Rekapitulasi KPU Jatim: Selesai 15 Kabupaten/Kota, Jokowi Unggul Telak 67,55 Persen

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Rekapitulasi perhitungan suara Pilpres 2019 tingkat Provinsi Jawa Timur, hingga Selasa (7/5) telah menyelesaikan 15 Kabupaten/Kota dari 38 Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi ujung timur pulau Jawa ini.

“KPU menargetkan rapat pleno rekapitulasi penghitungan perolehan suara di tingkat provinsi tuntas dilaksanakan pada 9 Mei mendatang,” kata Ketua KPU Jawa Timur, Choirul Anam, di lokasi rapat pleno rekapitulasi KPU Jatim di Singgasana Hotel, Selasa (7/5).

Jokowi-KH Ma’ruf Unggul Telak 67,55 Persen, Prabowo-Sandiaga 32,45 Persen

Hasil rekapitulasi sementara KPU Jatim yang telah selesai 15 Kota/Kabupaten, Selasa (7/5/2019),

Dari hasil rekapitulasi sementara tersebut, pasangan capres-cawapres nomor urut 01, Jokowi-KH Ma’ruf unggul telak dengan selisih sebanyak 2.185.473 suara dari Prabowo-Sandiaga.

Jokowi-KH Ma’ruf Amin unggul dengan mengumpulkan 4.205.621 suara atau meraih 67,55 persen dari suara sah di 15 Kota/Kabupaten yang berjumlah 6.225.769 suara.

Sementara pasangan Prabowo-Sandiaga hanya mengumpulkan dukungan warga Jawa Timur sebanyak 2.020.148 suara (32,45%).

Jokowi-KH Ma’ruf Unggul di 14 Kota/Kabupaten, Prabowo-Sandiaga Hanya di Pacitan

Hasil rekapitulasi sementara KPU Jatim yang telah selesai 15 Kota/Kabupaten, Selasa (7/5/2019),

Kemenangan Jokowi-KH Ma’ruf Amin diraih dari 14 Kabuapten/Kota, sementara Prabowo-Sandiaga hanya unggul di Kabupaten Pacitan.

Rata-rata kemenangan Jokowi-KH Ma’ruf diraih dengan perolehan diatas 60 persen, hanya 3 Kabupaten/Kota yang di bawah 60 persen, yakni Kota Probolinggo (58,50%), Kota Pasuruan (56,95%), dan Kabupaten Lumajang (59,28%).

Di Pacitan yang merupakan kampung dari Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), partai yang turut mengusung Prabowo-Sandiaga, pasangan nomor urut 02 ini mampu menang dari Jokowi-KH Ma’ruf Amin dengan persentase yang cukup telak, yakni di 66,51%.

Hasil rekapitulasi sementara KPU Jatim yang telah selesai 15 Kota/Kabupaten, Selasa (7/5/2019),

Berikut Tabel Rekapitulasi Sementara KPU Jawa Timur Sampai 7 Mei 2019 Untuk 15 Kabupaten/Kota

NoKAB/KOTAJOKOWIPRABOWOTOTALJOKOWI (%)PRABOWO (%)
1Kota Kediri143.99138.995182.98678,69%21,31%
2Kota Blitar73.66021.08694.74677,74%22,26%
3Kota Probolinggo85.18460.431145.61558,50%41,50%
4Kota Pasuruan71.35153.943125.29456,95%43,05%
5Kota Mojokerto60.85824.81985.67771,03%28,97%
6Kota Madiun84.99834.069119.06771,39%28,61%
7Kota Batu101.28835.470136.75874,06%25,94%
8Nganjuk541.179131.953673.13280,40%19,60%
9Ngawi424.178118.860543.03878,11%21,89%
10Bojonegoro560.695273.461834.15667,22%32,78%
11Tuban533.704196.103729.80773,13%26,87%
12Lamongan515.751282.300798.05164,63%35,37%
13Gresik506.307252.515758.82266,72%33,28%
14Lumajang386.281265.333651.61459,28%40,72%
15Pacitan116.196230.810347.00633,49%66,51%
TOTAL4.205.6212.020.1486.225.76967,55%32,45%

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.