Resmi, Bukan Mahfud MD, Jokowi: Saya Memilih KH Ma’ruf Amin

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Akhirnya bakal calon presiden (capres), yang juga petahana, Jokowi mengumumkan siapa bakal calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampinginya di Pilpres 2019.

Diluar dugaan, nama yang disebut Jokowi bukanlah nama yang sempat menguat akan jadi cawapres Jokowi, yaitu mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Prof Mahfud MD.

“Dalam kesempatan ini, saya ingin menyampaikan keputusan sangat  penting. Saya memutuskan dan dapat persetujuan dari partai koalisi kerja, yang akan dampingi saya Prof DR KH Maruf Amin.,” ungkap Jokowi, di Jakarta, Kamis (9/8).

Pengumuman Jokowi ini akhirnya menepis desas desus bahwa Mahfud MD akan mendampingi Jokowi sebagai cawapres.

Dengan pengumuman ini, maka sesuai rencana, pasangan Jokowi-KH Ma’ruf Amin akan mendaftar ke KPU besok, Jumat (10/8), sebelum sholat Jumat.

Selepas pendaftaran, Jokowi langsung terbang dengan pesawat Kepresidenan ke Mataram, NTB, untuk meninjau dan memberi bantuan pada korban gempa Lombok. (ARif R/Hrn)

6 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Sambut Konferwil AMSI Jatim, Begini Pesan Kapolda Jawa Timur

"Saya terima kasih teman-teman dari AMSI, mudah-mudahan bisa mengawal suplai berita kepada masyarakat dalam koridor jurnalistik yang tetap menjaga objektifitas. Saya senang sekali bisa audiensi dan bersilaturahmi," kata Irjen Fadil di Mapolda Jatim

Hak Asuh Anak Dalam Perceraian

Retaknya perkawinan yang berujung perceraian sering kali mengakibatkan konflik perebutan hak asuh anak. Dalam artikel kali ini, Ruang Hukum akan menjelaskan tentang hak asuh anak sesuai perundangn yang berlaku dan prosesnya di Pengadilan jika terjadi perselisihan perebutan hak asuh anak. Selamat membaca.....

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

TERPOPULER