Pemberian Gelar Pahlawan Asal NTB dan Manuver Politik Jokowi

Oleh: Arif Kusuma Fadholy

SERUJI.CO.ID – Tahun 2017 ini ada empat orang yang diberi gelar pahlawan nasional oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), salah satunya yakni Almarhum Maulana Syeikh TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid asal Pancor, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Pemberian gelar tersebut sangat istimewa bagi masyarakat NTB, karena sebelumnya belum ada pahlawan nasional yang tercatat dari daerah tersebut.

Masyarakat dan para pejabat asal NTB sudah lama berjuang agar ada pahlawan nasional dari NTB. Akhirnya, pada pemerintah Jokowi cita-cita masyarakat NTB itu bisa terwujud.

Maulana Syeikh merupakan kakek dari Gubernur NTB saat ini, yakni TGB KH Muhammad Zainul Majdi. TGB sudah dua kali terpilih menjadi gubernur yang saat ini tercatat sebagai kader Partai Demokrat.

Uniknya, gelar pahlawan nasional kepada Maulana Syeikh ini tidak diberikan saat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjabat sebagai presiden selama 10 tahun, namun malah saat Jokowi yang menjadi presiden.

Padahal, perolehan suara Jokowi-JK di NTB pada Pilpers 2014 lalu kalah telak dengan perolehan suara Prabowo-Hatta. Jokowi-JK hanya dapat 27,54 persen atau 701.238 suara sedangkan Prabowo-Hatta mendapatkan 72,45 persen atau 1.844.178.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Al Ghazali dan Dendam Anak-Anak Revolusi

Di masa Orde Baru adalah anak-anak yang bapak/ibunya dibunuh atau dipenjarakan Suharto. Di masa ini mereka adalah anak-anak yang bapaknya dipenjarakan Jokowi karena berbeda pandangan politik.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.