close

Inilah Kesepakatan PT. Istaka dan Keluarga Korban Separatis Papua Soal Santunan

JAYAPURA, SERUJI.CO.ID – Santunan dari PT. Istaka Karya sebesar Rp24 juta kepada keluarga korban yang tewas ditembak kelompok separatis di Nduga Papua awalnya mendapat penolakan serius. Namun setelah melakukan perundingan, akhirnya keluarga korban dan pihak PT. Istaka Karya mencapai kesepakatan.

Hal ini disampaikan Ketua Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Jayawijaya, Yohanis Tuku yang juga salah satu keluarga korban kepada SERUJI saat dihubungi dari Jayapura, Sabtu (8/12) sore.

Yohanis mengaku bahwa ia dan 5 perwakilan keluarga korban lainnya sudah melakukan penandatanganan surat kesepakatan bersama dengan Direktur PT. Istaka Karya, Sigit Winanto di Timika Jumat (7/12) sore kemarin.

Salah satu poin kesepakatan tersebut berbunyi asuransi jiwa akan diberikan dari PT. Istaka Karya sebesar Rp75 juta.


“Awalnya santunan hanya Rp24 juta jadi saya dengan teman-teman rapat kembali, saya sampaikan kalau mereka ini pahlawan pembangunan Papua, kami paham dengan aturan yang ada tapi kan daerah ini rawan. Setelah itu baru muncul kesepakatan terakhir sebesar Rp75 juta tersebut,” jelasnya.

Baca juga: Koreksi Jumlah Korban Separatis Papua, PT Istaka: 1 Korban Pegawai BBPJN

Sebelum mencapai angka tersebut pihak keluarga korban dalam negosiasi awalnya meminta perusahaan membayar Rp1 miliar.

“Kesepakatan selesai jam 4 sore Jumat kemarin, memang kami minta Rp1 miliar tapi ditawar hingga dealnya Rp75 juta,” jelas Yohanis.

Poin pertama dalam kesepakatan tersebut menyebutkan, saat kejadian para korban dalam keadaan melakukan pekerjaan proyek dari PT. Istaka Karya sehingga masuk kategori kecelakaan kerja. Untuk itu semua hak-hak korban diberikan sesuai dengan Undang Undang yang berlaku.

Baca juga: Keberatan Dikategorikan Peristiwa Non Kerja, Keluarga Korban Tolak Santunan PT. Istaka

Selanjutnya disepakati bahwa tali asih dari Kementrian BUMN akan diserahkan paling lambat 3 bulan. Ditambah dengan beasiswa yang diberikan kepada anak-anak korban hingga menginjak SMA.

Poin kelima menyebutkan pengantar korban difasilitasi oleh PT. Istaka Karya maksimal 3 orang. Dan terakhir menyebutkan biaya pengobatan untuk korban yang selamat ditanggung PT. Istaka Karya.

Selain santunan yang ada dari perusahaan, pihaknya juga mengharapkan adanya santunan dari pemerintah daerah setempat.

Surat kesepakatan bersama antara PT. Istaka Karya dan perwakilan keluarga korban.

Surat kesepakatan bersama antara PT. Istaka Karya dan perwakilan keluarga korban.

(Faisal N/Hrn)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Takut Komplikasi Diabetes? Ketahuilah Kadar Gula Darah Anda

Merasa badan tidak enak, dan kalau gula darah dirasakan tinggi. “Hhmm, apa gula darah yang tinggi dapat dirasakan,” bisik saya dalam hati.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Renungan Hari Tenang: Dari Indonesia Pusaka Hingga Tuhan Survei

Dan memang itulah tujuan tertinggi dari ritual pemilu. Kompetisi, adu gagasan, demonstrasi kepentingan, itu semua semacam gerak senam dan angkat beban dalam gymnasium.

Takut Komplikasi Diabetes? Ketahuilah Kadar Gula Darah Anda

Merasa badan tidak enak, dan kalau gula darah dirasakan tinggi. “Hhmm, apa gula darah yang tinggi dapat dirasakan,” bisik saya dalam hati.

Bantahan Survei Kompas, Filsafat Ilmu dan Kisah Angsa Hitam

Cara saya berterima kasih kepada Kompas justru memujinya ketika benar dan mengkritiknya ketika salah. Dan saya berkesimpulan dengan ilmu yang saya pelajari, Kompas telah salah menarik kesimpulan dalam publikasi surveinya di bulan Maret 2019.

Dari Mahathir Sampai Erdogan, Jokowi Sebut Dapat Ucapan Selamat Atas Sukses Gelaran Pemilu

"Kita telah menerima ucapan selamat dari PM Malaysia Mahathir Mohamad dan juga PM Singapura Lee Hsien Loong," kata Presiden di Plataran Restoran di kawasan Menteng, Jakarta, Kamis (18/4).

Penggagas Jember Fashion Carnaval, Dynand Fariz Meninggal Dunia di Jember

Dynand wafat di Rumah Sakit Jember Klinik, Kabupaten Jember Jawa Timur pada pukul 03.55 WIB, diusianya yang ke 55 tahun.

Peringati HUT ke-2, AMSI Jatim Gelar Kontes Jurnalistik dan Seminar Anti Hoax

"Dalam peringatan AMSI ini kami ingin melibatkan banyak pihak, khususnya pegiat pers kampus online dan kartunis Indonesia, dengan menggelar berbagai lomba," jelas Pemimpin Umum Lensaindonesia.com ini.

Soal Pertemuan dengan Prabowo, MenPAN RB Tegaskan UAS Tidak Langgar Netralitas ASN

"Saya tegaskan lagi, pernyataan staf KemenPAN-RB (soal UAS) bukan pendapat resmi kami," kata Menteri Syafruddin dalam jumpa pers di Kementerian PAN RB, Jakarta, Kamis (18/4).

Hitung Sementara C1 KPU: Jokowi Unggul Tipis di Jabar, Prabowo Menang Telak di Sumbar

Dari data sementara tersebut, pasangan nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga menang telak dengan perolehan suara sebesar 9.226 suara atau 86,89 persen. Sementara pasangan nomor urut 01, Jokowi-KH Ma'ruf memperoleh 1.391 suara atau sebesar 13,11 persen.

Hasil Hitung Sementara Scan C1 KPU: Jokowi Unggul 59,47 Persen, Prabowo 40,53 Persen

Pantauan SERUJI pada pukul 11.50 WIB, Rabu (18/4) scan C1 yang berasal dari Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang sudah diupload ke situs tersebut dan berhasil dihitung adalah sebanyak 1.924 dari 813.350 TPS se Indonesia.

Dari Mahathir Sampai Erdogan, Jokowi Sebut Dapat Ucapan Selamat Atas Sukses Gelaran Pemilu

"Kita telah menerima ucapan selamat dari PM Malaysia Mahathir Mohamad dan juga PM Singapura Lee Hsien Loong," kata Presiden di Plataran Restoran di kawasan Menteng, Jakarta, Kamis (18/4).

Soal Pertemuan dengan Prabowo, MenPAN RB Tegaskan UAS Tidak Langgar Netralitas ASN

"Saya tegaskan lagi, pernyataan staf KemenPAN-RB (soal UAS) bukan pendapat resmi kami," kata Menteri Syafruddin dalam jumpa pers di Kementerian PAN RB, Jakarta, Kamis (18/4).

Hitung Sementara C1 KPU: Jokowi Unggul Tipis di Jabar, Prabowo Menang Telak di Sumbar

Dari data sementara tersebut, pasangan nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga menang telak dengan perolehan suara sebesar 9.226 suara atau 86,89 persen. Sementara pasangan nomor urut 01, Jokowi-KH Ma'ruf memperoleh 1.391 suara atau sebesar 13,11 persen.

Hasil Hitung Sementara Scan C1 KPU: Jokowi Unggul 59,47 Persen, Prabowo 40,53 Persen

Pantauan SERUJI pada pukul 11.50 WIB, Rabu (18/4) scan C1 yang berasal dari Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang sudah diupload ke situs tersebut dan berhasil dihitung adalah sebanyak 1.924 dari 813.350 TPS se Indonesia.

TERPOPULER

Tak Diduga, Quick Count: PKS Bersaing dengan Parpol Papan Atas dan Unggul dari Demokrat

Bukan hanya mampu menyodok ke papan tengah, PKS juga mampu bersaing ketat dengan partai-partai yang diprediksi akan menempati papan atas pada Pemilu 2019 ini, seperti PDI Perjuangan, Gerindra, Golkar, PKB, dan NasDem.

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jokowi Unggul di Seluruh TPS Pemilih dengan Gangguan Jiwa di Panti Cipayung

"Yes Pak Jokowi menang! Saya ingin main bersama Pak Jokowi jika bapak menang," kata Yusuf Fransisco, salah satu ODGJ di Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa 2 Cipayung.

Hasil Hitung Sementara Scan C1 KPU: Jokowi Unggul 59,47 Persen, Prabowo 40,53 Persen

Pantauan SERUJI pada pukul 11.50 WIB, Rabu (18/4) scan C1 yang berasal dari Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang sudah diupload ke situs tersebut dan berhasil dihitung adalah sebanyak 1.924 dari 813.350 TPS se Indonesia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi