close

Hanura Sebut Sandiaga Kampanye di 1.000 Titik Hoaks

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno mengklaim sudah berkampanye ke-1.000 titik. Hanura menyebut hal tersebut hoaks atau bohong.

“1.000 titik yang dikatakan Sandiaga hanya asbun alias asal bunyi,” kata Ketua Fraksi Hanura Inas Nasrullah Zubir dalam keterangan tertulis, Sabtu (12/1).

Inas lantas menerka-nerka durasi kampanye Sandiaga di satu titik. Menurutnya, idealnya seorang politisi yang sedang berkampanye melakukan sosialisasi di satu titik menghabiskan waktu dua jam.

“Kalau kita mau sosialisasi secara benar, maka di setiap titik membutuhkan waktu minimal 2 jam yang dihitung sejak datang hingga meninggalkan tempat acara. Persoalannya, apakah Sandiaga sosialisasinya dari satu titik ke titik lain pake ‘sim salabim’, lalu sampai ke titik berikutnya atau ‘terbang’ seperti burung? Atau melata pakai mobil sambil dadah-dadah di jalan yang dilewati seolah-olah ada yang menyambut?,” ujarnya.


Baca juga: Sandi Gelar Syukuran Pencapaian 1.000 Titik Safari Politik

Inas kemudian menghitung waktu kampanye Sandiaga lebih rinci. Ia memakai contoh apabila Sandiaga berkampanye di 5 titik dengan durasi per lokasi yakni 2 jam, ia yakin mustahil kampanye Sandiaga bisa mencapai 1.000 titik.

“Jika di tempat acara butuh 2 jam dan di perjalanan 2 jam, maka butuh waktu untuk setiap titik adalah 4 jam, jika dalam satu hari hanya bisa dijangkau 5 titik saja, maka total waktu yang dibutuhkan adalah 20 jam dan sisa 4 jam dalam sehari untuk istirahat! Klop kan? Untuk memenuhi 1000 titik dibutuhkan waktu 1.000 dibagi 5 yakni 200 hari! Nah! Mulai kebuka nih ngibulnya Sandiwara Uno…eehhh Sandiaga Uno. Hahahaha,” kata Inas.

Ia kemudian mempertanyakan apakah Sandiaga melakukan kampanye selama satu minggu penuh. Menurutnya, kampanye 1.000 titik hanya bisa dicapai dengan waktu 10 bulan.

“Apakah Sandiaga akan bersosialisasi setiap hari? Atau 30 hari dalam sebulan? Paling top dalam sebulan hanya 20 hari bersosialisasi! Jadi membutuhkan waktu 10 bulan untuk mencapai 1000 titik. 10 bulan yang lalu, adalah bulan April 2018, sedangkan pertama kali Sandiaga Uno dipilih jadi cawapres oleh Prabowo pada bulan agustus 2018 dan ditetapkan sebagai capres-cawapres pada bulan September 2018! Artinya 1.000 titik yang dirayakan oleh Sandiaga adalah 1000 titik hoaks,” pungkasnya.

Sebelumnya, Sandiaga Uno menggelar syukuran bersama Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi setelah berhasil mencapai kunjungan ke-1.000 titik safari politiknya sebagai calon wakil presiden.

Syukuran tersebut digelar di kantor Sekretariat Nasional Prabowo-Sandiaga, Jalan HOS Cokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (7/1).

“Hari ini hari yang bersejarah karena mulai 17 Agustus 2018 dimana saya mulai menyapa sampai 6 Januari 2019 sudah banyak bertemu dengan banyak elemen masyarakat, ini tidak akan mungkin tercapai tanpa bantuan dari tim yang mendukung saya,” kata Sandiaga dalam sambutannya. (SU05)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Nikmat Allah Jangan Dustakan

Kenapa anak itu bahagia? Karena dia tahu berterimakasih dan menghargai hadiah yang didapatnya.

22 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Diskursus Jernih DAS Citarum

Melalui seminar ini, BPK ingin berperan memperbaiki sungai sepanjang 300 kilometer yang didapuk oleh Bank Dunia sebagai sungai terkotor di dunia tersebut.

Renungan Hari Tenang: Dari Indonesia Pusaka Hingga Tuhan Survei

Dan memang itulah tujuan tertinggi dari ritual pemilu. Kompetisi, adu gagasan, demonstrasi kepentingan, itu semua semacam gerak senam dan angkat beban dalam gymnasium.

Andik Vermansyah Ucapkan “Happy Anniversary” Kepada Persebaya

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Pemain Madura United Andik Vermansyah mengucapkan happy...

Massa Aksi Baca Al-Quran di Sekitar Gedung MK

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Sejumlah massa aksi tergabung dalam Gerakan...

17 Anggota Polres Biak Diperiksa Terkait Kematian Tahanan

BIAK, SERUJI.CO.ID - Kepolisian Resor Kabupaten Biak Numfor, Papua,...

Empat SMP di Yogyakarta Sisakan Kuota PPDB Jalur Bibit Unggul

YOGYAKARTA, SERUJI.CO.ID - Sejumlah SMP negeri di Kota Yogyakarta masih...

Wagub Banten Minta FKUB Aktif Membantu Menghentikan Politisasi Agama

SERANG, SERUJI.CO.ID - Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy meminta...

PPDB di Jakarta Berjalan Kondusif

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)...

TERPOPULER