🔮 KESIMPULAN: SKENARIO PALING MUNGKIN
Berdasarkan keseluruhan data dan analisis dari berbagai lembaga riset keamanan terkemuka, skenario yang paling realistis adalah konflik singkat intens selama 7–30 hari — lebih besar dari perang 12 hari Juni 2025, namun tidak berkembang menjadi invasi darat.
AS dan Israel akan berusaha menghancurkan infrastruktur rudal, komando militer, dan sisa program nuklir Iran. Iran akan membalas dengan rudal ke Israel dan pangkalan AS di Teluk, sambil mengaktifkan proksi dan operasi siber.
Pada akhirnya, kelelahan kedua pihak dan mediasi negara-negara kawasan seperti Qatar dan Oman akan membuka jalan menuju gencatan senjata baru.
Namun satu variabel yang membuat semua prediksi menjadi tidak pasti adalah ambisi Trump soal regime change. Jika itu benar-benar menjadi tujuan operasi ini, dunia sedang menyaksikan konflik yang tidak memiliki peta jalan yang jelas — dan tidak ada yang tahu persis di mana garis akhirnya.
📚 Sumber Analisis: CNN Live Updates (28/2/2026), Al Jazeera, Reuters, CBS News, CNBC,
Middle East Institute, CSIS (Center for Strategic & International Studies), Atlantic Council,
Critical Threats Project (AEI-ISW), Alma Research Center, Times of Israel, Military.com,
Wikipedia — 2026 Iran–United States Crisis, FDD Long War Journal.
Ditulis oleh Redaksi | 28 Februari 2026 | Diperbarui secara berkala
