terang-terangan oleh pasukannya atas perawat Palestina pada Jumat pada saat berlangsungnya unjuk rasa di sepanjang perbatasan Gaza.

Pejabat dan saksi mengatakan pasukan Israel menembak mati relawan kesehatan, Razan al-Najar yang masih berusia 21 tahun, saat Razan berlari menuju pagar perbatasan, timur kota Gaza selatan Khan Younis, dalam upaya menjangkau korban unjuk rasa akibat kekerasan militer Israel.

Militer Israel berkilah bahwa saat itu pejuang Palestina menyerang pasukannya di sepanjang perbatasan itu dengan tembakan dan granat.

Dalam pernyataan tertulis pada Sabtu, militer Israel mengatakan akan menyelidiki kematian al-Najar.

Sementara itu, ribuan orang menghadiri pemakaman Razan al-Najar di Gaza pada Sabtu, termasuk beberapa orang yang ia rawat ketika mereka terluka saat unjuk rasa di perbatasan sebelumnya.

Tubuh Razan dibungkus dengan bendera Palestina dan diarak melalui jalan-jalan dengan tandu oleh pelayat.

“Dengan jiwa dan darah kami, kami melepaskanmu, martir Razan,” kata pelayat berteriak ketika jasad itu dibawa ke rumahnya untuk perpisahan terakhir sebelum dimakamkan.

Penduduk mengatakan, al-Najar adalah tokoh populer di tempat-tempat protes dan gambar-gambar yang menggambarkan dirinya sebagai malaikat yang beredar di media sosial Palestina.

Kematiannya membuat warga Palestina tewas menjadi 119 orang dalam unjuk rasa mingguan yang diadakan pada 30 Maret di Jalur Gaza, daerah kantong yang dikendalikan oleh kelompok Islamis Hamas dan subyek panjang untuk mengekang embargo Israel dan Mesir.

Utusan perdamaian Timur Tengah Amerika Serikat Nickolay Mladenov mengatakan di “Twitter”: “Tenaga medis adalah #NotATarget (#BukanSasaran)!” “#Israel perlu mengkalibrasikan penggunaan kekuatannya dan Hamas perlu mencegah kejadian di pagar. Peningkatan ketegangan hanya menambah banyak korban jiwa,” tambahnya.

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
Sohibul Iman - Sudirman Said

Sudirman: 27 Juni Akan Muncul Pemimpin Baru Yang Bekerja Keras untuk Rakyat

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Calon Gubernur nomor urut dua dalam Pilgub Jateng 2018, Sudirman Said, optimis akan lahir pemimpin baru di Jawa Tengah usai pencoblosan...
habib rizieq shihab

Miliki Pengaruh Besar, Tempatkan Habib Rizieq Sebagai Pemimpin Umat Saat Ini

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Pengamat komunikasi politik Universitas Paramadina, Hendri Satrio mengungkapkan bahwa pengaruh Habib Rizieq Shihab sangat diperhitungkan jelang pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Hal itu,...

Terkait SP3 Kasus Habib Rizieq, Jokowi: Tidak Ada Intervensi Pemerintah

TANGERANG, SERUJI.CO.ID - Presiden Jokowi menegaskan bahwa tidak ada intervensi pemerintah dalam penerbitan surat perintah penghentian penyidikan (SP3) kasus dugaan "chat" berkonten pornografi yang melibatkan...

Kemendagri Dukung Ketegasan Kapolri Menjaga Netralitas Polri di Maluku

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Kementerian Dalam Negeri menyatakan mendukung ketegasan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dalam menjaga netralitas Pilkada di Maluku. "Tentu kami 'respect' dan mendukung atas...

Bantah Karena Ketidaknetralan, Polri Enggan Jelaskan Alasan Mutasi Wakapolda Maluku

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Kadivhumas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto membantah mutasi jabatan Brigjen Pol Hasanuddin sebagai Wakapolda Maluku akibat ketidaknetralan Hasanuddin dalam mengawal pelaksanaan Pemilihan...