Survei LSI Denny JA: Beginilah Pergeseran Dukungan Setelah Ijtima’ Ulama II

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Lembaga survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA merilis hasil survei yang mereka lakukan terhadap dukungan masyarakat setelah dilakukannya Ijtima’ Ulama II pada Ahad (16/9) yang lalu.

Dalam hasil survei tersebut, diketahui bahwa terjadi pergeseran dukungan masyarakat setelah Ijtima’ Ulama II dalam menentukan pasangan calon Presiden (capres)-Wakil Presiden (cawapres).

“Hasil Ijtima’ Ulama II mengubah pergeseran dukungan masyarakat terhadap pasangan capres-cawapres,” kata peneliti LSI Denny JA, Ardian Sopa dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (27/9).

Segmen PA212


Ardian menjelaskan setelah Ijtima’ Ulama II, dukungan terhadap Prabowo-Sandiaga naik di segmen pemilih Persaudaraan Alumni (PA) 212, yaitu sebesar 75 persen.

Berdasarkan hasil survei LSI Denny JA pada Agustus 2018, dukungan dari segmen PA 212 adalah 61,1 persen.

“Dukungan segmen PA 212 terhadap Prabowo-Sandiaga naik setelah Ijtima’ Ulama 2, dengan ‘base’ populasi PA 212 sebesar 3,7 persen,” ujarnya.

Baca juga: Ini 17 Poin Pakta Integritas yang Diteken Prabowo di Ijtima’ Ulama II

Sementara itu, untuk dukungan pasangan Jokowi-Ma’ruf di segmen PA 212 justru menurun setelah Ijtima’ Ulama II, yaitu 16,7 persen. Padahal berdasarkan survei di Agustus 2018 sebesar 27,8 persen.

Dukungan Kalangan NU

Menurut Ardian, dukungan kalangan Nahdlatul Ulama (NU) terhadap Prabowo-Sandiaga justru menurun setelah Ijtima’ Ulama II, yaitu di Agustus 2018 sebanyak 27 persen. Sedangkan berdasarkan hasil survei September 2018 sebesar 26,1 persen.

“Hal sebaliknya terjadi di pasangan Jokowi-Ma’ruf, pada Agustus 2018 dukungan segmen NU sebanyak 54,7 persen dan di September 2018 naik menjadi 55,5 persen,” katanya.

Dukungan Segmen Yang Ingin Indonesia Seperti Timteng

Dari dukungan segmen yang menginginkan Indonesia seperti Timur Tengah, dukungan terhadap Prabowo-Sandiaga meningkat, dari sebelum di Agustus 2018 sebesar 38,8 persen, menjadi 50 persen di September 2018.

Baca juga: Habib Rizieq Ajak Umat Islam Menangkan Prabowo-Sandiaga

Sementara itu dukungan terhadap Jokowi-Ma’ruf dari segmen yang menginginkan Indonesia seperti Timur Tengah justru menurun, yaitu di Agustus 2018 sebesar 43,5 persen. Sedangkan di September 2018 sebesar 35,7 persen.

Dukungan Segmen Indonesia Khas Pancasila

“Lalu dari segmen yang ingin Indonesia khas Pancasila, dukungan terhadap Prabowo-Sandiaga menurun, yaitu Agustus 2018 sebesar 30,4 persen menjadi 29,8 persen di September 2018. Sementara di pasangan Jokowi-Ma’ruf meningkat dari Agustus 2018 sebesar 54,2 persen menjadi 54,8 persen,” katanya.

Survei LSI Denny JA itu dilakukan pada 14-22 September 2018 dengan menggunakan metode tatap muka langsung menggunakan kuesioner terhadap 1200 responden di 34 provinsi.

Survei tersebut menggunakan metode “multistage random sampling” dengan “margin of error” kurang lebih 2,9 persen. (SU01)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Nikmat Allah Jangan Dustakan

Kenapa anak itu bahagia? Karena dia tahu berterimakasih dan menghargai hadiah yang didapatnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Pendidikan Antikorupsi di Perguruan Tinggi

Menurut Laode M Syarif, saat ini 68% pelaku korupsi merupakan lulusan perguruan tinggi. Makanya, perguruan tinggi harus bertanggungjawab atas kejahatan korupsi yang dilakukan lulusannya.

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Pakar Gempa AS Minta Maaf ke Masyarakat NTB Atas Prediksi Potensi Gempa di Lombok

Ahli geologi dan kegempaan asal Amerika Serikat, Prof Ron A Harris meminta maaf kepada masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) atas pernyataanya mengenai hasil penelitian potensi gempa di selatan Lombok, sehingga membuat rasa takut masyarakat.

Indonesia Kecam Dewan Kota Oxford Yang Berikan Penghargaan Pada Benny Wenda

Pemerintah Indonesia mengecam keras pemberian penghargaan oleh Dewan Kota Oxford, Inggris, kepada Benny Wenda, anggota kelompok gerakan separatis Kemerdekaan Papua Barat.

Terbukti Langgar Kode Etik Saat Pemilu 2019, DKPP Copot Ketua KPU Sumut

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut), Yulhasni diberi peringatan keras dan dicopot dari jabatannya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

Kasus Korupsi Jasmas, Wakil Ketua DPRD dari Gerindra Ini Dijebloskan ke Rutan Medaeng

Wakil Ketua DPRD Surabaya dari Partai Gerindra, Darmawan (Aden) usai diperiksa sebagai saksi terkait aliran dana Jasmas senilai Rp4,9 miliar yang bermasalah tersebut, Selasa (16/7) langsung ditahan penyidik Kejari Tanjung Perak.

Pendidikan Antikorupsi di Perguruan Tinggi

Menurut Laode M Syarif, saat ini 68% pelaku korupsi merupakan lulusan perguruan tinggi. Makanya, perguruan tinggi harus bertanggungjawab atas kejahatan korupsi yang dilakukan lulusannya.

Wow, Utang Pemerintah Kembali Naik Capai Rp4.570 Triliun, Beginilah Posturnya

Jika dibandingkan dengan posisi utang pemerintah pada akhir Desember 2018 yang berjumlah Rp3.995,25 triliun, utang pemerintah pusat ini mengalami kenaikan sebesar 14,39% atau sebesar Rp574,92 triliun.

Terbukti Langgar Kode Etik Saat Pemilu 2019, DKPP Copot Ketua KPU Sumut

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut), Yulhasni diberi peringatan keras dan dicopot dari jabatannya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

Ucapkan Selamat Pada Jokowi, Prabowo: Kami Siap Membantu Jika Diperlukan

Prabowo juga menyatakan kesiapannya untuk membantu pemerintahan Jokowi bila diperlukan untuk kepentingan rakyat. “Menjadi Presiden itu mengabdi. Masalah yang dihapi besar, kami siap membantu kalau diperlukan untuk kepentingan rakyat,” ujar Prabowo.

Jokowi-Prabowo Bertemu, Berakhirlah Era Cebong-Kampret

Akhirnya Presiden terpilih dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, Jokowi bertemu dengan calon Presiden Prabowo Subianto. Pertemuan bersejarah itu terjadi di stasiun Moda Raya Terpadu (MRT) Lebak Bulus Jakarta Selatan, Sabtu (13/7) pukul 10.00 WIB.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

MUI Kecam Iklan Lowongan Kerja Yang Mensyaratkan Melepas Hijab Saat Bekerja

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur mengecam perusahaan yang mengiklankan lowongan kerja dengan mensyaratkan harus bersedia melepas jilbab selama bekerja.

Wow, Utang Pemerintah Kembali Naik Capai Rp4.570 Triliun, Beginilah Posturnya

Jika dibandingkan dengan posisi utang pemerintah pada akhir Desember 2018 yang berjumlah Rp3.995,25 triliun, utang pemerintah pusat ini mengalami kenaikan sebesar 14,39% atau sebesar Rp574,92 triliun.