close

Pengibar Bendera yang Berujung Insiden Pembakaran Ditetapkan Sebagai Tersangka

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Polda Jabar menetapkan Uus Sukmana (US), orang yang membawa bendera bertuliskan kalimat tauhid yang dianggap sebagai bendera ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) ke acara Hari Santri Nasional (HSN) di Garut, Jawa Barat, sebagai tersangka.

“Uus naik jadi tersangka,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar Kombes Pol Umar Surya Fana saat dihubungi, Jakarta, Jumat (26/10) malam.

Uus dijerat dengan Pasal 174 KUHP karena telah membuat kegaduhan dalam sebuah acara. Adapun Pasal 174 KUHP berbunyi; “Barang siapa dengan sengaja mengganggu rapat umum yang tidak terlarang, dengan mengadakan huru hara, atau membuat gaduh, dihukum penjara selama-lamanya tiga minggu atau denda sebanyak-banyaknya Rp900”.

Meski ditetapkan sebagai tersangka, Uus tidak ditahan polisi. Sementara dua orang pembakar bendera masih berstatus sebagai saksi.


Polisi menilai para pelaku pembakaran bendera bertindak atas dasar spontanitas dan tidak memiliki niat jahat sehingga tidak memenuhi unsur pidana.

Sebelumnya, pada Senin 22 Oktober, terjadi kasus pembakaran bendera yang dilakukan sejumlah orang dalam acara Hari Santri Nasional di Alun-alun Limbangan, Garut.

Awalnya, seorang warga Garut bernama Uus Sukmana menyelinap ke acara itu dengan membawa bendera yang diakuinya sebagai bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dan mengibarkannya di acara itu.

Beberapa orang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Nahdlatul Ulama langsung mengamankan Uus kemudian menyita serta membakar bendera tersebut.

Sementara masyarakat menganggap bendera itu bertuliskan kalimat tauhid, bukan bendera HTI, yang akhirnya memicu kemarahan masyarakat sehingga terjadi Aksi Bela Tauhid di sejumlah daerah di Tanah Air. (Ant/SU01)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Takut Komplikasi Diabetes? Ketahuilah Kadar Gula Darah Anda

Merasa badan tidak enak, dan kalau gula darah dirasakan tinggi. “Hhmm, apa gula darah yang tinggi dapat dirasakan,” bisik saya dalam hati.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Renungan Hari Tenang: Dari Indonesia Pusaka Hingga Tuhan Survei

Dan memang itulah tujuan tertinggi dari ritual pemilu. Kompetisi, adu gagasan, demonstrasi kepentingan, itu semua semacam gerak senam dan angkat beban dalam gymnasium.

Takut Komplikasi Diabetes? Ketahuilah Kadar Gula Darah Anda

Merasa badan tidak enak, dan kalau gula darah dirasakan tinggi. “Hhmm, apa gula darah yang tinggi dapat dirasakan,” bisik saya dalam hati.

Bantahan Survei Kompas, Filsafat Ilmu dan Kisah Angsa Hitam

Cara saya berterima kasih kepada Kompas justru memujinya ketika benar dan mengkritiknya ketika salah. Dan saya berkesimpulan dengan ilmu yang saya pelajari, Kompas telah salah menarik kesimpulan dalam publikasi surveinya di bulan Maret 2019.

Dari Mahathir Sampai Erdogan, Jokowi Sebut Dapat Ucapan Selamat Atas Sukses Gelaran Pemilu

"Kita telah menerima ucapan selamat dari PM Malaysia Mahathir Mohamad dan juga PM Singapura Lee Hsien Loong," kata Presiden di Plataran Restoran di kawasan Menteng, Jakarta, Kamis (18/4).

Penggagas Jember Fashion Carnaval, Dynand Fariz Meninggal Dunia di Jember

Dynand wafat di Rumah Sakit Jember Klinik, Kabupaten Jember Jawa Timur pada pukul 03.55 WIB, diusianya yang ke 55 tahun.

Peringati HUT ke-2, AMSI Jatim Gelar Kontes Jurnalistik dan Seminar Anti Hoax

"Dalam peringatan AMSI ini kami ingin melibatkan banyak pihak, khususnya pegiat pers kampus online dan kartunis Indonesia, dengan menggelar berbagai lomba," jelas Pemimpin Umum Lensaindonesia.com ini.

Soal Pertemuan dengan Prabowo, MenPAN RB Tegaskan UAS Tidak Langgar Netralitas ASN

"Saya tegaskan lagi, pernyataan staf KemenPAN-RB (soal UAS) bukan pendapat resmi kami," kata Menteri Syafruddin dalam jumpa pers di Kementerian PAN RB, Jakarta, Kamis (18/4).

Hitung Sementara C1 KPU: Jokowi Unggul Tipis di Jabar, Prabowo Menang Telak di Sumbar

Dari data sementara tersebut, pasangan nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga menang telak dengan perolehan suara sebesar 9.226 suara atau 86,89 persen. Sementara pasangan nomor urut 01, Jokowi-KH Ma'ruf memperoleh 1.391 suara atau sebesar 13,11 persen.

Hasil Hitung Sementara Scan C1 KPU: Jokowi Unggul 59,47 Persen, Prabowo 40,53 Persen

Pantauan SERUJI pada pukul 11.50 WIB, Rabu (18/4) scan C1 yang berasal dari Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang sudah diupload ke situs tersebut dan berhasil dihitung adalah sebanyak 1.924 dari 813.350 TPS se Indonesia.

Dari Mahathir Sampai Erdogan, Jokowi Sebut Dapat Ucapan Selamat Atas Sukses Gelaran Pemilu

"Kita telah menerima ucapan selamat dari PM Malaysia Mahathir Mohamad dan juga PM Singapura Lee Hsien Loong," kata Presiden di Plataran Restoran di kawasan Menteng, Jakarta, Kamis (18/4).

Soal Pertemuan dengan Prabowo, MenPAN RB Tegaskan UAS Tidak Langgar Netralitas ASN

"Saya tegaskan lagi, pernyataan staf KemenPAN-RB (soal UAS) bukan pendapat resmi kami," kata Menteri Syafruddin dalam jumpa pers di Kementerian PAN RB, Jakarta, Kamis (18/4).

Hitung Sementara C1 KPU: Jokowi Unggul Tipis di Jabar, Prabowo Menang Telak di Sumbar

Dari data sementara tersebut, pasangan nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga menang telak dengan perolehan suara sebesar 9.226 suara atau 86,89 persen. Sementara pasangan nomor urut 01, Jokowi-KH Ma'ruf memperoleh 1.391 suara atau sebesar 13,11 persen.

Hasil Hitung Sementara Scan C1 KPU: Jokowi Unggul 59,47 Persen, Prabowo 40,53 Persen

Pantauan SERUJI pada pukul 11.50 WIB, Rabu (18/4) scan C1 yang berasal dari Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang sudah diupload ke situs tersebut dan berhasil dihitung adalah sebanyak 1.924 dari 813.350 TPS se Indonesia.

TERPOPULER

Tak Diduga, Quick Count: PKS Bersaing dengan Parpol Papan Atas dan Unggul dari Demokrat

Bukan hanya mampu menyodok ke papan tengah, PKS juga mampu bersaing ketat dengan partai-partai yang diprediksi akan menempati papan atas pada Pemilu 2019 ini, seperti PDI Perjuangan, Gerindra, Golkar, PKB, dan NasDem.

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jokowi Unggul di Seluruh TPS Pemilih dengan Gangguan Jiwa di Panti Cipayung

"Yes Pak Jokowi menang! Saya ingin main bersama Pak Jokowi jika bapak menang," kata Yusuf Fransisco, salah satu ODGJ di Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa 2 Cipayung.

Hasil Hitung Sementara Scan C1 KPU: Jokowi Unggul 59,47 Persen, Prabowo 40,53 Persen

Pantauan SERUJI pada pukul 11.50 WIB, Rabu (18/4) scan C1 yang berasal dari Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang sudah diupload ke situs tersebut dan berhasil dihitung adalah sebanyak 1.924 dari 813.350 TPS se Indonesia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi