Resmikan 3 Jembatan di Pekalongan, Ganjar Dikawal Ibu-Ibu dan Guru Honorer

PEKALONGAN, SERUJI.CO.ID – Puluhan ibu-ibu mengawal Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat meresmikan tiga jembatan penghubung di Kabupaten Pekalongan dan Pemalang, Selasa (7/1/2020). Salah satunya, Atik Dyah Prastuti, guru honorer SDN 02 Cawet Pemalang yang dulu viral karena harus merayap saat menyeberangi sungai Kalikeruh lantaran jembatan ambrol.

Tiga jembatan penghubung tersebut adalah Kesesi, Kalikeruh dan Polaga. Untuk Jembatan Kesesi sepanjang 160 m, dibangun selama 2018 – 2019 dengan anggaran provinsi sebesar Rp 42 miliar. Untuk jembatan Polaga sebesar Rp 12,84 miliar dan jembatan Kalikeruh yang sepanjang 60 meter dianggarkan Rp 14,6 miliar.

“Mudah-mudahan di area-area seperti ini bisa membantu kelancaran transportasi masyarakat. Tapi tidak ada artinya jika kita tidak merawat. Sampahnya, taman dan konstruksinya,” kata Ganjar.

Peresmian tiga jembatan itu dilakukan serentak di atas Jembatan Kesesi, Jalan Kesesi, Kauman Pekalongan. Usai meresmikan, Ganjar langsung mengecek satu persatu ketiga jembatan tersebut. Bahkan saat mengecek Jembatan Kesesi, ibu-ibu yang mulanya berebut salaman dengan suami Siti Atikoh itu langsung turut menyertai Ganjar melintas di jembatan 160 meter itu.

“Ini ibu-ibu mantan kades ada juga PKK, jamaah tahlil dan lainnya,” katanya.

Ganjar berharap ibu-ibu turut aktif untuk menjaga agar jembatan tidak rusak, baik karena faktor manusia maupun faktor alam. Terlebih sampai pertengahan Februari mendatang Jawa Tengah bakal terus diguyur hujan.

“Saya titip betul. Kita akan diuji betul ketika curah hujan tinggi banget. Kami harapkan masyarakat menjaga bareng. Jangan buang sampah sembarangan,” pinta Ganjar.

Jembatan Kesesi ambrol pada 2018 silam. Akibatnya jalur penghubung Desa Medayu Kecamatan Watukumpul Pemalang dengan Desa Loragung Kecamatan Kandangjaran Pekalongan lumpuh. Seusai meninjau Jembatan Kesesi, Ganjar langsung meluncur ke Jembatan Kalikeruh dan Polaga.

Ganjar menerima laporan soal jembatan ambrol tersebut pertama kali dari Atik Dyah Prastuti, guru honorer SDN 02 Cawet, Kecamatan Watukumpul Pemalang. Bahkan Atik, yang saat itu mesti merayap menyebrangi sungai untuk ngajar, viral di media sosial. Setelah dibangunkan jembatan darurat, pada tahun anggaran 2019 Ganjar menurunkan Bantuan Keuangan untuk membangun Jembatan Kalikeruh secara permanen.

“Saya masih ingat, dulu yang lapor ke saya guru. Tadi juga sudah WA ke saya. Tolong dirawat. Ini mahal sekali. Ini duitnya rakyat yang mesti kita pertanggungjawabkan bersama-sama,” kata Ganjar.

Ganjar mengatakan pembangunan jembatan tersebut menjadi bentuk kerja bareng antar Pemprov, Pemkab dan masyarakat. Dengan jalinan penanganan bencana seperti itu, Ganjar mengatakan berbagai bencana di Jawa Tengah bisa teratasi.

“Kalau sudah bencana, jangan saling menyalahkan. Karena pasti ada sangkut-pautnya. Jangan menyalakan yang penting kita gotong royong bersama-sama,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Prabowo Subianto, “What Is To Be Done”: Catatan atas Pidato Prabowo

Pidato Prabowo Subianto menggelegar di bumi nusantara kemarin malam. Jutaan atau puluhan juta menyaksikan pidato visi-misi tersebut. Dari sisi pidato, Prabowo luar biasa, mampu sebagai "singa podium", yang menjelaskan pikiran-pikirannya seolah berinteraksi dengan suasana audiens dan seolah tanpa teks.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER