Peserta Aksi Damai Tuntut Kecurangan Pemilu di Depan Bawaslu Berbuka Puasa Bersama

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Peserta aksi damai menuntut pengusutan dugaan kecurangan pada Pemilu 2019 berbuka puasa bersama di sekitar Gedung Bawaslu RI, Jakarta Pusat, Selasa (21/5) petang.

Buka puasa tersebut diawali dengan tausiyah, dzikir dan doa bersama yang diikuti oleh seluruh massa yang hadir. Selain itu, mereka juga melakukan bagi-bagi takjil gratis berupa makanan ringan seperti roti, kurma dan air mineral kepada sesama massa bahkan untuk petugas keamanan.

Selanjutnya, mereka melaksanakan shalat Magrib berjamaah yang diikuti oleh ratusan orang yang sudah memadati Jalan MH Thamrin.

Massa tersebut datang dari berbagai daerah seperti Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Bandung, Jember, Kalimantan, Sumatera hingga Papua.

Sebelumnya, sebagian dari massa tersebut terlebih dahulu berorasi di sekitar Kantor KPU RI di Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat. Selanjutnya, mereka berjalan menuju Gedung Bawaslu RI.

Rencananya mereka bertahan di sekitar Gedung Bawaslu RI hingga malam hari sampai tuntutan mereka dikabulkan, yaitu pihak Bawaslu RI bersedia mengusut secara tuntas dugaan adanya pelanggaran dan kecurangan pada Pemilu 2019.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

NKRI Adil dan Beradab

Mempertentangkan syariat Islam dengan Pancasila adalah ahistoris dan tidak logis. Apalagi, faktanya, syariat Islam memang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan masyarakat Muslim Indonesia.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.