Tak Ada Unsur Pidana, Polda Metro Jaya Lepas Empat Mahasiswa

JAKARTA – Empat mahasiswa yang sempat diamankan saat berunjuk rasa di Patung Kuda, Jakarta Pusat, Selasa (14/2) kemarin, akhirnya dilepaskan oleh Polda Metro Jaya, Rabu (15/2). Sebelumnya mereka menggelar aksi demo menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017.

“Kami tidak melakukan penangkapan, kemarin ada kegiatan unjuk rasa di Patung Kuda, karena tidak ada pemberitahuan sesuai ketentuan undang-undang kami bubarkan,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono, di Jakarta, Rabu (15/2). Argo menegaskan, polisi tidak memproses hukum terhadap empat mahasiswa tersebut karena tidak terdapat unsur pidana.

Selasa (14/2) kemarin, Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia Wilayah Jabodetabek-Banten menggelar aksi di dekat Istana. Mereka menuntut pertanggungjawaban atas tindakan inkonstitusional oleh Presiden Joko Widodo yang mengangkat kembali Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama  alias Ahok.

Massa aksi berkumpul di dekat Menara Ragam, depan Istana. Setidaknya ada  kurang lebih 100 orang yang berdemo.Para mahasiswa ini berasal dari  PNJ, UNJ, STEI SEBI, IPB dan lain-lain.

Ketika sedang melakukan briefing,  Kapolres Jakarta Pusat Kombes Dwiyono datang menghampiri mahasiswa yang berdemo. Dia menyuruh massa untuk mundur ke patung kuda. Mahasiswa pun menolak, karena aksi belum dimulai dan tidak ada yang dilanggar pada aksi hari ini.

Namun kegiatan mahasiswa itu tidak menyampaikan pemberitahuan dan mengganggu ketertiban umum sesuai Pasal 15 Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 maka petugas berwenang membubarkan unjuk rasa.

Argo mengungkapkan, empat mahasiswa itu enggan membubarkan diri saat petugas kepolisian mengimbau untuk meninggalkan lokasi unjuk rasa. Selanjutnya petugas kepolisian mengamankan keempat mahasiswa tersebut namun kemudian dilepas kembali usai menjalani pemeriksaan.

EDITOR: Rizky

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Petani dan Musim Semi

Dari Plot Pembunuhan Menuju Monarkhi Konstitusional di Arab Saudia

Aneka media luar dan dalam negeri dengan telanjang menggambarkannya. Tim 15 orang memutilasi, memotong korban ketika korban masih hidup. Suara melengking korban kesakitan yang luar biasa terdengar dan terekam.

Terpilih Secara Aklamasi, Sutopo Kristanto Pimpin IKA ITS Periode 2019-2023

Pria kelahiran Tulungagung, 25 Desember 1954 ini menggantikan Ketua Umum sebelumnya, Dwi Sutjipto yang merupakan Kepala SKK Migas. Adapun Sutopo sehari-harinya adalah Presiden Direktur PT Jaya Konstruksi.

“Tenggelamkan!” Yang Populer di Era Susi Pudjiastuti, Bakal Hilang di Era Edhy Prabowo

"Tenggelamkan!" yang selama 5 tahun belakangan akrab di telinga masyarakat, akan hilang pasca Susi tidak lagi menjabat sebagai Menteri KKP, digantikan politisi Gerindra, Edhy Prabowo.

Bantah Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, Begini Penjelasan Pemprov DKI

Malah kata Syaefuloh, Pemprov DKI Jakarta terus melakukan peningkatan anggaran rehabilitasi total gedung sekolah secara signifikan, terutama pada 2017 sampai 2020

Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, PSI: Bukti Kepedulian Anies Sangat Rendah Pada Pelajar

Diungkapkan Anggara, bahwa untuk melaksanakan perhelatan balap mobil listrik tersebut, Pemprov DKI menganggarkan sebesar Rp1,16 triliun. Namun, anggaran sebesar itu ternyata diambil dengan cara memangkas anggaran lain yang jauh lebih penting.

Bertemu Dubes Saudi Siang Ini, Menhan Prabowo Akan Bahas Soal Habib Rizieq

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pukul 15.00 WIB tersebut, Prabowo berharap dapat juga membahas soal klaim HRS yang mengatakan dicekal Kerajaan Arab Saudi.

Setelah 25 Tahun Bekerja Sebagai Dokter, Baru Ketahuan Ijazah Yang Digunakan Palsu

Ijazah kedokteran SU diketahui palsu setelah 25 tahun bekerja sebagai dokter di PT Pelni.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close