Ustadz Tengku Zulkarnain Dipolisikan Caleg PKB soal Cuitan Aksara Mandarin

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Wakil Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DKI Jakarta, Heriandi Lim, melaporkan Ustadz Tengku Zulkarnain ke Bareskrim Polri. Ustadz Tengku Zulkarnain dipolisikan lantaran cuitannya tentang foto poster kampanye caleg yang menggunakan aksara Mandarin dinilai merugikan Heriandi.

“Itu saya menggunakan aksara Mandarin, benar itu nama Tionghoa saya. Dan bagi saya tidak ada masalah. Saya nggak tahu kenapa dia mempermasalahkannya,” kata Heriandi di Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Ahad (6/1).

Alasan Heriandi menggunakan aksara Mandarin untuk menarik suara konstituennya yang kebanyakan merupakan Tionghoa.

“Itu nama saya. Tujuannya untuk orang yang paham. Karena konstituen saya kan orang tua. Sama seperti warga-warga lain yang memakai kultur lamanya, simbol lamanya untuk dipahami orang tua,” ujarnya.

Baca juga: Dipolisikan Jokowi Mania, Begini Respons Ustadz Tengku Zulkarnain

Heriandi pun menunjukkan cuitan Ustadz Tengku Zulkarnain yang diunggah pada Rabu (2/1) lalu. Berikut bunyi cuitan yang dilaporkan:

“Ini adalah Lembar Kampanye Calon Legislatif. Pertanyaannya, dari Negara Manakah Para Caleg Ini…? Jika Ini Benar Lembar Kampanye dari NKRI, Bagaimana Perasaan Anda Semua…? Senang kah…? Atau jengkel…? Monggo…”

Pantauan SERUJI, cuitan tersebut sudah tidak ada lagi di akun Twitter @ustadtengkuzul.

Heriandi mengaku pertama kali mengetahui informasi tersebut dari Facebook dan beberapa temannya yang mengirimkan link Twitter Ustadz Tengku Zulkarnain. Komentar warganet atas cuitan Tengku juga disebut bernada negatif.

Baca juga: Yusril: Polisi Sebaiknya Tak Memproses Pelaporan Ustadz Tengku Zulkarnain

“Itu ada beberapa ujaran untuk tidak memilih saya. Terus ada kiriman link dari teman, bahwa ada seruan untuk tidak memilih saya di Twitter itu. Lalu saya lihat ke akun Twitter itu ternyata benar,” kata Heriandi.

“Ada seorang yang melakukan opini untuk materi kampanye saya. Karena itu saya lihat ke komentarnya, semua tidak mengenakkan. Beberapa teman saya yang tahu juga merasa tidak enak. Makanya hari ini saya ke sini untuk lapor,” imbuhnya.

Heriandi mempolisikan Ustadz Tengku Zulkarnain karena dirasa telah mencemarkan nama baiknya dan menyebarkan ujaran kebencian. Ia mengaku sempat diperingatakan agar tidak melapor, namun akhirnya tetap memilih datang ke Bareskrim agar Ustadz Tengku Zulkarnain jera.

Laporan Heriandi teregister dengan nomor TBL/0014/1/2019/Bareskrim tanggal 6 Januari 2019. (SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Pasca Kecelakaan Tulang Belakang, Kaki Sering Nyeri dan Perih, Apa Sebabnya?

Pada 16 tahun yang lalu saya pernah kecelakaan dan tiga ruas tulang belakang remuk. 3 bulan awal kaki kiri saya tidak bisa berjalan, 6 bulan berikutnya sudah bisa jalan walaupun tidak sekuat kaki kanan, sampai sekarang.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Ternyata Menteri Agama Berasal dari Ormas Islam Yang Sama dengan Ustadz Tengku Zulkarnain

Fachrul Razi tercatat sebagai anggota Majelis Amanah Pusat PB Math'laul Anwar sejak 2018 berdasarkan Surat Keputusan nomor A.166/KPTS/PBMA/V/2018 yang ditandatangani Ketua Umum PB MA, Ahmad Sadeli Karim dan Sekjen Oke Setiadi

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi