Minta Foto Yang Dicatut BPN Prabowo di Solo Diturunkan, Jenderal Gatot: Secepatnya

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Sebuah baliho besar dipasang di Posko Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga di Kota Solo. Di baliho yang menutupi hampir keseluruhan lantai dua posko tersebut, terdapat foto mantan Panglima TNI, Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo.

Foto Gatot terletak di sisi kiri atas baliho yang diikuti tulisan yang mengesankan ucapan selamat dari Gatot yang berbunyi ‘Selamat & Sukses Peresmian Kantor Pusat BPN’.

Mendapati informasi tersebut, Gatot menegaskan bahwa ia tidak tahu menahu atas pemasangan foto dirinya di baliho tersebut.

“Saya nyatakan bahwa saya tidak tahu menahu, tidak pernah dimintai persetujuan atau diberi pemberitahuan baik secara lisan maupun verbal,” tegas Gatot lewat akun twitter resminya @Nurmantyo_Gatot, Sabtu (12/1) malam.

Pria yang sempat digadang-gadang berbagai kalangan untuk maju di Pilpres 2019 sebagai capres ini meminta agar fotonya segera diturunkan.

“Untuk itu, saya mohon agar foto saya diturunkan dari baliho tersebut secepatnya,” tukas Gatot.

Pantauan SERUJI, Ahad (13/1) siang, cuitan Gatot tersebut mendapat perhatian warganet. Sebanyak 1247 komentar memenuhi cuitan tersebut, dan direetwet 2347 kali.

Salah satu akun yang menanggapi adalah @PriyoBudiS milik Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandiaga.

“Terima kasih infonya, saya kebetulan tidak hadir ke Solo. Kepada mas @Nurmantyo_Gatot atas nama BPN kami mohon maaf, mungkin mas Djoko Santoso juga nggak ngeh. Segera kami musnahkan baliho tersebut,” tulis Priyo, Sabtu (12/1) malam.

(ARiF R)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER