Lebih 19 Ribu Alumni Hadiri Acara Deklarasi Dukung Jokowi di Surabaya

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Para alumni dari berbagai Perguruan Tinggi di Jawa Timur yang tergabung dalam “Forum Alumni Jatim #01” (FAJ #01) mendeklarasikan dukungan mereka pada pasangan capres-cawapres nomor urut 01, Jokowi-KH Ma’ruf Amin, di Surabaya, Sabtu (2/2).

Acara deklarasi yang diadakan di kawasan Tugu Pahlawan tersebut tidak hanya dihadiri alumni Perguruan Tinggi yang ada di Jawa Timur, tapi juga alumni dari berbagai Perguruan Tinggi lainnya di Indonesia.

“Diluar perkiraan kami. Gelang yang disediakan panitia sebanyak 19 ribu bagi peserta, habis, ludes. Perkiraan kami lebih 20 ribu orang meramaikan deklarasi tersebut,” kata Ketua Panitia Pelaksana Deklarasi FAJ #01, Ermawan Wibisono kepada SERUJI, di Surabaya, Ahad (3/2).

Baca juga: Dihadiri Jokowi, Belasan Ribu Alumni PT Akan Deklarasi Dukung 01 di Surabaya

Sebelumnya panitia mentarget 15 ribu alumni dari berbagai Perguruan Tinggi di Jatim, ditambah alumni Perguruan Tinggi luar Jatim.

“Selain dihadiri alumni PT luar Jatim, juga anak-anak millenial, alumni SLTA yang memberikan dukungan pada Jokowi,” ujar pria yang juga alumni Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya ini.

Acara deklrasi yang berlangsung siang hari tersebut, juga dihadiri Wali Kota Surabaya Tri Rismahari, Wakil Wali Kota Wisnu Sakti Buana, Politisi PDI Perjuangan Pramono Anung, dan Caleg PDI Perjuangan di Dapil Jatim 1, Puti Guntur Soekarno. (ARif R)

87 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Jokowi, Propaganda Rusia dan Rand Corporation

Penggunaan istilah Propaganda Rusia ini menjadi masalah besar sebab dalam kapasitas apa Jokowi menyatakan hal tersebut? Apakah sebagai Presiden Republik Indonesia atau sebatas calon presiden (Capres)?

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER