Hitung Sementara C1 KPU: Jokowi Unggul Tipis di Jabar, Prabowo Menang Telak di Sumbar

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Data hitung scan form C1 Pilpres 2019 Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah mulai masuk dari Tempat Pemunguta Suara (TPS) di Indonesia dan hasilnya sudah mulai bisa dilihat di https://pemilu2019.kpu.go.id/.

Di situs hitung Pemilu2019 KPU tersebut selain data C1 nasional juga disediakan data C1 seluruh provinsi yang ada di Indonesia dan Luar Negeri. Data hasil scan C1 ini akan terus bergerak sesuai jumlah data yang masuk ke sistem perhitungan (Situng) milik KPU dan dapat secara transparan di akses publik.

Di Jawa Barat, Hasil Hitung Sementara C1 KPU: Jokowi Uggul Tipis 52,50 Persen

Hasil hitung sementara form C1 KPU pada pukul 12.27 WIB, untuk Jawa Barat, Kamis (18/4/2019).

Pantauan SERUJI pada pukul 12.27 WIB, Rabu (18/4) untuk Provinsi Jawa Barat, data sementara scan C1 yang sudah diupload ke situs tersebut dan berhasil dihitung adalah sebanyak 169 buah dari 138.123 TPS se Jawa Barat.

Dari data sementara tersebut, pasangan nomor urut 01, Jokowi-KH Ma’ruf unggul tipis dengan perolehan suara sebesar 6.987 suara atau 52,50 persen. Sementara pasangan nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga memperoleh 6.321 suara atau sebesar 47,50 persen.

Di Sumatera Barat, Hasil Hitung Sementara C1 KPU: Prabowo Menang Telak 86,89 Persen

Hasil hitung sementara form C1 KPU pada pukul 12.29 WIB, untuk Sumatera Barat, Kamis (18/4/2019).

Untuk Sumatera Barat (Sumbar), pantauan SERUJI pada pukul 12.29 WIB, Rabu (18/4), data sementara scan C1 yang sudah diupload ke situs tersebut dan berhasil dihitung adalah sebanyak 62 buah dari 16.719 TPS se Sumbar.

Dari data sementara tersebut, pasangan nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga menang telak dengan perolehan suara sebesar 9.226 suara atau 86,89 persen. Sementara pasangan nomor urut 01, Jokowi-KH Ma’ruf memperoleh 1.391 suara atau sebesar 13,11 persen.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Mengkritisi Strategi Anti-Korupsi Para Capres

Debat capres putaran pertama telah usai. Terlepas paslon mana yang akan keluar sebagai juara dan berhak memimpin Indonesia dalam lima tahun ke depan, tulisan ini ingin mengkritisi ide dan gagasan para paslon seputar pemberantasan korupsi.

“Duit Ostrali”

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.