Tak Ada Unsur Pidana, Polda Metro Jaya Lepas Empat Mahasiswa

1
269
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono.

JAKARTA – Empat mahasiswa yang sempat diamankan saat berunjuk rasa di Patung Kuda, Jakarta Pusat, Selasa (14/2) kemarin, akhirnya dilepaskan oleh Polda Metro Jaya, Rabu (15/2). Sebelumnya mereka menggelar aksi demo menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017.

“Kami tidak melakukan penangkapan, kemarin ada kegiatan unjuk rasa di Patung Kuda, karena tidak ada pemberitahuan sesuai ketentuan undang-undang kami bubarkan,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono, di Jakarta, Rabu (15/2). Argo menegaskan, polisi tidak memproses hukum terhadap empat mahasiswa tersebut karena tidak terdapat unsur pidana.

Selasa (14/2) kemarin, Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia Wilayah Jabodetabek-Banten menggelar aksi di dekat Istana. Mereka menuntut pertanggungjawaban atas tindakan inkonstitusional oleh Presiden Joko Widodo yang mengangkat kembali Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama  alias Ahok.

Massa aksi berkumpul di dekat Menara Ragam, depan Istana. Setidaknya ada  kurang lebih 100 orang yang berdemo.Para mahasiswa ini berasal dari  PNJ, UNJ, STEI SEBI, IPB dan lain-lain.

Ketika sedang melakukan briefing,  Kapolres Jakarta Pusat Kombes Dwiyono datang menghampiri mahasiswa yang berdemo. Dia menyuruh massa untuk mundur ke patung kuda. Mahasiswa pun menolak, karena aksi belum dimulai dan tidak ada yang dilanggar pada aksi hari ini.

Namun kegiatan mahasiswa itu tidak menyampaikan pemberitahuan dan mengganggu ketertiban umum sesuai Pasal 15 Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 maka petugas berwenang membubarkan unjuk rasa.

Argo mengungkapkan, empat mahasiswa itu enggan membubarkan diri saat petugas kepolisian mengimbau untuk meninggalkan lokasi unjuk rasa. Selanjutnya petugas kepolisian mengamankan keempat mahasiswa tersebut namun kemudian dilepas kembali usai menjalani pemeriksaan.

EDITOR: Rizky

Komentar

BACA JUGA

Disdik Jateng Fasilitasi Pindah Sekolah Siswa Yang Dikeluarkan SMAN 1 Semarang

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Dinas Pendidikan Jawa Tengah memfasilitasi dua siswa yang dikeluarkan dari Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Semarang untuk melanjutkan pendidikan di SMA...

Terkait Siswa Yang Dikeluarkan, Disdik Anggap SMAN 1 Semarang Sesuai Prosedur

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Dinas Pendidikan Jawa Tengah menyatakan langkah yang dilakukan Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Semarang dengan mengeluarkan dua siswanya sudah sesuai prosedur. "Setiap...

Berikut Kronologi dari Orang Tua Yang Anaknya Dipaksa Mundur dari Sekolah

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Dua siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Semarang dikeluarkan dari sekolah karena tuduhan menganiaya junior saat pelaksanaan kegiatan latihan dasar kepemimpinan. "Kebetulan,...

Dikeluarkan dari Sekolah Karena Diduga Aniaya Adik Kelas, Siswa Ini Mengadu ke Ombudsman

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Anindya Puspita Helga Nur Fadhila, Siswa SMAN I Kota Semarang yang dikeluarkan dari sekolah atas dugaan penganiayaan terhadap adik kelasnya akan mengadu...
Orang tenggelam

Terjatuh di Sungai Dekat Kampus, 2 Mahasiswa IPB Tewas Tenggelam

BOGOR, SERUJI.CO.ID - Sebanyak dua mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB), Jawa Barat, meninggal dunia akibat tenggelam di aliran sungai yang berada di lingkungan kampus, Ahad...
loading...
Green Action - JRC 9

Green Action di Taman Harmoni, Sampah Jadi Emas

Warna Keputih, Sukolilo Surabaya, 6 tahun lebih yang lalu terbiasa dengan bau sampah yang menyengat. Bau busuk semakin menusuk kala hujan tiba. Namun, sejak beberapa...
Screenshot_20180115_194046

PKS Optimis Peroleh 5 Kursi DPRD Pasaman Barat pada Pileg 2019

SIMPANG EMPAT – PKS optimis lima kursi DPRD Kabupaten Pasaran Barat akan diperolehnya pada pileg 2019. Hal ini disampaikan oleh Fajri Yustian Ketua Tim...
images (5)

Garis 7: Sesat Nalar

Analogi adalah sebuah cara otak untuk memahami sesuatu. Analogi mirip dengan perumpamaan. Jika ada orang yang bertanya bagaimana cara membuat jelly, maka paling mudah...