Ternyata Relawan Jagad yang Pasang Foto Gatot di Posko BPN Solo

SOLO, SERUJI.CO.ID – Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo sempat menyampaikan keberatan pemasangan fotonya dirinya di spanduk di atas baliho Posko Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi di Solo.

BPN merespons cepat dengan meminta maaf dan menurunkan spanduk tersebut. Namun, BPN mengaku pihaknya tidak memasangnya.

Ternyata pemasangnya adalah relawan Jaringan Nasional Garda Depan (Jagad), yang merupakan relawan pendukung Gatot Nurmantyo yang dulu pernah menjagokannya maju Pilpres 2019. Hal ini diakuinya dalam jumpa pers di Solo hari ini.

“Kami, Jagad yang memasang spanduk itu. Saya siap bertanggung jawab,” kata Ketua Presidium Jagad, Agus Yusuf, dalam jumpa pers di Solo, Selasa (15/1).

Pemasangan spanduk berfoto Gatot, kata Agus, sama sekali tidak terkait dengan dukung-mendukung di Pilpres 2019. Niatnya hanyalah memberi selamat kepada BPN.

Baca juga: Minta Foto Yang Dicatut BPN Prabowo di Solo Diturunkan, Jenderal Gatot: Secepatnya

“Niat kita murni memberi ucapan selamat ke BPN, seperti PDIP yang memberikan karangan bunga. Terkait pemasangan spanduk di atas baliho, memang sisa tempatnya tinggal di situ,” ujar dia.

Ia mengaku spanduk tersebut dipasang pada Kamis malam, sehari sebelum posko diresmikan pada Jumat (11/1). Spanduk tersebut telah diturunkan Sabtu keesokan harinya.

Terlepas dari spanduk, Agus mengatakan bahwa saat ini Gatot Nurmantyo tidak memihak salah satu pasangan calon. Relawan Jagad pun masih belum memutuskan untuk mengikuti keputusan Gatot.

Baca juga: BPN Prabowo Minta Maaf dan Copot Baliho yang Ada Foto Gatot Nurmantyo

“Pak Gatot membebaskan kita (mendukung), karena beliau sendiri netral. Kami baru akan menentukan keputusan setelah Rakornas pada Februari mendatang,” pungkasnya. (SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER