JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk periode 16-17 Januari 2026. Potensi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat disertai angin kencang diperkirakan akan melanda berbagai wilayah Indonesia.
Peringatan ini dikeluarkan di tengah libur panjang Isra Miraj yang membuat banyak masyarakat berencana melakukan perjalanan. BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak cuaca ekstrem yang dapat terjadi.
Berdasarkan prakiraan potensi cuaca ekstrem yang dikeluarkan pada periode 13 hingga 17 Januari 2026, sebagian besar wilayah Indonesia masih didominasi curah hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang berpotensi disertai angin kencang.
Dampak cuaca ekstrem sudah mulai terasa di berbagai daerah. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat kejadian bencana yang terjadi selama periode ini didominasi oleh bencana banjir dan tanah longsor.
Di Jawa Barat, banjir melanda Kabupaten Bekasi pada Senin, 12 Januari 2026 pukul 15.37 WIB akibat hujan deras yang disertai sistem drainase yang kurang berfungsi optimal. Banjir melanda 3 kecamatan dan 7 desa, yakni Kecamatan Tarumajaya, Cabangbungin, dan Babelan.
Berdasarkan data yang dihimpun BPBD Kabupaten Bekasi, sebanyak 1.890 unit rumah terdampak akibat kejadian tersebut. BPBD bersama unsur kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat setempat melakukan penanganan di lokasi terdampak.
Sementara itu, banjir juga terjadi di Kabupaten Bogor pada Senin, 12 Januari 2026 pukul 08.30 WIB akibat hujan deras yang menyebabkan meluapnya aliran sungai serta penyempitan alur air. Kejadian ini mengakibatkan sebanyak 40 unit rumah terendam di Desa Pabuaran Mekar, Kecamatan Cibinong.
BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi. Masyarakat diminta memantau prakiraan cuaca secara berkala, memeriksa dan memelihara fungsi saluran drainase, serta memangkas pohon-pohon rimbun yang berpotensi membahayakan.
Apabila hujan lebat mengguyur wilayah lebih dari satu jam dan menyebabkan jarak pandang terbatas, masyarakat diimbau melakukan evakuasi mandiri atau mengikuti arahan petugas berwenang, serta menghindari daerah aliran sungai dan area lereng perbukitan.
Status peringatan dibagi ke dalam tiga kategori berdasarkan potensi intensitas hujan:
- Waspada: Curah hujan 20-50 mm per hari
- Siaga: Curah hujan 50-100 mm per hari
- Awas: Curah hujan lebih dari 100 mm per hari
Khusus untuk wilayah Banten, BMKG mengeluarkan peringatan potensi cuaca ekstrem yang akan berlangsung dari 17-22 Januari 2026. Masyarakat di wilayah ini diminta untuk lebih waspada dalam jangka waktu yang lebih panjang.
Cuaca ekstrem ini juga berpotensi mengganggu aktivitas transportasi, baik darat, laut, maupun udara. Masyarakat yang berencana melakukan perjalanan selama libur panjang disarankan untuk memantau kondisi cuaca dan mempertimbangkan penundaan perjalanan jika situasi tidak memungkinkan.
