Rekapitulasi KPU RI Selesai 18 Provinsi: Jokowi Menang di 14 Provinsi, Begini Rinciannya

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Pasangan capres dan cawapres nomor urut 01, Jokowi-KH Ma’ruf Amin menang di 14 provinsi dari 18 provinsi yang telah disahkan hasil rekapitulasinya dalam rapat pleno penghitungan perolehan suara di Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Jakarta, Selasa (14/5).

Sementara pasangan capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga hanya menang di empat provinsi.

Pasangan nomor urut 01 menang di Provinsi Bali, Bangka Belitung, Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah, Gorontalo, Kalimantan Barat, DIY, Sulawesi Barat, Kalimantan Timur, Lampung, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, NTT dan Jawa Timur.

Sedangkan Prabowo-Sandiaga unggul di empat provinsi yakni di Bengkulu, Kalimantan Selatan, Maluku Utara, dan Jambi.

Ketua KPU Arief Budiman mengatakan rapat pleno akan kembali dilanjutkan pada Rabu (15/5) besok.

Menurut Arief, provinsi yang sudah siap melaporkan hasil rekapitulasinya yakni, Aceh, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Jawa Tengah, Banten, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi Tenggara.

“Jawa Barat belum konfirmasi, jadi besok akan ada 7 provinsi. Kita pastikan siapa yang sesi pagi supaya KPU provinsinya siap,” jelas Arief di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Selasa (14/5) malam.

Berikut rincian rekapitulasi suara pemilihan umum presiden dan pemilihan umum legislatif tingkat nasional di delapan provinsi:

1. Provinsi Kalimantan Selatan
Pilpres
Pasangan nomor urut 01: 823.939 suara
Pasangan nomor urut 02: 1.470.163 suara
Jumlah suara sah: 2.294.102 suara
Suara tidak sah: 88.001 suara
Jumlah suara sah dan tidak sah: 2.382.103 suara

2. Provinsi Bengkulu
Pilpres
Pasangan nomor urut 01: 583.488 suara
Pasangan nomor urut 02: 585.999 suara
Jumlah suara sah: 1.169.487 suara
Suara tidak sah: 26.862 suara
Jumlah suara sah dan tidak sah: 1.196.349 suara

3. Provinsi Gorontalo
Pilpres
Pasangan nomor urut 01: 369.803 suara
Pasangan nomor urut 02: 345.129 suara
Jumlah suara sah: 714.932 suara
Suara tidak sah: 8.148 suara
Jumlah seluruh suara sah dan tidak: 723.080 suara

4. Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng)
Pilpres
Pasangan nomor urut 01 : 830.948 suara
Pasangan nomor urut 02 : 537.138 suara
Jumlah suara sah : 1.368.086 suara
Suara tidak sah : 3.3612 suara
Jumlah seluruh suara sah dan tidak : 1.401.698 suara

5. Provinsi Kalimantan Utara
Pilpres
Pasangan nomor urut 01: 248.239 suara
Pasangan nomor urut 02: 106.162 suara
Jumlah suara sah: 354.401 suara
Suara tidak sah: 4.840 suara
Jumlah seluruh suara sah dan tidak sah: 359.241 suara

6. Provinsi Kalimantan Barat
Pilpres
Pasangan nomor urut 01: 1.709.896 suara
Pasangan nomor urut 02: 1.263.757 suara
Jumlah suara sah: 2.973.653 suara
Suara tidak sah: 56.256 suara
Jumlah suara sah dan tidak sah: 3.029.909 suara

7 . Provinsi Bangka Belitung
Pilpres
Pasangan nomor urut 01 : 495.729 suara
Pasangan nomor urut 02 : 288.235 suara
Jumlah suara sah : 783.964 suara
Suara tidak sah : 22.927 suara
Jumlah seluruh suara sah dan tidak : 806.891 suara

8. Provinsi Bali
Pilpres
Pasangan nomor urut 01: 2.351.057 suara
Pasangan nomor urut 02: 213.415 suara
Jumlah suara sah: 2.564.472 suara
Suara tidak sah: 52.338 suara
Jumlah seluruh suara sah dan tidak: 2.616.810 suara

9. Provinsi Sulawesi Utara
Pilpres
Pasangan nomor urut 01 : 1.220.524 suara
Pasangan nomor urut 02 : 359.685 suara
Jumlah seluruh suara sah: 1.580.209
Jumlah tidak sah: 14.096
Jumlah seluruh suara sah dan tidak: 1.594.305

10. Maluku Utara
Pilpres
Pasangan nomor urut 01 : 310.548 suara
Pasangan nomor urut 02 : 344.824 suara
Jumlah seluruh suara sah: 655.372 suara
Jumlah tidak sah: 10.242 suara
Jumlah suara tak sah mencapai 665.614 suara.

11. Lampung
Pilpres
Pasangan nomor urut 01 : 2.853.585 suara
Pasangan nomor urut 02 : 1.955.689
Jumlah seluruh suara sah: 4.809.274 suara
Jumlah tidak sah: 86.311 suara
Jumlah suara tak sah mencapai 4.895.585 suara.

12. Kalimantan Timur
Pilpres
Pasangan nomor urut 01 : 1.094.845 suara
Pasangan nomor urut 01 : 870.443 suara

13. Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)
Pilpres
Pasangan nomor urut 01 : 1.655.174 suara
Prabowo-Sandi: 742.481 suara.

14. Sulawesi Barat
Pilpres
Jokowi-Ma’ruf: 457.321 suara
Prabowo-Sandi: 263.620 suara

15. Jambi
Pilpres
Jokowi-Ma’ruf: 859.833 suara
Prabowo-Sandi: 1.203.025 suara
Jumlah suara sah : 2.062.858 suara
Suara tidak sah : 48.470 suara
Jumlah seluruh suara sah dan tidak : 2.111.328 suara

16. Sulawesi Tengah
Pilpres
Jokowi-Ma’ruf: 914.588 suara
Prabowo-Sandi: 706.654 suara
Jumlah suara sah : 1.621.242 suara
Suara tidak sah : 18.821 suara
Jumlah seluruh suara sah dan tidak : 1.640.063 suara

17. Nusa Tenggara Timur (NTT)
Pilpres
Jokowi-Ma’ruf: 2.368.982 suara
Prabowo-Sandi: 305.587 suara
Jumlah suara sah : 2.674.569 suara
Suara tidak sah : 43.895 suara
Jumlah seluruh suara sah dan tidak : 2.718.464 suara

18. Jawa Timur
Pilpres
Jokowi-Ma’ruf: 16.231.668 suara
Prabowo-Sandi: 8.441.257 suara.
Jumlah suara sah sebanyak 24.672.915 suara,
Jumlah suara tidak sah mencapai 838.326 suara

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Tidak Takut Sendirian Jadi Oposisi, Begini Penjelasan Tegas PKS

Menanggapi pergerakan partai-partai yang selama Pilpres 2019 berkoalisi mendukung Prabowo berhadapan dengan Jokowi tersebut, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menegaskan mereka tidak bergeming dari posisinya yang ingin tetap jadi oposisi. Begini alasannya.

Dahnil Anzar: Gerindra Juga Siap Jadi Mitra Koalisi Presiden Jokowi

“Jadi, sampai detik ini Pak Jokowi dan pihak Pak Jokowi belum bilang mau memberikan sekian banyak menteri ke Pak Prabowo dan Gerindra, itu belum ada,” tukas Dahnil.

Nilai Negara Darurat Radikalisme, NU Minta Pemerintah Tindak Tegas Pelaku Terorisme

KH Said menegaskan bahwa negara tidak boleh kalah dengan radikalisme dan terorisme yang terjadi di Tanah Air sekarang ini.

Wanita Penyebar Video “Penggal Kepala Jokowi” Akan Divonis Siang Ini

Ina didakwa menyebarkan video yang kemudian viral berisi konten seorang pria berinisial HS mengancam akan memenggal kepala Presiden Jokowi.

Tidak Hanya Bukan Penentu Ketum IKA ITS Terpilih, Hasil OMOV Juga Berpeluang Dianulir Senat

Namun, menurut Cak Tatok, nama-nama calon Ketum yang terpilih di OMOV masih berpeluang dianulir oleh Senat IKA ITS karena pertimbangan PDLT (Prestasi, Dedikasi, Loyalitas, dan Tidak Tercela).

Inilah Bakal Calon Ketum IKA ITS Yang Akan Dipilih dengan Sistem OMOV

Namun, ada yang berbeda pada OMOV IKA ITS yang akan melibatkan seluruh alumni ini, dimana hasil OMOV bukanlah sebagai penentu Ketum terpilih, tapi hanya sebagai proses penjaringan calon Ketum yang kemudian akan dipilih di Kongres.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Nilai Negara Darurat Radikalisme, NU Minta Pemerintah Tindak Tegas Pelaku Terorisme

KH Said menegaskan bahwa negara tidak boleh kalah dengan radikalisme dan terorisme yang terjadi di Tanah Air sekarang ini.