close

1.000 Titik Kampanye Sandiaga Dituding Hoaks, BPN Prabowo: Jangan Asbun!

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Anggota Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-KH Ma’ruf Amin, Inas Nasrullah Zubir menyebut 1.000 titik kampanye yang telah dilakukan Sandiaga Uno hoaks. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga menilai justru Inas asbun (asal bunyi).

“Saya harap saudara saya Inas jangan asbun dan sok tahu urusan orang,” kata anggota BPN Prabowo-Sandiaga, Habiburokhman, di Jakarta, Sabtu (12/1).

Habiburokhman lantas menjelaskan perjalanan kampanye Sandiaga sejak ditetapkan sebagai calon wakil presiden. Ia mengatakan Sandiaga telah berkampanye sejak Agustus 2018, dengan rata-rata berkampanye hingga 10 titik per hari.

“Seingat saya, Sandi mulai keliling itu pertengahan Agustus. Berarti di akhir Desember sudah sekitar 130 hari,” kata Politikus Gerindra ini.


Baca juga: Hanura Sebut Sandiaga Kampanye di 1.000 Titik Hoaks

“Aktivitas kunjungan Beliau bisa mulai subuh bersama, senam atau lari pagi sampai malam. Sehari bisa hampir 10 titik, jadi masuk akal kalau tembus 1.000 titik,” imbuhnya.

Lebih lanjut Habiburokhman mengingatkan Inas agar tidak iri dengan pencapaian pihak lain. Ia mengatakan Sandiaga berjuang keras menyerap aspirasi rakyat.

“Nggak usah iri atas apa yang dicapai Pak Sandi, karena itu murni perjuangan menyerap aspirasi rakyat. Pemimpin yang baik itu memang harus mendengar langsung jeritan hati nurani rakyat, agar paham betul nantinya seperti apa kebijakan yang harus diambil,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Fraksi Hanura Inas Nasrullah Zubir menuding 1.000 titik kampanye yang dikatakan Sandiaga adalah ngibul atau hoaks. Menurut Inas, 1.000 titik kampanye itu hanya bisa dicapai dalam waktu 10 bulan.

Baca juga: Sandi Gelar Syukuran Pencapaian 1.000 Titik Safari Politik

“Jika di tempat acara butuh 2 jam dan di perjalanan 2 jam, maka butuh waktu untuk setiap titik adalah 4 jam, jika dalam satu hari hanya bisa dijangkau 5 titik saja, maka total waktu yang dibutuhkan adalah 20 jam dan sisa 4 jam dalam sehari untuk istirahat! Klop kan? Untuk memenuhi 1.000 titik dibutuhkan waktu 1.000 dibagi 5 yakni 200 hari! Nah! Mulai kebuka nih ngibulnya Sandiwara Uno…eehhh Sandiaga Uno. Hahahaha,” kata Inas. (SU05)

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Waspada Prediabetes, Inilah Faktor Risikonya

Nah, sesuai dengan namanya, prediabetes, penyandangnya belum bisa masuk kategori diabetes, tapi kadar gula darahnya sudah tinggi.

17 KOMENTAR

  1. Hahahaha….loe sendiri yg ktinggalan kreta minim pendukung….klo sandiaga uno top markotop di mn sandiaga berpijak bumi di situ lautan manusia bagaikan semut…..hahahaha ngigo’ loe…jdi tim sukses no1 cuman kadal yg nongol….hhhh

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Baca Juga

Benang Kusut Reformasi Agraria

Bila penyelesaian konflik pertanahan dilakukan hanya mendasar kepada tujuan peningkatan elektabilitas, maka hal itu bukanlah penyelesaian yang konfrehensif sesuai amanat Reformasi Agraria yang dicita-citakan.

Mengenal Lebih Dekat Komisi Anti Korupsi Hongkong

Hubungan persahabatan antara KPK dan ICAC telah terjalin dengan baik selama dua tahun terakhir. Kerjasama kedua lembaga anti rasuah tersebut sebagian besar menyangkut peningkatan kapasitas KPK, terutama dibidang akuntansi forensik, pemulihan aset, dan tehnik investigasi.

Peringati Sepekan Teror Christchurch, Selandia Baru Heningkan Cipta dan Siarkan Adzan Secara Nasional

"Sebuah peringatan nasional bagi mereka yang tewas dalam serangan teror Christchurch akan diadakan besok, Jumat 22 Maret," kata Perdana Menteri Jacinda Ardern

Viral: Tunjukkan Solidaritas, Ratusan Mahasiswa Selandia Baru Berkumpul Dengarkan Adzan

Ratusan Mahasiswa tersebut berkumpul untuk mendengarkan suara adzan yang sedang berkumandang dengan penuh hikmad.

Dalami Kasus Dugaan Suap Romahurmuziy, KPK Mulai Periksa 12 Saksi

Dijelaskan Febri, penyidik KPK mendalami proses seleksi yang dilakukan untuk mengisi jabatan Kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur yang akhirnya diisi oleh tersangka Haris Hasanuddin atau HRS.

Pembangunan Tol Padang-Pekanbaru Terkendala Pembebasan Lahan di Padangpariaman

Tol yang rencananya membentang sepanjang sekitar 245,8 kilometer dan diharapkan bisa memangkas waktu tempuh antara Padang-Pekanbaru yang saat ini bisa mencapai 9-12 jam, terkendala pembebasan lahan di kilometer 4,2-30.

PM Jacinda Ardern ke Presiden AS Trump: Ramahlah Kepada Ummat Islam

Bahkan, kata Dubes Tantowi, hanya dalam waktu sangat singkat PM Jacinda Arden mengumumkan ke dunia bahwa penembakan brutal di Christchursch tersebut sebagai aksi terorisme.

Umumkan Penembakan Christchurch Aksi Teroris, Tantowi: PM Ardern Tunjukkan Kelasnya

Saat Presiden AS, Donald Trump menelpon PM Jacinda Ardern dan bertanya apa yang Amerika bisa lakukan, Jacinda menjawab 'Ramahlah kepada ummat Islam'.

Jokowi ke Sibolga Pascabom Bunuh Diri, Iwan Fals: Duh Pak, Ini Bukan Soal Berani….

"Hmmm klo soal berani ai percaya dah, wong situ masuk got aja berani kok (mungkin begitu dlm hatinya Pak Tito )...," tukas Iwan.

Survei Kompas: Jelang Hari Pencoblosan Elektabilitas Jokowi Jatuh, Makin Dipepet Prabowo

Elektabilitas Jokowi turun di bawah 50 persen, sementara Prabowo terus naik elektabilitasnya, sehingga jaraknya makin menipis.

Dukung Prabowo-Sandi, Erwin Aksa Dipecat dari Kepengurusan Golkar

"Erwin Aksa diberhentikan dari posisi Ketua Bidang Koperasi dan UKM," kata Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily

Terima Permintaan Maaf Tirto, Kader Banser Jatim Cabut Laporan ke Polda Jatim

Betul, saya sudah mencabut laporan terhadap Tirto. Selain karena Tirto telah meminta maaf juga anjuran dari para Kiai bahwa kita wajib memaafkan orang yang telah minta maaf," kata Rasyid saat dikonfirmasi SERUJI,

TERPOPULER

PM Jacinda Ardern ke Presiden AS Trump: Ramahlah Kepada Ummat Islam

Bahkan, kata Dubes Tantowi, hanya dalam waktu sangat singkat PM Jacinda Arden mengumumkan ke dunia bahwa penembakan brutal di Christchursch tersebut sebagai aksi terorisme.

Jokowi ke Sibolga Pascabom Bunuh Diri, Iwan Fals: Duh Pak, Ini Bukan Soal Berani….

"Hmmm klo soal berani ai percaya dah, wong situ masuk got aja berani kok (mungkin begitu dlm hatinya Pak Tito )...," tukas Iwan.

Umumkan Penembakan Christchurch Aksi Teroris, Tantowi: PM Ardern Tunjukkan Kelasnya

Saat Presiden AS, Donald Trump menelpon PM Jacinda Ardern dan bertanya apa yang Amerika bisa lakukan, Jacinda menjawab 'Ramahlah kepada ummat Islam'.