Pleno Rekapitulasi Tingkat Kabupaten di Indramayu Telah Selesai

INDRAMAYU, SERUJI.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, sudah menyelesaikan pleno rekapitulasi tingkat kabupaten dari 31 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk Pemilu 2019 dan tidak ada kendala selama rapat.

“Proses rekapitulasi data seluruh kecamatan untuk tingkat kabupaten sudah selesai,” kata Ketua KPU Kabupaten Indramayu Ahmad Toni Fathoni di Indramayu, Kamis (2/5).

Toni mengatakan selama proses rapat pleno yang sudah berjalan selama tiga hari tidak ada kendala yang berarti, karena semua saksi dari partai dan juga peserta sudah menerima.

“Sementara ini tidak ada kendala, relatif normal dan saksi dari parpol semua sudah final,” tuturnya.

Dia mengatakan untuk hari pertama rapat pleno menyelesaikan tujuh PPK atau kecamatan, kemudian pada hari kedua menyelesaikan sebanyak 15 kecamatan dan untuk hari ketiga sembilan PPK.

Toni melanjutkan untuk hari Jumat (3/5), pihaknya akan kembali melanjutkan untuk rapat pleno tingkat kabupaten dengan agenda penandatanganan dan penyelesaian administrasi.

“Kita skors dan dilanjutkan pada besok (Jumat, 3/5) untuk penandatanganan rekapitulasi data dan proses penyelesaian administrasi,” ujarnya.

Dia mengatakan hanya ada tiga kecamatan atau PPK yang diberikan catatan, karena ada berberapa perbaikan data.

“Catatan khusus hanya di Kecamatan Sindang, Gantar dan Lohbener, itu untuk perbaikan data,” katanya.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Kolaborasi Jadi Kunci Perangi Disinformasi dalam Konten Digital

Asosiasi Media Siber Indonesia Jawa Timur (AMSI) Jatim berkolaborasi dengan Polda Jawa Timur, Pemprov Jatim dan Kodam V/Brawijaya berupaya bersama-sama memerangi hoaks melalui stakeholders meeting

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

TERPOPULER

Mengenal Karbohidrat Rafinasi dan Bahayanya Bagi Tubuh

Menikmati sebungkus keripik kentang sambil menonton film memang menyenangkan. Tapi awas! jangan terlalu banyak. Ada bahaya mengintai di setiap gigitannya.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Kemcer Di Curug Cipeteuy