Survei LSI Denny JA: Mayoritas Publik Nilai Jokowi-KH Ma’ruf Menang Telak di Pilpres 2019

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Hasil survei lembaga Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menunjukkan mayoritas publik menilai capres-cawapres Jokowi-KH Ma’ruf Amin sebagai pasangan yang paling berpotensi menang telak dalam Pilpres 2019.

“Sebanyak 58,6 persen responden menyatakan Joko Widodo-Ma’ruf Amin akan menang telak diatas 10 persen. Sedangkan 25,7 persen menyatakan Prabowo-Sandiaga Uno yang akan menang telak,” kata peneliti LSI Denny JA, Rully Akbar dalam pemaparan hasil survei di Jakarta, Kamis (4/10).

Rully mengatakan survei menunjukkan bahwa publik merindukan lahirnya Presiden yang kuat dalam artinan dipilih oleh sedikitnya 60 persen suara nasional.

Alasan publik menginginkan Presiden yang kuat, antara lain agar situasi Indonesia stabil dalam menumbuhkan ekonomi/kesejahteraan rakyat, tidak diperalat sekelompok kepentingan, agar tidak terlalu banyak negosiasi yang tak perlu untuk mengambil keputusan serta agar kokoh melindungi keberagaman Indonesia.

LSI pun kemudian mencoba merekam penilaian para ahli terkait ukuran Presiden yang kuat. Menurut para ahli, capres-cawapres yang memperoleh kemenangan di atas 55 persen sudah memadai untuk membangun kepemimpinan pemerintahan yang kuat. (Ant/SU01)

15 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

NKRI Bersyariah dan Ruang Publik Inkusif

Saya sendiri berpendapat bahwa dasar negara Republik Indonesia Pancasila sudah sangat memadai sebagai kesepakatan bersama menuju tatanan bernegara yang demokratik sekaligus mewadahi religiusitas inklusif dari segenap warga negara Indonesia termasuk didalamnya mayoritas ummat Islam.

Mengarahkan Gerakan NKRI Bersyariah

Walau begitu, sekali lagi percayalah bahwa perjuangan Islam politik untuk menjadikan Indonesia sebagai negara Islam tak akan pernah mati. Ia akan terus bermetamorfosa dan tersimpan rapi dalam memori kolektif kelompok Islam politik.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER