Soal Hasil Pemilu, Jubir PKS Muda: Jika Ada Dugaan Kecurangan, Tempuh Jalur Sesuai Koridor

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Juru bicara PKS Muda, Andriyana meminta berbagai pihak untuk tetap menempuh jalur konstitusional dalam menyelesaikan sengketa hasil pemilu 21019.

Menurut Andriyana, jika terdapat bukti yang cukup kuat terkait adanya dugaan kecurangan pemilu, maka pembuktiannya dapat menempuh jalur yang sudah ditentukan.

“Jangan sampai narasi kecurangan diselesaikan bukan pada tempatnya. Saya sendiri secara pribadi mengusulkan tempuh jalur sesuai koridor, ada lebih kurang dalam suatu sistem itu pasti, tapi menghancurkan dan mendelegitimasi sistem tentu kurang pas,” kata Andriyana dalam acara Pidato Kebangkitan Nasional Milenial Melangkah Maju di Jakarta, Ahad (19/5).

Andriyana mengimbau seluruh pihak tetap menghormati konstitusi dalam menyikapi pengumuman hasil Pemilu 2019 pada 22 Mei mendatang, serta mengedepankan kepentingan bangsa di atas kepentingan golongan.

“Dalam demokrasi pasti ada yang menang dan kalah. Secara manusiawi kalah memang berat, tapi kepentingan bangsa harus didahulukan dari kepentingan golongan,” ujarnya.

Andriyana mengatakan dalam negara demokrasi setiap orang diberikan hak dan dilindungi untuk menyampaikan pendapatnya. Namun, ia mengatakan aksi penyampaian pendapat tetap harus dalam koridor yang tidak melanggar hukum.

“Jika mau demonstrasi silakan, ayo kita demo, tapi tetap harus dalam koridor hukum,” tukasnya.

Adapun acara Pidato Kebangkitan Nasional Milenial Melangkah Maju di Jakarta, Ahad (19/5), dihadiri ratusan milenial dari beragam profesi. Mereka yg hadir juga terdiri dari pendukung capres baik 01 maupun 02.

Dalam acara itu turut hadir politisi senior Akbar Tandjung. Dalam sambutannya Akbar mengingatkan bahwa generasi muda merupakan generasi penerus kepemimpinan bangsa.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Bantahan Survei Kompas, Filsafat Ilmu dan Kisah Angsa Hitam

Cara saya berterima kasih kepada Kompas justru memujinya ketika benar dan mengkritiknya ketika salah. Dan saya berkesimpulan dengan ilmu yang saya pelajari, Kompas telah salah menarik kesimpulan dalam publikasi surveinya di bulan Maret 2019.

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

Boneka Cantik dari Balaikota

Seperti drama korea (drakor), ada yang menangis ada yang tertawa. Akhirnya perburuan rekom PDIP untuk pilwali Surabaya mencapai antiklimaks, Rabu (2/9). And the winner is...Tri Rismaharini sebagai sutradara terbaik. Whisnu berusaha tatag, berdiri di depan kamera menghadap Megawati Soekarnoputri. "Aku tidak akan buang kamu, Whisnu," kata Mega.

Pria 57 Tahun di Bogor: Jari Kaki Terasa Kaku, Bekas Luka Menghitam dan Bersisik

Dok, jari-jari kaki saya terasa kaku, agak mati rasa kadang nyeri, terus kaki kanan di atas mata kaki awalnta gatal saya garuk luka, sekarang sembuh tapi kulitnya jadi bersisik dan menghitam. Ini indikasi apa ya dokter?

TERPOPULER